<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814</id><updated>2011-10-07T18:29:32.885+07:00</updated><category term='UMUM'/><category term='SOD (son of the darknes)'/><category term='ANGKATAN 2009/2010'/><category term='BLOGROLL'/><category term='MY SISTER'/><category term='MY FRIEND'/><category term='ILMU RESEP'/><category term='ABOUT ME'/><category term='MY FAMILY'/><category term='FARMAKOGNOSI'/><category term='FARMAKOLOGI'/><category term='TANAMAN OBAT'/><category term='FARMASI'/><category term='UUK DAN IKM'/><category term='KIMIA'/><title type='text'>Sejuta Harapan Untuk Sehat</title><subtitle type='html'>mencoba untuk hidup sehat 
by: nandar for mom</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>111</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-6724323823002792092</id><published>2010-04-25T14:04:00.000+07:00</published><updated>2010-04-25T14:05:32.481+07:00</updated><title type='text'>Sejarah Kefarmasian</title><content type='html'>Sejarah Kefarmasian&lt;br /&gt;Ilmu farmasi awalnya berkembang dari para tabib dan pengobatan tradisional yang berkembang di Yunani, Timur-Tengah, Asia kecil, Cina, dan Wilayah Asia lainnya. Mulanya "ilmu pengobatan" dimiliki oleh orang tertentu secara turun-temurun dari keluarganya. Bila kamu sering nonton film Cina, pasti banyak kalian lihat para tabib yang mendapatkan ilmunya dari keluarga secara turun-temurun. Itu gambaran "ilmu farmasi" kuno di Cina. Kalau di Yunani, yang biasanya dianggap sebagai tabib adalah pendeta. Dalam legenda kuno Yunani, Asclepius, Dewa Pengobatan menugaskan Hygieia untuk meracik campuran obat yang ia buat. Nah, oleh masyarakat Yunani dia disebut sebgai apoteker (Inggris : apothecary). Sedangkan di Mesir, paktek farmasi dibagi dalam dua pekerjaan, yaitu : Yang mengunjungi orang sakit dan yang bekerja di kuil menyiapkan racikan obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku tentang bahan obat2an pertama kali ditulis di Cina sekitar 2735 SM, kemudian sekitar tahun 400 SM berdirilah sekolah kedokteran di Yunani. Salah seorang muridnya adalah Hipocrates yang menempatkan profesi tabib pada tataran etik yang tinggi. Ilmu farmasi secara perlahan berkembang. Di dunia Arab pada abad VIII, ilmu farmasi yang dikembangkan oleh para ilmuawan Arab menyebar luas sampai ke Eropa. Pada masa ini sudah mulai dibedakan peran antara seorang herbalist dengan kedokteran terjadi pada tahun 1240 ketika Kaisar Frederick II dari Roma melakukan pemisahan tersebut. Maklumat yang dikeluarkan tentang pemisahan tersebut menyebutkan bahwa masing2 ahli ilmu mempunyai keinsyafan, standar etik, pengetahuan, dan keterampilan sendiri-sendiri yang berbeda dengan ilmu lainnya. Dengan keluarnya maklumat kaisar ini, maka mulailah sejarah baru perkembangan ilmu farmasi sebagai ilmu yang berdiri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan ilmu farmasi kemudian menyebar hampir ke seluruh dunia. Mulai Inggris, Amerika Serikat, dan Eropa Barat. Sekolah Tinggi Farmasi yang pertama didirikan di Philadelphia, Amerika Serikat pada tahun 1821 (sekarang sekolah tersebut bernama Philadelphia College of Pharmacy and Science). Setelah itu, mulailah era baru ilmu farmasi dengan bermunculannya sekolah-sekolah tinggi dan fakultas2 di universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran organisasi keprofesian atau keilmuwan juga ditentukan perkembangan ilmu farmasi. Sekarang ini banyak sekali organisasi ahli farmasi baik lingkup nasional maupun internasional. Di Inggris, organisasi profesi pertama kali didirikan pada tahun 1841 dengan nama "The Pharmaceutical Society of Great Britain". Sedangkan, di Amerika Serikat menyusul 11 tahun kemudian dengan nama "American Pharmaceutical Association". Organisasi internasionalnya akhirnya didirikan pada tahun 1910 dengan nama "Federation International Pharmaceutical".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah industri farmasi modern dimulai 1897 ketika Felix Hoffman menemukan cara menambahkan dua atom ekstra karbon dan lima atom ekstra karbon dan lima atom ekstra hidrogen ke adlam sari pati kulit kayu willow. Hasil penemuannya ini dikenal dengan nama Aspirin, yang akhirnya menyebabkan lahirnya perusahaan industri farmasi modern di dunia, yaitu Bayer. Selanjutnya, perkembangan (R &amp; D) pasca Perang Dunia I. Kemudian, pada Perang Dunia II para pakar berusaha menemukan obat-obatan secara massal, seperti obat TBC, hormaon steroid, dan kontrasepsi serta antipsikotika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itulah, dunia farmasi (industri &amp; pendidikannya) terus berkembang dengan didukung oleh berbagai penemuan di bidang lain, misalnya penggunaan bioteknologi. Sekolah-sekolah farmasi saat ini hampir dijumpai di seluruh dunia. Kiblat perkembangan ilmu, kalau bolehh kita sebut, memang Amerika Serikat dan Jerman (karena di sanalah industri obat pertama berdiri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan perkembangan farmasi di Indonesia? Perkembangan farmasi boleh dibilang dimulai ketika berdirinya pabrik kina di Bandung pada tahun 1896. Kemudian, terus berjalan sampai sekitar tahun 1950 di mana pemerintah mengimpor produk farmasi jadi ke Indoneisa. Perusahaan-perusahaan lokal pun bermunculan, tercatat ada Kimia Farma, Indofarma, Dankos, dan lainnya. Di dunia pendidikan sendiri, sekolah tinggi atau fakultas farmasi juga dibuka di berbagai kota.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-6724323823002792092?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/6724323823002792092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2010/04/sejarah-kefarmasian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6724323823002792092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6724323823002792092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2010/04/sejarah-kefarmasian.html' title='Sejarah Kefarmasian'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-3702707113326587693</id><published>2010-01-19T12:32:00.006+07:00</published><updated>2010-01-19T12:53:26.246+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOD (son of the darknes)'/><title type='text'>SOD (Soldier Of Devil)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/S1VE8CX-mcI/AAAAAAAAATU/PCjjOmnR8xY/s1600-h/15753_1065868224663_1764751474_136692_5284999_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 379px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/S1VE8CX-mcI/AAAAAAAAATU/PCjjOmnR8xY/s400/15753_1065868224663_1764751474_136692_5284999_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428320724085283266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SOD (Soldier Of Devil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/S1VIMG4UAQI/AAAAAAAAATs/W9mogyPp-uk/s1600-h/15753_1065868184662_1764751474_136691_3776642_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/S1VIMG4UAQI/AAAAAAAAATs/W9mogyPp-uk/s400/15753_1065868184662_1764751474_136691_3776642_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428324298707435778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/S1VHAZUlAFI/AAAAAAAAATc/t6sug8-PDS0/s1600-h/15753_1065868144661_1764751474_136690_240127_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/S1VHAZUlAFI/AAAAAAAAATc/t6sug8-PDS0/s400/15753_1065868144661_1764751474_136690_240127_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428322997987770450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-3702707113326587693?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='SOD (Soldier Of Devil)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/3702707113326587693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2010/01/sod-soldier-of-devil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3702707113326587693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3702707113326587693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2010/01/sod-soldier-of-devil.html' title='SOD (Soldier Of Devil)'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/S1VE8CX-mcI/AAAAAAAAATU/PCjjOmnR8xY/s72-c/15753_1065868224663_1764751474_136692_5284999_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-25944056653299553</id><published>2009-10-25T18:56:00.009+07:00</published><updated>2009-10-27T12:23:25.761+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>Pintu Neraka di Ubzekistan</title><content type='html'>Sebuah fenomena alam yg memberi kiasan akan sebuah tempat yg pastinya semua orang ingin menghindarinya…. Secenery ini wujud di negara Asia Tengah , Uzbekistan… Menakutkan tapi kemungkinan adalah dari lahar gunung berapi atau mulut gunung berapi tersebut… hanya sebagai tatapan… kalau kita masuk dalam itu… tapi penjelasan sebenarnya begini… Tempat ini adalah di Uzbekistan yg digelar oleh penduduk setempat sebagai Pintu ke Neraka... terletak berhampiran dgn sebuah bandara kecil bernama Darvaz.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuRBN41kKLI/AAAAAAAAAP0/iodwsedE-Sc/s1600-h/uzbek2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuRBN41kKLI/AAAAAAAAAP0/iodwsedE-Sc/s400/uzbek2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396509960347855026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini bermula kira-kira 35 tahun yg lampau. Seorang ahli geologis telah menggali tempat ini untuk mencari gas asli. Secara tiba-tiba semasa penggalian tersebut, mereka telah terjumpa satu jurang besar di bawah tanah. karena terlalu besar sehingga semua peralatan penggalian tersebut telah masuk ke dalam jurang tersebut. Tiada siapapun yg berani turun ke dalam jurang tersebut disebabkan jurang tersebut dipenuhi gas asli bumi. Untuk menghindari gas bumi yang akan mencemarkan bumi, mereka telah menyalakan api di dalam jurang tersebut dan semenjak dari itu sehingga kini, telah 35 tahun lubang ini terbakar tanpa henti walau sesaat.Oleh sebab itu penduduk sekitar menyebut jurang tersebut sebagai "Pintu Neraka". Kalau dipikir - pikir, kiamat sepertinya sangat dekat. Oleh karena itu, sudahkah anda bertobat???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuRDx1zL_uI/AAAAAAAAAQM/PiLReKEHNb0/s1600-h/uzbek4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuRDx1zL_uI/AAAAAAAAAQM/PiLReKEHNb0/s400/uzbek4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396512777031122658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuVs81RkJ-I/AAAAAAAAAQs/hgKKxY_QK7c/s1600-h/uzbek7-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuVs81RkJ-I/AAAAAAAAAQs/hgKKxY_QK7c/s400/uzbek7-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396839520822110178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuVs8r6K1xI/AAAAAAAAAQk/opkBBA7fchY/s1600-h/uzbek7.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuVs8r6K1xI/AAAAAAAAAQk/opkBBA7fchY/s400/uzbek7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396839518308062994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuVsjaXjAjI/AAAAAAAAAQc/Wg1-wV7JDB8/s1600-h/uzbek6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuVsjaXjAjI/AAAAAAAAAQc/Wg1-wV7JDB8/s400/uzbek6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396839084102713906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuVsLhTsloI/AAAAAAAAAQU/cHhke0o8I_0/s1600-h/uzbek3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuVsLhTsloI/AAAAAAAAAQU/cHhke0o8I_0/s400/uzbek3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396838673648752258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;br /&gt;&lt;a href="http://rezkyra.blogspot.com/2008/07/pintu-neraka-di-uzbekistan.html"&gt;Rezkyra blog&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.indonesiaindonesia.com/f/39106-pintu-neraka-uzbekistan/"&gt;Indonesia-indonesia.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-25944056653299553?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/25944056653299553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pintu-neraka-di-ubzekistan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/25944056653299553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/25944056653299553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pintu-neraka-di-ubzekistan.html' title='Pintu Neraka di Ubzekistan'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuRBN41kKLI/AAAAAAAAAP0/iodwsedE-Sc/s72-c/uzbek2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2899639902786967713</id><published>2009-10-23T21:52:00.001+07:00</published><updated>2009-10-26T16:20:32.629+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Para Petapa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHD7hq-UqI/AAAAAAAAAPs/Kz2XKkPAoXM/s1600-h/1_504963045l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHD7hq-UqI/AAAAAAAAAPs/Kz2XKkPAoXM/s400/1_504963045l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395809255984878242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2899639902786967713?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2899639902786967713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/para-petapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2899639902786967713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2899639902786967713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/para-petapa.html' title='Para Petapa'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHD7hq-UqI/AAAAAAAAAPs/Kz2XKkPAoXM/s72-c/1_504963045l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2272141329230335649</id><published>2009-10-23T21:46:00.000+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.161+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>fherdi and Edo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHDCqgcfjI/AAAAAAAAAPk/P4qKlP2GfPc/s1600-h/1_507156019l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHDCqgcfjI/AAAAAAAAAPk/P4qKlP2GfPc/s400/1_507156019l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395808279104093746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2272141329230335649?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2272141329230335649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/fherdi-and-edo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2272141329230335649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2272141329230335649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/fherdi-and-edo.html' title='fherdi and Edo'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHDCqgcfjI/AAAAAAAAAPk/P4qKlP2GfPc/s72-c/1_507156019l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-930937718329402129</id><published>2009-10-23T21:42:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.162+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Abank Sky</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHBzOBhCVI/AAAAAAAAAPc/xtH8DvbkVcA/s1600-h/1_661034138l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 303px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHBzOBhCVI/AAAAAAAAAPc/xtH8DvbkVcA/s400/1_661034138l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395806914248509778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-930937718329402129?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/930937718329402129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/abank-sky.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/930937718329402129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/930937718329402129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/abank-sky.html' title='Abank Sky'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHBzOBhCVI/AAAAAAAAAPc/xtH8DvbkVcA/s72-c/1_661034138l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-127073661286753662</id><published>2009-10-23T21:40:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.162+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Teni Rohaeni</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHAwEE5OlI/AAAAAAAAAPU/adp8fWArx7c/s1600-h/10318_1060249165835_1814102780_133173_6751195_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHAwEE5OlI/AAAAAAAAAPU/adp8fWArx7c/s400/10318_1060249165835_1814102780_133173_6751195_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395805760527088210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-127073661286753662?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/127073661286753662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/teni-rohaeni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/127073661286753662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/127073661286753662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/teni-rohaeni.html' title='Teni Rohaeni'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHAwEE5OlI/AAAAAAAAAPU/adp8fWArx7c/s72-c/10318_1060249165835_1814102780_133173_6751195_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-6425306190631133384</id><published>2009-10-23T21:36:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.162+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Sinta Eka Jayanti</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHAFOsSSkI/AAAAAAAAAPM/nsaJtDgfa4Q/s1600-h/9731_1050159393973_1825403387_112933_2319972_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHAFOsSSkI/AAAAAAAAAPM/nsaJtDgfa4Q/s400/9731_1050159393973_1825403387_112933_2319972_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395805024642288194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-6425306190631133384?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/6425306190631133384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/sinta-eka-jayanti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6425306190631133384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6425306190631133384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/sinta-eka-jayanti.html' title='Sinta Eka Jayanti'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuHAFOsSSkI/AAAAAAAAAPM/nsaJtDgfa4Q/s72-c/9731_1050159393973_1825403387_112933_2319972_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-1638826671766057401</id><published>2009-10-23T21:33:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.162+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Evi Susanti</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG_E0o18KI/AAAAAAAAAPE/by16Cv3KmlI/s1600-h/9018_100193800003068_100000373445048_2473_5920524_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG_E0o18KI/AAAAAAAAAPE/by16Cv3KmlI/s400/9018_100193800003068_100000373445048_2473_5920524_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395803918136897698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-1638826671766057401?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/1638826671766057401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/evi-susanti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1638826671766057401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1638826671766057401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/evi-susanti.html' title='Evi Susanti'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG_E0o18KI/AAAAAAAAAPE/by16Cv3KmlI/s72-c/9018_100193800003068_100000373445048_2473_5920524_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-9107216162914614653</id><published>2009-10-23T21:31:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T22:00:16.968+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY SISTER'/><title type='text'>Winnie The poOh</title><content type='html'>My Sister&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG-oPBikvI/AAAAAAAAAO8/Keez4ikcmkw/s1600-h/1_334755301l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG-oPBikvI/AAAAAAAAAO8/Keez4ikcmkw/s400/1_334755301l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395803427003601650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-9107216162914614653?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/9107216162914614653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/winnie-pooh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/9107216162914614653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/9107216162914614653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/winnie-pooh.html' title='Winnie The poOh'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG-oPBikvI/AAAAAAAAAO8/Keez4ikcmkw/s72-c/1_334755301l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-4236301730810199710</id><published>2009-10-23T21:29:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Nancy Novita Pancy</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG-Ff7dIFI/AAAAAAAAAO0/LerMn3flFBo/s1600-h/6834_100194133337006_100000392580801_2367_5542505_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG-Ff7dIFI/AAAAAAAAAO0/LerMn3flFBo/s400/6834_100194133337006_100000392580801_2367_5542505_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395802830246060114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-4236301730810199710?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/4236301730810199710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/nancy-novita-pancy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4236301730810199710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4236301730810199710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/nancy-novita-pancy.html' title='Nancy Novita Pancy'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG-Ff7dIFI/AAAAAAAAAO0/LerMn3flFBo/s72-c/6834_100194133337006_100000392580801_2367_5542505_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2665369691949515400</id><published>2009-10-23T21:28:00.000+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Euis Kamalia Cito</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG9sPfZygI/AAAAAAAAAOs/OtkYZ6KgNHs/s1600-h/1_174319053l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG9sPfZygI/AAAAAAAAAOs/OtkYZ6KgNHs/s400/1_174319053l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395802396336704002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2665369691949515400?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2665369691949515400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/euis-kamalia-cito.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2665369691949515400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2665369691949515400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/euis-kamalia-cito.html' title='Euis Kamalia Cito'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG9sPfZygI/AAAAAAAAAOs/OtkYZ6KgNHs/s72-c/1_174319053l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-1819919070444744743</id><published>2009-10-23T21:26:00.003+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Noey Syamsiah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG9Sa7nVlI/AAAAAAAAAOk/1W-krlUEsIk/s1600-h/9016_103760182970027_100000081389177_107544_1294057_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 297px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG9Sa7nVlI/AAAAAAAAAOk/1W-krlUEsIk/s400/9016_103760182970027_100000081389177_107544_1294057_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395801952731223634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;mangga...mangga...mangga.....&lt;br /&gt;murah kok&lt;br /&gt;cuma Rp 5000 dapet tiga&lt;br /&gt;bisa nambah malah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-1819919070444744743?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/1819919070444744743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/noey-syamsiah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1819919070444744743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1819919070444744743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/noey-syamsiah.html' title='Noey Syamsiah'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG9Sa7nVlI/AAAAAAAAAOk/1W-krlUEsIk/s72-c/9016_103760182970027_100000081389177_107544_1294057_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-4075061349487541825</id><published>2009-10-23T21:23:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.164+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Non Leny</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG88G6X2dI/AAAAAAAAAOc/IHqfY2f_pRo/s1600-h/10229_102635853087080_100000219976831_73180_3492908_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG88G6X2dI/AAAAAAAAAOc/IHqfY2f_pRo/s400/10229_102635853087080_100000219976831_73180_3492908_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395801569400183250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-4075061349487541825?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/4075061349487541825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/non-leny.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4075061349487541825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4075061349487541825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/non-leny.html' title='Non Leny'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG88G6X2dI/AAAAAAAAAOc/IHqfY2f_pRo/s72-c/10229_102635853087080_100000219976831_73180_3492908_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-7195405743060755718</id><published>2009-10-23T21:08:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.164+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Sri Andriani (Ogi)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG50sMbf5I/AAAAAAAAAOU/EojmDQbxkTY/s1600-h/10520_101039806579017_100000189946065_27244_3927543_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG50sMbf5I/AAAAAAAAAOU/EojmDQbxkTY/s400/10520_101039806579017_100000189946065_27244_3927543_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395798143434194834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-7195405743060755718?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/7195405743060755718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/sri-andriani-ogi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7195405743060755718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7195405743060755718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/sri-andriani-ogi.html' title='Sri Andriani (Ogi)'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG50sMbf5I/AAAAAAAAAOU/EojmDQbxkTY/s72-c/10520_101039806579017_100000189946065_27244_3927543_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5527637350444476347</id><published>2009-10-23T21:04:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.164+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Taeu Kurata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG4PqxVG3I/AAAAAAAAAOE/7_afBrpIARg/s1600-h/10731_103157266362987_100000061430167_86446_1792735_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG4PqxVG3I/AAAAAAAAAOE/7_afBrpIARg/s400/10731_103157266362987_100000061430167_86446_1792735_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395796407885306738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5527637350444476347?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5527637350444476347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/taeu-kurata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5527637350444476347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5527637350444476347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/taeu-kurata.html' title='Taeu Kurata'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG4PqxVG3I/AAAAAAAAAOE/7_afBrpIARg/s72-c/10731_103157266362987_100000061430167_86446_1792735_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5690035374904458589</id><published>2009-10-23T20:57:00.003+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Alexandria Cortez Adrenergic</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG2dHA6T1I/AAAAAAAAAN8/h1jCh0kFfFg/s1600-h/8421_1052485011765_1814995979_117478_472063_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG2dHA6T1I/AAAAAAAAAN8/h1jCh0kFfFg/s400/8421_1052485011765_1814995979_117478_472063_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395794439781896018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5690035374904458589?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5690035374904458589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/alexandria-cortez-adrenergic.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5690035374904458589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5690035374904458589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/alexandria-cortez-adrenergic.html' title='Alexandria Cortez Adrenergic'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG2dHA6T1I/AAAAAAAAAN8/h1jCh0kFfFg/s72-c/8421_1052485011765_1814995979_117478_472063_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5296651077363857335</id><published>2009-10-23T20:55:00.000+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Chuwit Witria</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG2CzJrDMI/AAAAAAAAAN0/Lc80ScNpcJI/s1600-h/6176_1048000180051_1827093724_107395_3954662_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG2CzJrDMI/AAAAAAAAAN0/Lc80ScNpcJI/s400/6176_1048000180051_1827093724_107395_3954662_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395793987773336770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5296651077363857335?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5296651077363857335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/chuwit-witria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5296651077363857335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5296651077363857335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/chuwit-witria.html' title='Chuwit Witria'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG2CzJrDMI/AAAAAAAAAN0/Lc80ScNpcJI/s72-c/6176_1048000180051_1827093724_107395_3954662_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-6347393008633227443</id><published>2009-10-23T20:49:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Amry Zazuly Marjuky</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG1qmi34-I/AAAAAAAAANs/Fm81PkQvE5E/s1600-h/1_712967682l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG1qmi34-I/AAAAAAAAANs/Fm81PkQvE5E/s400/1_712967682l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395793572072514530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-6347393008633227443?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/6347393008633227443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/amry-zazuly-marjuky.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6347393008633227443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6347393008633227443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/amry-zazuly-marjuky.html' title='Amry Zazuly Marjuky'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuG1qmi34-I/AAAAAAAAANs/Fm81PkQvE5E/s72-c/1_712967682l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5599840053107457660</id><published>2009-10-23T20:16:00.004+07:00</published><updated>2009-10-23T21:58:59.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGKATAN 2009/2010'/><title type='text'>Raden Rizma Ibrahim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuGv6-7aAMI/AAAAAAAAANk/yebKAdagwIg/s1600-h/1_490640681l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuGv6-7aAMI/AAAAAAAAANk/yebKAdagwIg/s400/1_490640681l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395787256426004674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Raden Rizma Ibrahim&lt;br /&gt;jenis kelamin : Diragukan&lt;br /&gt;Jabatan : Panglima Perang SOD (Soldier Of Devil)&lt;br /&gt;Organisasi yang sedang diikuti : SOD&lt;br /&gt;Tempat tanggal lahir: Di atas kapal TANKER, Alias tanjung kerta, Sumedang&lt;br /&gt;Keahlian : Melubangi&lt;br /&gt;Hobby : Ngaruyuk (ngarukutuk dina ruyuk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5599840053107457660?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5599840053107457660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/raden-rizma-ibrahim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5599840053107457660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5599840053107457660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/raden-rizma-ibrahim.html' title='Raden Rizma Ibrahim'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuGv6-7aAMI/AAAAAAAAANk/yebKAdagwIg/s72-c/1_490640681l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-331150350619915241</id><published>2009-10-23T15:17:00.005+07:00</published><updated>2009-10-23T15:55:32.245+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY FRIEND'/><title type='text'>Temanku di Sumedang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuFsymd_qSI/AAAAAAAAANc/kr81yNQCrCo/s1600-h/1_657392339l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuFsymd_qSI/AAAAAAAAANc/kr81yNQCrCo/s400/1_657392339l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395713445142178082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuFskJosqQI/AAAAAAAAANU/3i1jST1Op4U/s1600-h/1_910572804l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuFskJosqQI/AAAAAAAAANU/3i1jST1Op4U/s400/1_910572804l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395713196884273410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuFqJTOiknI/AAAAAAAAANM/kmwY1ga8HFI/s1600-h/1_528005358l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuFqJTOiknI/AAAAAAAAANM/kmwY1ga8HFI/s400/1_528005358l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395710536579191410" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;semua teman-temanku disumedang yang selalu menemaniku, aku senang telah kenal kepada kalian semua, semoga kita bersama dan aku tak akan meninggalkan kota sumedang ini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-331150350619915241?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/331150350619915241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/temanku-di-sumedang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/331150350619915241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/331150350619915241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/temanku-di-sumedang.html' title='Temanku di Sumedang'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SuFsymd_qSI/AAAAAAAAANc/kr81yNQCrCo/s72-c/1_657392339l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-1687074472534281765</id><published>2009-10-21T13:00:00.006+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.003+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Contoh Obat Hipertensi</title><content type='html'>2.10 Contoh Obat Hipertensi&lt;br /&gt;a. Kaptopril&lt;br /&gt;Nama Dagang Sediaan Produksi&lt;br /&gt;Acendril 12,5 mg/tablet Harsen&lt;br /&gt;Acepres 12,5 mg/tablet Bernofarm&lt;br /&gt;Capoten 12,5 mg; 25 mg; 50 mg/tablet Bristol-Myers Squibb&lt;br /&gt;Casipril 12,5 mg; 25 mg/tablet Tunggal Idaman Abadi&lt;br /&gt;Dexacap 12,5 mg; 25 mg; 50 mg/tablet Dexa Medica&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Klonidin&lt;br /&gt;Nama Dagang Sediaan Produksi&lt;br /&gt;Catapres Injeksi 0,15 mg/ml&lt;br /&gt;Tablet 75 mg; 0.15 mg Boehringer Ingelheim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Metildopa&lt;br /&gt;Nama Dagang Sediaan Produksi&lt;br /&gt;Dopamet 250 mg/tablet Alpharma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Atenolol&lt;br /&gt;Nama Dagang Sediaan Produksi&lt;br /&gt;Betablok 50 mg; 100 mg/tablet Kalbe Farma&lt;br /&gt;Farnormin 50 mg/tablet Fahrenheit&lt;br /&gt;Hiblok 50 mg; 100 mg/tablet Nufarindo&lt;br /&gt;Internolol 50 mg; 100 mg/tablet Interbat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;e. Prazosin Hcl&lt;br /&gt;Nama Dagang Sediaan Pabrik&lt;br /&gt;Minipress 1 mg; 2 mg/tablet Pfizer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Reserpin&lt;br /&gt;Nama Dagang Sediaan Produksi&lt;br /&gt;Serpasil Resapin 0,25 mg; 0,1 mg/tablet Novartis Soho&lt;br /&gt;Ser-ep-es 0,1 mg/tablet Novartis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Propanolol&lt;br /&gt;Nama Dagang Sediaan Produksi&lt;br /&gt;Farmadral 10 mg/tablet Fahrenheit&lt;br /&gt;Inderal 10 mg/tablet Astra Zeneca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Losartan K&lt;br /&gt;Nama Dagang Sediaan Produksi&lt;br /&gt;Acetensa 50mg mg/tablet Fahrenheit&lt;br /&gt;Angioten 50 mg/tablet Kalbe Farma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Amipril&lt;br /&gt;Nama Dagang Sediaan Produksi&lt;br /&gt;Triatec 2,5 mg; 5 mg; 10 mg/tablet Sanovi Aventis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arief, Irfan. 2007. Hipertensi Penyebab Utama Penyakit Jantung&lt;br /&gt;   ————-. 2007.  Jagalah Tekanan Darah Anda pada Batas yang Aman.&lt;br /&gt;Informasi Spesialite Obat Indonesia Volume 42-2007, Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia&lt;br /&gt;Kartari. 2000. Pusat Penelitian Penyakit Tidak Menular, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan,Departemen Kesehatan R..I. , Jakarta.&lt;br /&gt;Kurniawan, Anie. 2002. Direktorat Gizi Masyarakat. &lt;br /&gt;Oceandy. Delvac. 1998. Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga,    Surabaya.&lt;br /&gt;Farmakologi Cetakan Ketiga, Jakarta 2007&lt;br /&gt;Pinzon, Rizaldy 2000. .Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. &lt;br /&gt;Santi Martini, Lucia Y. 2004. Hendrati Perbedaan Risiko Kejadian Hipertensi Menurut Pola Merokok.&lt;br /&gt; Sulistia, Gan. 1998.  Farmakologi dan Terapi. Bagian Farmakologi. FKUL&lt;br /&gt; Sunarti, Sri. 2002. Hubungan Antara Stres Dengan Kejadian Hipertensi Di RSUI Kustati. Surakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disusun oleh :&lt;br /&gt;Nandar Sawitra&lt;br /&gt;Endang Nurlaela&lt;br /&gt;Dede Sulaiman&lt;br /&gt;Ruhayat Rudiana&lt;br /&gt;Kelas XII – B&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-1687074472534281765?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/1687074472534281765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/contoh-obat-hipertensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1687074472534281765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1687074472534281765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/contoh-obat-hipertensi.html' title='Contoh Obat Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8771878159458634053</id><published>2009-10-21T12:59:00.007+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.004+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Pencegahan Hipertensi</title><content type='html'>2.7 Pencegahan Hipertensi&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk menghindari darah tinggi adalah menjaga berat tubuh ideal, kemudian melakukan hal-hal berikut ini:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Jalan Kaki&lt;br /&gt;Rutin melakukan jalan cepat ternyata efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi hingga 8 mmhg.&lt;br /&gt;2. Konsumsi Makanan Berpotasium&lt;br /&gt;Perbanyak mengonsumsi makanan akan kaya potasium, seperti buah sayur, sangat baik untuk menurunkan tekanan darah. Sumber potasium terbaik antara lain kentang, tomat, orange juice, pisang, kacang-kacangan, belewah, melon, serta buah yang dikeringkan, seperti kismis. Konsumsi potasium minimal 2000 - 4000 mg per hari, &lt;br /&gt;Tindakan pencegahan perlu dilakukan oleh penderita hipertensi agar tidak kambuh bertambah berat yaitu melalui pengontrolan pola atau gaya hidup, seperti &lt;br /&gt;- Diet rendah lemak, diet rendah garam &lt;br /&gt;- Berhenti merokok, berhenti minuman alkohol &lt;br /&gt;- Kurangi atau berhenti minum kopi&lt;br /&gt;- Hindari mengkonsumsi daging kambing, buah durian&lt;br /&gt;- Hidup dengan tenang lakukan santai pada badan, hindari stress&lt;br /&gt;- Olahraga secara teratur disesuaikan dengan kondisi tubuh&lt;br /&gt;- Menurunkan berat badan bagai penderita obesitas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8771878159458634053?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8771878159458634053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pencegahan-hipertensi_21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8771878159458634053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8771878159458634053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pencegahan-hipertensi_21.html' title='Pencegahan Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-4575789156953529717</id><published>2009-10-21T12:59:00.006+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.004+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Pengobatan Hipertensi</title><content type='html'>2.8 Pengobatan Hipertensi&lt;br /&gt;  Ada empat tahap pengobatan hipertensi dengan terapi farmakologi, yaitu :&lt;br /&gt;a. Tahap pertama, dengan satu obat diuretika tiazida atau Beta bloker dengan dosis kecil kemudian dosis dinaikan.&lt;br /&gt;b. Tahap kedua, dengan dua obat : diuretika tiazida dan alfa dan beta bloker.&lt;br /&gt;c. Tahap ketiga, dengan tiga obat : diuretika tiazida dan beta bloker dan vasodilator ( biasanya Hidralazin) atau penghambat ACE.&lt;br /&gt;d. Tahap keempat, dengan empat obat : diuretika tiazida, beta bloker, vasodilator dn guanetidin atau penghambat ACE.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2.9 Penggolongan Obat Hipertensi&lt;br /&gt;Tekanan darah ditentukan oleh voume menit jantung dan daya tahan dinding arteriol, yang dapat dirumuskan sebagai berikut :&lt;br /&gt;TD = VM x DTP&lt;br /&gt;Ket : TD = Tekanan darah&lt;br /&gt;VM = Volume menit jantung&lt;br /&gt;DTP = Daya tahan perifer&lt;br /&gt;Dari rumus di atas, tekanan darah dapat diturunkan dengan mengurangi VM atau DTP. Obat-obat hipertensi bekerja atas dasar prinsip tersebut.&lt;br /&gt;Penurunan VM dilakukan dengan blockade reseptor beta jantung dan dengan mengecilkan volume darah oleh diuretika.&lt;br /&gt;Penurunan DTP diatur oleh factor yang bekerja melalui susunan saraaf sentral maupun perifer. Sedangkan zat-zat vasodilatasi bekerja langsung terhadap perifer diluar system adrenergic. Menurut zat berkhasiat farmakologinya, antihipertensi dibagi menjadi 6 :&lt;br /&gt;1. Zat-zat penekan SSP, misalnya reserpin.&lt;br /&gt;2. Zat-zat penekan system adrenergic perifer, misalnya propanolol.&lt;br /&gt;3. Zat-zat dieresis, lebih praktis bila diberikan dalam bentuk long acting atau dosis tunggal, misalnya klortalidon.&lt;br /&gt;4. Zat-zat vasodilator, misalnya hidralazin.&lt;br /&gt;5. Zat-zat antagonis kalsium, misalnya nifedifine.&lt;br /&gt;6. Zat-zat ACE bloker dan Angiotensin II antagonis, misalnya losartan K dan Kaptopril.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-4575789156953529717?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/4575789156953529717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pengobatan-hipertensi_21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4575789156953529717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4575789156953529717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pengobatan-hipertensi_21.html' title='Pengobatan Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-7560006827652981704</id><published>2009-10-21T12:59:00.005+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.004+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Pengobatan Hipertensi</title><content type='html'>2.8 Pengobatan Hipertensi&lt;br /&gt;  Ada empat tahap pengobatan hipertensi dengan terapi farmakologi, yaitu :&lt;br /&gt;a. Tahap pertama, dengan satu obat diuretika tiazida atau Beta bloker dengan dosis kecil kemudian dosis dinaikan.&lt;br /&gt;b. Tahap kedua, dengan dua obat : diuretika tiazida dan alfa dan beta bloker.&lt;br /&gt;c. Tahap ketiga, dengan tiga obat : diuretika tiazida dan beta bloker dan vasodilator ( biasanya Hidralazin) atau penghambat ACE.&lt;br /&gt;d. Tahap keempat, dengan empat obat : diuretika tiazida, beta bloker, vasodilator dn guanetidin atau penghambat ACE.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2.9 Penggolongan Obat Hipertensi&lt;br /&gt;Tekanan darah ditentukan oleh voume menit jantung dan daya tahan dinding arteriol, yang dapat dirumuskan sebagai berikut :&lt;br /&gt;TD = VM x DTP&lt;br /&gt;Ket : TD = Tekanan darah&lt;br /&gt;VM = Volume menit jantung&lt;br /&gt;DTP = Daya tahan perifer&lt;br /&gt;Dari rumus di atas, tekanan darah dapat diturunkan dengan mengurangi VM atau DTP. Obat-obat hipertensi bekerja atas dasar prinsip tersebut.&lt;br /&gt;Penurunan VM dilakukan dengan blockade reseptor beta jantung dan dengan mengecilkan volume darah oleh diuretika.&lt;br /&gt;Penurunan DTP diatur oleh factor yang bekerja melalui susunan saraaf sentral maupun perifer. Sedangkan zat-zat vasodilatasi bekerja langsung terhadap perifer diluar system adrenergic. Menurut zat berkhasiat farmakologinya, antihipertensi dibagi menjadi 6 :&lt;br /&gt;1. Zat-zat penekan SSP, misalnya reserpin.&lt;br /&gt;2. Zat-zat penekan system adrenergic perifer, misalnya propanolol.&lt;br /&gt;3. Zat-zat dieresis, lebih praktis bila diberikan dalam bentuk long acting atau dosis tunggal, misalnya klortalidon.&lt;br /&gt;4. Zat-zat vasodilator, misalnya hidralazin.&lt;br /&gt;5. Zat-zat antagonis kalsium, misalnya nifedifine.&lt;br /&gt;6. Zat-zat ACE bloker dan Angiotensin II antagonis, misalnya losartan K dan Kaptopril.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-7560006827652981704?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/7560006827652981704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pengobatan-hipertensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7560006827652981704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7560006827652981704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pengobatan-hipertensi.html' title='Pengobatan Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-1072563542452883748</id><published>2009-10-21T12:59:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.005+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Pencegahan Hipertensi</title><content type='html'>2.7 Pencegahan Hipertensi&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk menghindari darah tinggi adalah menjaga berat tubuh ideal, kemudian melakukan hal-hal berikut ini:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Jalan Kaki&lt;br /&gt;Rutin melakukan jalan cepat ternyata efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi hingga 8 mmhg.&lt;br /&gt;2. Konsumsi Makanan Berpotasium&lt;br /&gt;Perbanyak mengonsumsi makanan akan kaya potasium, seperti buah sayur, sangat baik untuk menurunkan tekanan darah. Sumber potasium terbaik antara lain kentang, tomat, orange juice, pisang, kacang-kacangan, belewah, melon, serta buah yang dikeringkan, seperti kismis. Konsumsi potasium minimal 2000 - 4000 mg per hari, &lt;br /&gt;Tindakan pencegahan perlu dilakukan oleh penderita hipertensi agar tidak kambuh bertambah berat yaitu melalui pengontrolan pola atau gaya hidup, seperti &lt;br /&gt;- Diet rendah lemak, diet rendah garam &lt;br /&gt;- Berhenti merokok, berhenti minuman alkohol &lt;br /&gt;- Kurangi atau berhenti minum kopi&lt;br /&gt;- Hindari mengkonsumsi daging kambing, buah durian&lt;br /&gt;- Hidup dengan tenang lakukan santai pada badan, hindari stress&lt;br /&gt;- Olahraga secara teratur disesuaikan dengan kondisi tubuh&lt;br /&gt;- Menurunkan berat badan bagai penderita obesitas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-1072563542452883748?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/1072563542452883748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pencegahan-hipertensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1072563542452883748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1072563542452883748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pencegahan-hipertensi.html' title='Pencegahan Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8639612918993525576</id><published>2009-10-21T12:58:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.005+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Segitiga Epidemiologi Dari Penyakit Hipertensi</title><content type='html'>2.6 Segitiga Epidemiologi Dari Penyakit Hipertensi&lt;br /&gt;Menurut model ini, apabila ada perubahan dari salah satu faktor , maka akan terjadi perubahan keseimbangan diantara mereka , yang berakibat akan bertambah atau berkurangnya penyakit yang bersangkutan.&lt;br /&gt;1. Host (Penjamu)&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang dapat menimbulkan penyakit hipertensi pada penjamu :&lt;br /&gt;a. Daya Tahan Tubuh Terhadap Penyakit&lt;br /&gt;Daya tubuh seseorang sangat dipengaruhi oleh kecukupan gizi, aktifitas, dan istirahat. Dalam hidup modern yang penuh kesibukan juga membuat orang kurang berolagraga dan berusaha mengatasi stresnya dengan merokok , minum alkohol, atau kopi sehingga daya tahan tubuh menjadi menurun dan memiliki resiko terjadinya penyakit hipertensi.&lt;br /&gt;b. Genetis&lt;br /&gt;Para pakar juga menemukan hubungan antara riwayat keluarga penderita hipertensi (genetik) dengan resiko untuk juga menderita penyakit ini.&lt;br /&gt;c. Umur&lt;br /&gt;Penyebaran hipertensi menurut golongan umur agaknya terdapat kesepakatan dari para peneliti di Indonesia. Disimpulkan bahwa prevalensi hipertensi akan meningkat dengan bertambahnya umur. Sebagai gambaran saja, berikut ini dikutipkan salah satu hasil penelitian tentang penyebaran menurut umur tersebut &lt;br /&gt;Prevalensi 6-15% pada orang dewasa. Prevalensi meningkat menurut usia. Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan darah; tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan menurun drastis.&lt;br /&gt;Tetapi di atas usia tersebut, justru wanita (setelah mengalami menapouse ) berpeluang lebih besar. Para pakar menduga perubahan hormonal berperan besar dalam terjadinya hipertensi di kalangan wanita usia lanjut. Namun sekarang penyakit hipertensi tidak memandang golongan umur.&lt;br /&gt;d. Jenis Kelamin&lt;br /&gt;Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga tahun 1995 menunjukkan prevalensi penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia cukup tinggi, yaitu 83 per 1.000 anggota rumah tangga.&lt;br /&gt;Pada umumnya lebih banyak pria menderita hipertensi dibandingkan dengan perempuan.&lt;br /&gt;Wanita &gt; Pria pada usia &gt; 50 tahun&lt;br /&gt;Pria &gt; wanita pada usia &lt; 50 tahun&lt;br /&gt;e. Adat Kebiasaan&lt;br /&gt;Kebiasaan- kebiasaan buruk seseorang merupakan ancaman kesehatan bagi orang tersebut seperti:&lt;br /&gt;- Gaya hidup modern yang mengagungkan sukses, kerja keras dalam situasi penuh tekanan, dan stres terjadi yang berkepanjangan adalah hal yang paling umum serta membuat orang kurang berolagraga , dan berusaha mengatasi stresnya dengan merokok, minum alkohol atau kopi, padahal semuanya termasuk dalam daftar penyebab yang meningkatkan resiko hipertensi.&lt;br /&gt;- Indra perasa kita sejak kanak-kanak telah dibiasakan untuk memiliki ambang batas yang tinggi terhadap rasa asin, sehingga sulit untuk dapat menerima makanan yang agak tawar. Konsumsi garam ini sulit dikontrol, terutama jika kita terbiasa mengonsumsi makanan di luar rumah (warung, restoran, hotel, dan lain-lain).&lt;br /&gt;- Pola makan yang salah, faktor makanan modern sebagai penyumbang utama terjadinya hipertensi. Makanan yang diawetkan dan garam dapur serta bumbu penyedap dalam jumlah tinggi, dapat meningkatkan tekanan darah kerana mengandung natrium dalam jumlah yang berlebih.&lt;br /&gt;f. Pekerjaan&lt;br /&gt;Stress pada pekerjaan cenderung menyebabkan terjadinya hipertensi berat. Pria yang mengalami pekerjaan penuh tekanan, misalnya penyandang jabatan yang menuntut tanggung jawab besar tanpa disertai wewenang pengambilan keputusan, akan mengalami tekanan darah yang lebih tinggi selama jam kerjanya, dibandingkan dengan rekannya mereka yang jabatan nya lebih “longgar” tanggung jawabnya . Stres yang terlalu besar dapat memicu terjadinya berbagai penyakit misalnya sakit kepala,sulit tidur, tukak lambung, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.&lt;br /&gt;g. Ras/Suku&lt;br /&gt;Ras/Suku : Di USA, orang kulit hitam &gt; kulit putih. Di Indonesia penyakit hipertensi terjadi secara bervariasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Agent (Penyebab Penyakit)&lt;br /&gt;Agent adalah suatu substansi tertentu yang keberadaannya atau ketidakberadaannya dapat menimbulkan penyakit atau mempengaruhi perjalanan suatu penyakit. Untuk penyakit hipertensi yang menjadi agen adalah :&lt;br /&gt;a. Faktor Nutrisi&lt;br /&gt;- Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, natrium memegang peranan penting terhadap timbulnya hipertensi. Konsumsi natrium yang berlebih menyebabkan konsentrasi natrium di dalam cairan ekstraseluler meningkat. Untuk menormalkannya, cairan intraseluler ditarik ke luar, sehingga volume cairan ekstraseluler meningkat. Meningkatnya volume cairan ekstraseluler tersebut menyebabkan meningkatnya volume darah, sehingga berdampak kepada timbulnya hipertensi.&lt;br /&gt;- Konsumsi garam dapur (mengandung iodium) yang dianjurkan tidak lebih dari 6 gram per hari, setara dengan satu sendok teh. Dalam kenyataannya, konsumsi berlebih karena budaya masak-memasak masyarakat kita yang umumnya boros menggunakan garam. Indra perasa kita sejak kanak-kanak telah dibiasakan untuk memiliki ambang batas yang tinggi terhadap rasa asin, sehingga sulit untuk dapat menerima makanan yang agak tawar.&lt;br /&gt;- Minuman berkafein dan beralkohol.Minuman berkafein seperti kopi dan alkohol juga dapat meningkatkan resiko hipertensi&lt;br /&gt;- Juga terbukti adanya hubungan antara resiko hipertensi dengan makanan cepat saji yang kaya daging. Makanan cepat saji juga merupakan salah satu penyebab obesitas (berat badan berlebih ). Dilaporkan bahwa 60% penderita hipertensi mempunya berat badan berlebih.&lt;br /&gt;b. Faktor Kimia&lt;br /&gt;Mengkonsumsi obat-obatan seperti kokain, Pil KB Kortikosteroid, Siklosporin, Eritropoietin, Penyalahgunaan Alkohol, Kayu manis (dalam jumlah sangat besar).&lt;br /&gt;c. Faktor Biologi&lt;br /&gt;- Penyebab tekanan darah tinggi sebagian besar diketahui, namun peniliti telah membuktikan bahwa tekanan darah tinggi berhubungan dengan resistensi insulin dan/ atau peningkatan kadar insulin (hiperinsulinemia). Keduanya tekanan darah tinggi dan resistensi insulin merupakan karakteristik dari sindroma metabolik , kelompok abnormalitas yang terdiri dari obesitas, peningkatan trigliserid, dan HDL rendah (kolesterol baik) dan terganggunya keseimbangan hormon yang merupakan faktor pengatur tekanan darah.&lt;br /&gt;- Walaupun sepertinya hipertensi merupakan penyakit keturunan, namun hubungannya tidak sederhana. Hipertensi merupakan hasil dari interaksi gen yang beragam, sehingga tidak ada tes genetik yang dapat mengidentifikasi orang yang berisiko untuk terjadi hipertensi secara konsisten.&lt;br /&gt;- Dalam pasien dengan diabetes mellitus atau penyakit ginjal, penelitian telah menunjukkan bahwa tekanan darah di atas 130/80 mmHg harus dianggap sebagai faktor resiko terjadi hipertensi.&lt;br /&gt;d. Faktor Fisik&lt;br /&gt;- Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat.&lt;br /&gt;- Gaya hidup yang tidak aktif (malas berolah raga) bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan&lt;br /&gt;- Berat badan yang berlebih akan membuat seseorang susah bergerak dengan bebas. Jantungnya harus bekerja lebih keras untuk memompa darah agar bisa menggerakkan berlebih dari tubuh terdebut. Karena itu obesitas termasuk salah satu yang meningkatkan resiko hipertensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Environment (Lingkungan)&lt;br /&gt;Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada disekitar manusia serta pengaruh-pengaruh luar yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan manusia.&lt;br /&gt;Lingkungan ini termasuk perilaku/pola gaya hidup misalnya gaya hidup kurang baik seperti gaya hidupnya penuh dengan tekanan (Stres). Stres yang terlalu besar dapat memicu terjadinya berbagai penyakit seperti hipertensi. Dalam kondisi tertekan adrenalin dan kortisol dilepaskan ke aliran darah sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah agar tubuh siap beraksi. Gaya hidup yang tidak aktif (malas berolah raga), stres, alkohol atau garam dalam makanan; bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan.&lt;br /&gt;Terdapatnya perbedaan keadaan geografis, dimana daerah Pantai lebih berisiko terjadinya penyakit hipertensi dibading dengan daerah pegunungan, karena daerah pantai lebih banyak terdapat natrium bersama klorida dalam garam dapur sehingga Konsumsi natrium pada penduduk pantai lebih besar dari pada daerah pegunungan.&lt;br /&gt;Penyakit hipertensi ditemukan di semua daerah di Indonesia dengan prevalensi yang cukup tinggi. Dimana daerah perkotaan lebih dengan gaya hidup modern lebih berisiko terjadinya penyakit hipertensi dibandingkan dengan daerah pedesaan.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah factor-faktor yang dapat menyebabkan obesitas menurut teori HL Blum yaitu :&lt;br /&gt;• Faktor Genetik&lt;br /&gt;Peneliti juga telah mengidentifikasi selusin gen yang mempunyai kontribusi terhadap tekanan darah tinggi. Walaupun sepertinya hipertensi merupakan penyakit keturunan, namun hubungannya tidak sederhana. Hipertensi merupakan hasil dari interaksi gen yang beragam, sehingga tidak ada tes genetik yang dapat mengidentifikasi orang yang berisiko untuk terjadi hipertensi secara konsisten.&lt;br /&gt;Riwayat penyakit yang di derita, bagi keturunan penderita hipertensi Jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit hipertensi, walaupun belum adanya tes genetik secara konsisten terhadap penyakit hipertensi tetaplah berhati-hati. Karena dalam garis keluarga pasti punya struktur genetik yang sama.&lt;br /&gt;• Faktor Perilaku&lt;br /&gt;Faktor perilaku seperti misalnya gaya hidup kurang baik seperti pengkonsumsian makanan cepat saji yang kaya daging dan minuman bersoda, memiliki kadar kolesterol darah yang tinggi,Kegemukan (obesitas), gaya hidup yang tidak aktif (malas berolah raga), gaya hidup stres,stres cenderung menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara waktu, jika stres telah berlalu, maka tekanan darah biasanya akan kembali normal.&lt;br /&gt;Kebiasaan mengkonsumsi minuman berkafein dan beralkohol atau garam dalam makanan; bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan. Serta kebiasaan merokok karena rokok dapat meningkatkan risiko penyakit hipertensi.&lt;br /&gt;• Faktor Lingkungan&lt;br /&gt;Faktor lingkungan ini termasuk perilaku/pola gaya hidup (misalnya apa yang dimakan dan berapa kali seseorang makan serta bagaimana aktivitasnya), seperti : Indra perasa kita yang sejak kanak-kanak telah dibiasakan untuk memiliki ambang batas yang tinggi terhadap rasa asin, sehingga sulit untuk dapat menerima makanan yang agak tawar. Konsumsi garam ini sulit dikontrol, terutama jika kita terbiasa mengonsumsi makanan di luar rumah (warung, restoran, hotel, dan lain-lain).&lt;br /&gt;• Faktor Pelayananan&lt;br /&gt;Faktor pelayanan kesehatan adalah kurangnya pemberdayaan masyarakat dalam usaha pencegahan penyakit hipertensi dengan pemeriksaan tekanan darah secara teratur, kurangnya perencanaan program mengenai pencegahan penyakit hipertensi dari provider (pelayanan kesehatan) di puskesmas mengenai pencegahan penyakit hipertensi dengan pengaturan pola makan yang baik dan aktivitas fisik yang cukup, kurangnya kerja sama dengan berbagai sektor terkait guna pencegahan terjadinya penyakit hipertensi, serta kurangnya penilaian, pengawasan dan pengendalian mengenai program pencegahan penyakit hipertensi di Puskesmas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8639612918993525576?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8639612918993525576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/segitiga-epidemiologi-dari-penyakit_21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8639612918993525576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8639612918993525576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/segitiga-epidemiologi-dari-penyakit_21.html' title='Segitiga Epidemiologi Dari Penyakit Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8356883042592325249</id><published>2009-10-21T12:58:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.005+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Segitiga Epidemiologi Dari Penyakit Hipertensi</title><content type='html'>2.6 Segitiga Epidemiologi Dari Penyakit Hipertensi&lt;br /&gt;Menurut model ini, apabila ada perubahan dari salah satu faktor , maka akan terjadi perubahan keseimbangan diantara mereka , yang berakibat akan bertambah atau berkurangnya penyakit yang bersangkutan.&lt;br /&gt;1. Host (Penjamu)&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang dapat menimbulkan penyakit hipertensi pada penjamu :&lt;br /&gt;a. Daya Tahan Tubuh Terhadap Penyakit&lt;br /&gt;Daya tubuh seseorang sangat dipengaruhi oleh kecukupan gizi, aktifitas, dan istirahat. Dalam hidup modern yang penuh kesibukan juga membuat orang kurang berolagraga dan berusaha mengatasi stresnya dengan merokok , minum alkohol, atau kopi sehingga daya tahan tubuh menjadi menurun dan memiliki resiko terjadinya penyakit hipertensi.&lt;br /&gt;b. Genetis&lt;br /&gt;Para pakar juga menemukan hubungan antara riwayat keluarga penderita hipertensi (genetik) dengan resiko untuk juga menderita penyakit ini.&lt;br /&gt;c. Umur&lt;br /&gt;Penyebaran hipertensi menurut golongan umur agaknya terdapat kesepakatan dari para peneliti di Indonesia. Disimpulkan bahwa prevalensi hipertensi akan meningkat dengan bertambahnya umur. Sebagai gambaran saja, berikut ini dikutipkan salah satu hasil penelitian tentang penyebaran menurut umur tersebut &lt;br /&gt;Prevalensi 6-15% pada orang dewasa. Prevalensi meningkat menurut usia. Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan darah; tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan menurun drastis.&lt;br /&gt;Tetapi di atas usia tersebut, justru wanita (setelah mengalami menapouse ) berpeluang lebih besar. Para pakar menduga perubahan hormonal berperan besar dalam terjadinya hipertensi di kalangan wanita usia lanjut. Namun sekarang penyakit hipertensi tidak memandang golongan umur.&lt;br /&gt;d. Jenis Kelamin&lt;br /&gt;Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga tahun 1995 menunjukkan prevalensi penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia cukup tinggi, yaitu 83 per 1.000 anggota rumah tangga.&lt;br /&gt;Pada umumnya lebih banyak pria menderita hipertensi dibandingkan dengan perempuan.&lt;br /&gt;Wanita &gt; Pria pada usia &gt; 50 tahun&lt;br /&gt;Pria &gt; wanita pada usia &lt; 50 tahun&lt;br /&gt;e. Adat Kebiasaan&lt;br /&gt;Kebiasaan- kebiasaan buruk seseorang merupakan ancaman kesehatan bagi orang tersebut seperti:&lt;br /&gt;- Gaya hidup modern yang mengagungkan sukses, kerja keras dalam situasi penuh tekanan, dan stres terjadi yang berkepanjangan adalah hal yang paling umum serta membuat orang kurang berolagraga , dan berusaha mengatasi stresnya dengan merokok, minum alkohol atau kopi, padahal semuanya termasuk dalam daftar penyebab yang meningkatkan resiko hipertensi.&lt;br /&gt;- Indra perasa kita sejak kanak-kanak telah dibiasakan untuk memiliki ambang batas yang tinggi terhadap rasa asin, sehingga sulit untuk dapat menerima makanan yang agak tawar. Konsumsi garam ini sulit dikontrol, terutama jika kita terbiasa mengonsumsi makanan di luar rumah (warung, restoran, hotel, dan lain-lain).&lt;br /&gt;- Pola makan yang salah, faktor makanan modern sebagai penyumbang utama terjadinya hipertensi. Makanan yang diawetkan dan garam dapur serta bumbu penyedap dalam jumlah tinggi, dapat meningkatkan tekanan darah kerana mengandung natrium dalam jumlah yang berlebih.&lt;br /&gt;f. Pekerjaan&lt;br /&gt;Stress pada pekerjaan cenderung menyebabkan terjadinya hipertensi berat. Pria yang mengalami pekerjaan penuh tekanan, misalnya penyandang jabatan yang menuntut tanggung jawab besar tanpa disertai wewenang pengambilan keputusan, akan mengalami tekanan darah yang lebih tinggi selama jam kerjanya, dibandingkan dengan rekannya mereka yang jabatan nya lebih “longgar” tanggung jawabnya . Stres yang terlalu besar dapat memicu terjadinya berbagai penyakit misalnya sakit kepala,sulit tidur, tukak lambung, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.&lt;br /&gt;g. Ras/Suku&lt;br /&gt;Ras/Suku : Di USA, orang kulit hitam &gt; kulit putih. Di Indonesia penyakit hipertensi terjadi secara bervariasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Agent (Penyebab Penyakit)&lt;br /&gt;Agent adalah suatu substansi tertentu yang keberadaannya atau ketidakberadaannya dapat menimbulkan penyakit atau mempengaruhi perjalanan suatu penyakit. Untuk penyakit hipertensi yang menjadi agen adalah :&lt;br /&gt;a. Faktor Nutrisi&lt;br /&gt;- Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, natrium memegang peranan penting terhadap timbulnya hipertensi. Konsumsi natrium yang berlebih menyebabkan konsentrasi natrium di dalam cairan ekstraseluler meningkat. Untuk menormalkannya, cairan intraseluler ditarik ke luar, sehingga volume cairan ekstraseluler meningkat. Meningkatnya volume cairan ekstraseluler tersebut menyebabkan meningkatnya volume darah, sehingga berdampak kepada timbulnya hipertensi.&lt;br /&gt;- Konsumsi garam dapur (mengandung iodium) yang dianjurkan tidak lebih dari 6 gram per hari, setara dengan satu sendok teh. Dalam kenyataannya, konsumsi berlebih karena budaya masak-memasak masyarakat kita yang umumnya boros menggunakan garam. Indra perasa kita sejak kanak-kanak telah dibiasakan untuk memiliki ambang batas yang tinggi terhadap rasa asin, sehingga sulit untuk dapat menerima makanan yang agak tawar.&lt;br /&gt;- Minuman berkafein dan beralkohol.Minuman berkafein seperti kopi dan alkohol juga dapat meningkatkan resiko hipertensi&lt;br /&gt;- Juga terbukti adanya hubungan antara resiko hipertensi dengan makanan cepat saji yang kaya daging. Makanan cepat saji juga merupakan salah satu penyebab obesitas (berat badan berlebih ). Dilaporkan bahwa 60% penderita hipertensi mempunya berat badan berlebih.&lt;br /&gt;b. Faktor Kimia&lt;br /&gt;Mengkonsumsi obat-obatan seperti kokain, Pil KB Kortikosteroid, Siklosporin, Eritropoietin, Penyalahgunaan Alkohol, Kayu manis (dalam jumlah sangat besar).&lt;br /&gt;c. Faktor Biologi&lt;br /&gt;- Penyebab tekanan darah tinggi sebagian besar diketahui, namun peniliti telah membuktikan bahwa tekanan darah tinggi berhubungan dengan resistensi insulin dan/ atau peningkatan kadar insulin (hiperinsulinemia). Keduanya tekanan darah tinggi dan resistensi insulin merupakan karakteristik dari sindroma metabolik , kelompok abnormalitas yang terdiri dari obesitas, peningkatan trigliserid, dan HDL rendah (kolesterol baik) dan terganggunya keseimbangan hormon yang merupakan faktor pengatur tekanan darah.&lt;br /&gt;- Walaupun sepertinya hipertensi merupakan penyakit keturunan, namun hubungannya tidak sederhana. Hipertensi merupakan hasil dari interaksi gen yang beragam, sehingga tidak ada tes genetik yang dapat mengidentifikasi orang yang berisiko untuk terjadi hipertensi secara konsisten.&lt;br /&gt;- Dalam pasien dengan diabetes mellitus atau penyakit ginjal, penelitian telah menunjukkan bahwa tekanan darah di atas 130/80 mmHg harus dianggap sebagai faktor resiko terjadi hipertensi.&lt;br /&gt;d. Faktor Fisik&lt;br /&gt;- Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat.&lt;br /&gt;- Gaya hidup yang tidak aktif (malas berolah raga) bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan&lt;br /&gt;- Berat badan yang berlebih akan membuat seseorang susah bergerak dengan bebas. Jantungnya harus bekerja lebih keras untuk memompa darah agar bisa menggerakkan berlebih dari tubuh terdebut. Karena itu obesitas termasuk salah satu yang meningkatkan resiko hipertensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Environment (Lingkungan)&lt;br /&gt;Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada disekitar manusia serta pengaruh-pengaruh luar yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan manusia.&lt;br /&gt;Lingkungan ini termasuk perilaku/pola gaya hidup misalnya gaya hidup kurang baik seperti gaya hidupnya penuh dengan tekanan (Stres). Stres yang terlalu besar dapat memicu terjadinya berbagai penyakit seperti hipertensi. Dalam kondisi tertekan adrenalin dan kortisol dilepaskan ke aliran darah sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah agar tubuh siap beraksi. Gaya hidup yang tidak aktif (malas berolah raga), stres, alkohol atau garam dalam makanan; bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan.&lt;br /&gt;Terdapatnya perbedaan keadaan geografis, dimana daerah Pantai lebih berisiko terjadinya penyakit hipertensi dibading dengan daerah pegunungan, karena daerah pantai lebih banyak terdapat natrium bersama klorida dalam garam dapur sehingga Konsumsi natrium pada penduduk pantai lebih besar dari pada daerah pegunungan.&lt;br /&gt;Penyakit hipertensi ditemukan di semua daerah di Indonesia dengan prevalensi yang cukup tinggi. Dimana daerah perkotaan lebih dengan gaya hidup modern lebih berisiko terjadinya penyakit hipertensi dibandingkan dengan daerah pedesaan.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah factor-faktor yang dapat menyebabkan obesitas menurut teori HL Blum yaitu :&lt;br /&gt;• Faktor Genetik&lt;br /&gt;Peneliti juga telah mengidentifikasi selusin gen yang mempunyai kontribusi terhadap tekanan darah tinggi. Walaupun sepertinya hipertensi merupakan penyakit keturunan, namun hubungannya tidak sederhana. Hipertensi merupakan hasil dari interaksi gen yang beragam, sehingga tidak ada tes genetik yang dapat mengidentifikasi orang yang berisiko untuk terjadi hipertensi secara konsisten.&lt;br /&gt;Riwayat penyakit yang di derita, bagi keturunan penderita hipertensi Jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit hipertensi, walaupun belum adanya tes genetik secara konsisten terhadap penyakit hipertensi tetaplah berhati-hati. Karena dalam garis keluarga pasti punya struktur genetik yang sama.&lt;br /&gt;• Faktor Perilaku&lt;br /&gt;Faktor perilaku seperti misalnya gaya hidup kurang baik seperti pengkonsumsian makanan cepat saji yang kaya daging dan minuman bersoda, memiliki kadar kolesterol darah yang tinggi,Kegemukan (obesitas), gaya hidup yang tidak aktif (malas berolah raga), gaya hidup stres,stres cenderung menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara waktu, jika stres telah berlalu, maka tekanan darah biasanya akan kembali normal.&lt;br /&gt;Kebiasaan mengkonsumsi minuman berkafein dan beralkohol atau garam dalam makanan; bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan. Serta kebiasaan merokok karena rokok dapat meningkatkan risiko penyakit hipertensi.&lt;br /&gt;• Faktor Lingkungan&lt;br /&gt;Faktor lingkungan ini termasuk perilaku/pola gaya hidup (misalnya apa yang dimakan dan berapa kali seseorang makan serta bagaimana aktivitasnya), seperti : Indra perasa kita yang sejak kanak-kanak telah dibiasakan untuk memiliki ambang batas yang tinggi terhadap rasa asin, sehingga sulit untuk dapat menerima makanan yang agak tawar. Konsumsi garam ini sulit dikontrol, terutama jika kita terbiasa mengonsumsi makanan di luar rumah (warung, restoran, hotel, dan lain-lain).&lt;br /&gt;• Faktor Pelayananan&lt;br /&gt;Faktor pelayanan kesehatan adalah kurangnya pemberdayaan masyarakat dalam usaha pencegahan penyakit hipertensi dengan pemeriksaan tekanan darah secara teratur, kurangnya perencanaan program mengenai pencegahan penyakit hipertensi dari provider (pelayanan kesehatan) di puskesmas mengenai pencegahan penyakit hipertensi dengan pengaturan pola makan yang baik dan aktivitas fisik yang cukup, kurangnya kerja sama dengan berbagai sektor terkait guna pencegahan terjadinya penyakit hipertensi, serta kurangnya penilaian, pengawasan dan pengendalian mengenai program pencegahan penyakit hipertensi di Puskesmas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8356883042592325249?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8356883042592325249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/segitiga-epidemiologi-dari-penyakit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8356883042592325249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8356883042592325249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/segitiga-epidemiologi-dari-penyakit.html' title='Segitiga Epidemiologi Dari Penyakit Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5236705107194514455</id><published>2009-10-21T12:57:00.006+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Mekanisme Terjadinya Hipertensi</title><content type='html'>2.4 Mekanisme Terjadinya Hipertensi&lt;br /&gt;Mekanisme terjadinya hipertensi adalah melalui terbentuknya angiotensin II dari angiotensin I oleh angiotensin I-converting enzyme (ACE). ACE memegang peran fisiologis penting dalam mengatur tekanan darah. Darah mengandung angiotensinogen yang diproduksi di hati.&lt;br /&gt;Selanjutnya oleh hormon, renin (diproduksi oleh ginjal) akan diubah menjadi angiotensin I. Oleh ACE yang terdapat di paru-paru, angiotensin I diubah menjadi angiotensin II. Angiotensin II inilah yang memiliki peranan kunci dalam menaikkan tekanan darah melalui dua aksi utama.&lt;br /&gt;Aksi pertama adalah meningkatkan sekresi hormon antidiuretik (ADH) dan rasa haus. ADH diproduksi di hipotalamus (kelenjar pituitari) dan bekerja pada ginjal untuk mengatur osmolalitas dan volume urin. Dengan meningkatnya ADH, sangat sedikit urin yang diekskresikan ke luar tubuh (antidiuresis), sehingga menjadi pekat dan tinggi osmolalitasnya.&lt;br /&gt;Untuk mengencerkannya, volume cairan ekstraseluler akan ditingkatkan dengan cara menarik cairan dari bagian intraseluler. Akibatnya, volume darah meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan tekanan darah. Aksi kedua adalah menstimulasi sekresi aldosteron dari korteks adrenal.&lt;br /&gt;Aldosteron merupakan hormon steroid yang memiliki peranan penting pada ginjal. Untuk mengatur volume cairan ekstraseluler, aldosteron akan mengurangi ekskresi NaCl (garam) dengan cara mereabsorpsinya dari tubulus ginjal. Naiknya konsentrasi NaCl akan diencerkan kembali dengan cara meningkatkan volume cairan ekstraseluler yang pada gilirannya akan meningkatkan volume dan tekanan darah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5236705107194514455?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5236705107194514455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/mekanisme-terjadinya-hipertensi_21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5236705107194514455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5236705107194514455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/mekanisme-terjadinya-hipertensi_21.html' title='Mekanisme Terjadinya Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-1191740339261675451</id><published>2009-10-21T12:57:00.005+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>2.5 Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi</title><content type='html'>2.5 Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi&lt;br /&gt;a. Faktor Keturunan atau Genetik&lt;br /&gt;Faktor keturunan atau genetik ini kebanyakan menjadi faktor pertama dalam penyebab suatu penyakit, karena itu latar belakang keluarga yang mempunyai riwayat penyakit tertentu termasuk hipertensi ini maka harus berhati-hati dengan kata lain kita harus berusaha agar jangan sampai kita mengalami penyakit serupa. Pencegahan adalah hal utama yang harus kita lakukan sebelum kita benar-benar mengalaminya.&lt;br /&gt;b. Faktor Mengonsumsi Lemak Tinggi, Kolesterol dan Garam yang Berlebihan&lt;br /&gt;Mengkonsumsi makanan yang mengandung daging-dagingan dan ikan-ikanan serta garam yang berlebihan banyak disukai sebagian orang karena rasanya yang enak dan gurih, tapi dibalik kenikmatan itu terdapat kandungan lemah yang tinggi dan kolesterol yang cukup berbahaya untuk tubuh kita. Mengonsumsi makan-makanan yang mengandung lemah tinggi dan kolesterol serta garam yang berlebih secara kontinyu akan mengakibatkan banyak sekali penyakit yang menyerang tubuh termasuk hipertensi.&lt;br /&gt;c. Faktor Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan dan Minuman yang Mengandung Bahan Pengawet&lt;br /&gt;Dalam kehidupan modern ini sebagian besar orang akan memilih hal-hal yang praktis saja termasuk dalam memasak makanan. Mereka tidak mau repot dengan belanja makanan segar mereka lebih cenderung memilih makanan dalam kemasan yang praktis yang siap dimasak kapan saja malahan sekarang banyak makanan siap saji dalam kemasan. Sifat pengawet dalam makanan itu sangat berbahaya yang apabila kita mengkonsumsi secara terus menerus akan banyak mendatangkan berbagai penyakit.&lt;br /&gt;d. Faktor Kegemukan (Obeisitas)&lt;br /&gt;Ada istilah orang gemuk itu tidak selamanya sehat, malahan belakangan ini kegemukan menjadi momok bagi sebagian orang karena kegemukan menjadikan orang mudah sekali terserang penyakit termasuk hipertensi.&lt;br /&gt;e. Faktor Pengaruh Gaya Hidup&lt;br /&gt;Gaya hidup yang mana kita menganggapnya sebagai gaya hidup orang modern tidak selamanya membawa pengaruh positif. Sering orang menganggap bahwa makan makanan di restoran cepat saji (junk food) akan dianggap modern, padahal kita tahu makan makanan seperti itu tidak sehat. Pola hidup yang serba modern, juga akan membuat orang mudah stress apabila kita tidak bisa menyesuaikan dengan kondisi kita sendiri.&lt;br /&gt;f. Faktor Kebiasaan Merokok dan Minum-Minuman Beralkohol&lt;br /&gt;Merokok sering dianggap oleh sebagian orang sebagai gaya hidup yang perlu dilestarikan sehingga mereka enggan untuk berhenti merokok padahal mereka tahu banyak penyakit yang disebabkan karena merokok. Begitu juga dengan minuman beralkohol, mereka akan merasa bangga bila bisa menghabiskan sebotol minuman beralkohol karena merasa jantan.&lt;br /&gt;g. Faktor Stress&lt;br /&gt;Berhati-hatilah bagi orang yang mudah sekali mengalami stress, terutama orang yang mudah sekali marah. Jangan suka sekali menjadikan persoalan yang sebenarnya sepele menjadi persoalan yang berat karena itu akan menambah beban pikiran kita. Kecenderungan orang yang mudah stress, dia akan mudah marah karena beban masalah yang dianggapnya tidak bisa diselesaikan. Kita harus berpikir bijak bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-1191740339261675451?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/1191740339261675451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/25-faktor-yang-mempengaruhi-terjadinya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1191740339261675451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1191740339261675451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/25-faktor-yang-mempengaruhi-terjadinya.html' title='2.5 Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2146302373987745949</id><published>2009-10-21T12:57:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Mekanisme Terjadinya Hipertensi</title><content type='html'>2.4 Mekanisme Terjadinya Hipertensi&lt;br /&gt;Mekanisme terjadinya hipertensi adalah melalui terbentuknya angiotensin II dari angiotensin I oleh angiotensin I-converting enzyme (ACE). ACE memegang peran fisiologis penting dalam mengatur tekanan darah. Darah mengandung angiotensinogen yang diproduksi di hati.&lt;br /&gt;Selanjutnya oleh hormon, renin (diproduksi oleh ginjal) akan diubah menjadi angiotensin I. Oleh ACE yang terdapat di paru-paru, angiotensin I diubah menjadi angiotensin II. Angiotensin II inilah yang memiliki peranan kunci dalam menaikkan tekanan darah melalui dua aksi utama.&lt;br /&gt;Aksi pertama adalah meningkatkan sekresi hormon antidiuretik (ADH) dan rasa haus. ADH diproduksi di hipotalamus (kelenjar pituitari) dan bekerja pada ginjal untuk mengatur osmolalitas dan volume urin. Dengan meningkatnya ADH, sangat sedikit urin yang diekskresikan ke luar tubuh (antidiuresis), sehingga menjadi pekat dan tinggi osmolalitasnya.&lt;br /&gt;Untuk mengencerkannya, volume cairan ekstraseluler akan ditingkatkan dengan cara menarik cairan dari bagian intraseluler. Akibatnya, volume darah meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan tekanan darah. Aksi kedua adalah menstimulasi sekresi aldosteron dari korteks adrenal.&lt;br /&gt;Aldosteron merupakan hormon steroid yang memiliki peranan penting pada ginjal. Untuk mengatur volume cairan ekstraseluler, aldosteron akan mengurangi ekskresi NaCl (garam) dengan cara mereabsorpsinya dari tubulus ginjal. Naiknya konsentrasi NaCl akan diencerkan kembali dengan cara meningkatkan volume cairan ekstraseluler yang pada gilirannya akan meningkatkan volume dan tekanan darah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2146302373987745949?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2146302373987745949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/mekanisme-terjadinya-hipertensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2146302373987745949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2146302373987745949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/mekanisme-terjadinya-hipertensi.html' title='Mekanisme Terjadinya Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8787456934501972583</id><published>2009-10-21T12:56:00.004+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>Gejala Terjadinya Penyakit Hipertensi</title><content type='html'>2.3 Gejala Terjadinya Penyakit Hipertensi&lt;br /&gt;Hipertensi diduga dapat berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Seringkali hipertensi disebut sebagai silent killer karena dua hal, yaitu :&lt;br /&gt;• Hipertensi sulit disadari oleh seseorang karena hipertensi tidak memiliki gejala khusus. Gejala ringan seperti pusing, gelisah, mimisan, dan sakit kepala biasanya jarang berhubungan langsung dengan hipertensi. Hipertensi dapat diketahui dengan mengukur tekanan darah secara teratur.&lt;br /&gt;• Penderita hipertensi, apabila tidak ditangani dengan baik, akan mempunyai risiko besar untuk meninggal karena komplikasi kardiovaskular seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung, dan gagal ginjal&lt;br /&gt;Pada sebagian besar penderita, hipertensi tidak menimbulkan gejala; meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak). Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala, perdarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan dan kelelahan; yang bisa saja terjadi baik pada penderita hipertensi, maupun pada seseorang dengan tekanan darah yang normal.&lt;br /&gt;Jika hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, bisa timbul gejala berikut:&lt;br /&gt; Sakit kepala&lt;br /&gt; Jantung berdebar- debar&lt;br /&gt; Kelelahan&lt;br /&gt; Mual&lt;br /&gt; Muntah&lt;br /&gt; Sesak nafas &lt;br /&gt; Sering buang air kecil terutama di malam hari&lt;br /&gt; Telinga berdenging&lt;br /&gt; Gelisah&lt;br /&gt; Pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal.&lt;br /&gt;Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak. Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensif, yang memerlukan penanganan segera.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8787456934501972583?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8787456934501972583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/gejala-terjadinya-penyakit-hipertensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8787456934501972583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8787456934501972583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/gejala-terjadinya-penyakit-hipertensi.html' title='Gejala Terjadinya Penyakit Hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2915751138949686104</id><published>2009-10-21T12:56:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>jenis - jenis hipertensi</title><content type='html'>2.2 Jenis-jenis Hipertensi&lt;br /&gt;Hipertensi resisten adalah kegagalan untuk mencapai target TD yang diinginkan pada pasien hipertensi dengan menggunakan tiga macam obat dosis penuh termasuk diuretik. TD diastolik menetap di atas 90 mmHg pada minimal dua kali pengukuran di tempat praktik pada waktu yang berbeda dan satu kali pengukuran di rumah dengan alat pengukurTD rumahan atau ambulatory blood pressure monitoring (ABPM) 24 jam. Hampir 40% pasien yang dirawat oleh dokter umum atau spesialis menunjukkan resistensi terapi.&lt;br /&gt;Hipertensi resisten lebih banyak dijumpai pada pasien berusia lebih dari 60 tahun daripada yang lebih muda. Penggunaan diuretik dengan dosis tidak adekuat sering menjadi penyebab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab Hipertensi Resisten &lt;br /&gt;1. Cara pengukuran TD tidak tepat. Hal ini dapat menyebabkan tingginya tekanan intra-arteri pada hasil pengukuran. Pembacaan yang terlalu tinggi dapat juga terjadi pada pasien dengan klasifikasi atau arteriosklerosis pada arteri brakhialis sehingga tidak dapat dikompresi penuh. Dapat juga terjadi pada hipertensi white-coat. Masalah ini dapat diatasi dengan pengukuran TD di rumah atau dengan pembacaan ABPM.&lt;br /&gt;2. Kelebihan cairan: kelebihan asupan natrium/garam, retensi cairan karena penyakit ginjal dan terapi diuretik tidak adekuat. Diuretik tiazid direkomendasikan untuk sebagian besar pasien hipertensi, sedangkan loop diuretic diperlukan pada pasien dengan penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG) atau gagal jantung.&lt;br /&gt;3. Terinduksi obat atau penyebab lain: non-adherence, dosis tidak adekuat, kombinasi tidak tepat, interaksi dengan obat lain seperti Non Steroidal Anti-Inflamatory Drugs (NSAID), inhibitor cyclooxygenase-2 (COX-2), kokain, amfetamin, fenotiazin, simpatomimetik (dekongestan, anorektik), tembakau, kafein, kortikosteroid, hormon kontrasepsi oral, hormon steroid adrenal, siklosporin dan takrolimus, eritropoietin, licorice (termasuk permen tembakau), suplemen dan obat tertentu (misal ephedra, mahaung, jeruk bitted).&lt;br /&gt;4. Kondisi yang berkaitan: obesitas, minum alkohol berlebihan.&lt;br /&gt;5. Penyebab sekunder: penyakit parenkim ginjal, penyakit arteri ginjal, aldosteronisme, feokromositoma, sindrom Gushing, hipo atau hipertiroid, sleep apnea, dan koarktasio aorta.&lt;br /&gt;Dikenal juga keadaan yang disebut krisis hipertensi. Keadaan ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu :&lt;br /&gt;1. Hipertensi emergensi, merupakan hipertensi gawat darurat, dimana TD melebihi 180/120 mmHg disertai salah satu ancaman gangguan fungsi organ, seperti otak (perdarahan otak/stroke, ensefalopati hipertensi), jantung (gagal jantung kiri akut, penyakit jantung koroner akut), paru (bendungan di paru), dan eklampsia; atau TD dapat lebih rendah dari 180/120 mmHg tetapi dengan salah satu gejala gangguan organ di atas yang sudah nyata timbul. Jika TD tidak segera diturunkan dapat mengakibatkan komplikasi yang menetap. Oleh karena itu harus diturunkan dengan obat intravena (suntikan) yang bekerja cepat dalam beberapa menit maksimal satu jam. Pasien ini harus dibawa ke intensive care unit (ICU) untuk dipantau TD-nya dan diberikan obat-obatan parenteral. Target penurunan mean arterial pressure (MAP) tidak melebihi 25% dalam hitungan menit sampai 1 jam dan jika stabil, dapat mencapai TD 160/100-110 mmHg dalam waktu 2-6 jam, karena penurunan yang lebih cepat akan menyebabkan iskemia koroner, otak dan ginjal. Terapi awal yang tepat untuk keadaan tersebut adalah memberikan nifedipin kerja singkat. Jika tingkat TD tersebut dapat ditoleransi dan pasien stabil, TD normal dapat dicapai dalam 24-48 jam berikutnya.&lt;br /&gt;2. Hipertensi urgensi: TD sangat tinggi (&gt;180/120 mmHg), tetapi belum ada gejala seperti di atas. TD tidak harus diturunkan dengan cepat (dalam hitungan menit}, tetapi dapat dalam hitungan jam sampai dengan hari dengan obat oral. Gejalanya berupa sakit kepala hebat/berputar (vertigo), mual, muntah, pusing/melayang, penglihatan kabur, mimisan, sesak napas, gangguan cemas berat, tetapi tidak ada kerusakan target organ. Pasien dengan hipertensi urgensi dapat juga diberikan terapi oral yang bekerja short acting seperti kaptopril, labetalol atau klonidin dengan observasi yang ketat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian Hipertensi Berdasarkan Penyebabnya&lt;br /&gt;1. Hipertensi primer, adalah hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya (hipertensi esensial). Terjadi peningkatan kerja jantung akibat penyempitan pembuluh darah tepi. Sebagian besar (90-95%) penderita termasuk hipertensi  primer.&lt;br /&gt;2. Hipertensi sekunder, merupakan hipertensi yang disebabkan oleh penyakit sistemik lain, misalnya gangguan hormon (Gushing), penyempitan pembuluh darah utama ginjal (stenosis arteri renalis, akibat penyakit ginjal (glomerulonefritis)}, dan penyakit sistemik lainnya (lupus nefritis). Jumlah hipertensi sekunder kurang dari 5% penduduk dewasa di Amerika.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2915751138949686104?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2915751138949686104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/jenis-jenis-hipertensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2915751138949686104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2915751138949686104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/jenis-jenis-hipertensi.html' title='jenis - jenis hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-3296112584601027126</id><published>2009-10-21T12:53:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>pengertian hipertensi</title><content type='html'>BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1 Pengertian Hipertensi&lt;br /&gt;Tekanan Darah Tinggi (hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi, yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala, dimana tekanan yang abnormal tinggi di dalam arteri menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis.&lt;br /&gt;Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik).&lt;br /&gt;Tekanan darah ditulis sebagai tekanan sistolik garis miring tekanan diastolik, misalnya 120/80 mmhg, dibaca seratus dua puluh per delapan puluh.&lt;br /&gt;Dikatakan tekanan darah tinggi jika pada saat duduk tekanan sistolik mencapai 140 mmhg atau lebih, atau tekanan diastolik mencapai 90 mmhg atau lebih, atau keduanya. Pada tekanan darah tinggi, biasanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik.&lt;br /&gt;Pada hipertensi sistolik terisolasi, tekanan sistolik mencapai 140 mmhg atau lebih, tetapi tekanan diastolik kurang dari 90 mmhg dan tekanan diastolik masih dalam kisaran normal. hipertensi ini sering ditemukan pada usia lanjut.&lt;br /&gt;Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan darah; tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan menurun drastis.&lt;br /&gt;Hipertensi maligna adalah hipertensi yang sangat parah, yang bila tidak diobati, akan menimbulkan kematian dalam waktu 3-6 bulan. Hipertensi ini jarang terjadi, hanya 1 dari setiap 200 penderita hipertensi.&lt;br /&gt;Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami. bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa. Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat. Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda; paling tinggi di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur malam hari.&lt;br /&gt;Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan darah; tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan menurun drastis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-3296112584601027126?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/3296112584601027126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pengertian-hipertensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3296112584601027126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3296112584601027126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/10/pengertian-hipertensi.html' title='pengertian hipertensi'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-7627761027784144720</id><published>2009-06-12T20:31:00.008+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BLOGROLL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>BLOGROLL</title><content type='html'>MY FRIENDS LINK AND BANNER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://layanandata.blogspot.com" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" alt="Layanan Data " src="http://i568.photobucket.com/albums/ss128/nadahima2/chicklet1.jpg"/&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://tukeranlink.blogspot.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" alt="Tukar Link" src="http://i184.photobucket.com/albums/x311/tukeranlink/Tukeranlink.gif"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://cewek28cute.blogspot.com" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" width="100" alt="Blog Cewek Cute" src="http://i534.photobucket.com/albums/ee345/nda28/blog2.png" height="40"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://pernakpernikblog.blogspot.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" alt="Blog Tutorial" src="http://faniez.googlepages.com/blogsharing1.gif" title="Blog Tutorial (by: faniez.net)"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://kurniasepta.blogspot.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" width="123" alt="BELAJAR NGEBLOG" src="http://images.cooltext.com/531532.gif" height="34"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://optimasi-blog.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" alt="Optimasi Blog" src="http://lh6.ggpht.com/_w3vbLlHM5kg/SbKHhnSNdoI/AAAAAAAAABY/VB8hrsxdHjg/s144/Chicklet%20OB.png"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://butikupalace.blogspot.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" alt="palace" src="http://i703.photobucket.com/albums/ww32/rizekon_arisandi/c4a19a4b6ec7e3.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ibnuandhika.blogspot.com"&gt;&lt;img width="125" alt="IBNU ANDHIKA" src="http://images.cooltext.com/258153.gif" height="125"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://ibnuandhika.blogspot.com"&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://ibnuandhika.blogspot.com/Logo-Design?LogoID=449983342"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.klubku.blogspot.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" alt="bianconeri”" src="http://i717.photobucket.com/albums/ww175/setandia/juve1.gif/"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://pras2009.blogspot.com" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://dc146.4shared.com/img/112879659/bbf68440/cooltext.png"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-7627761027784144720?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='BLOGROLL'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/7627761027784144720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/06/blogroll.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7627761027784144720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7627761027784144720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/06/blogroll.html' title='BLOGROLL'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/_w3vbLlHM5kg/SbKHhnSNdoI/AAAAAAAAABY/VB8hrsxdHjg/s72-c/Chicklet%20OB.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5064830433656889940</id><published>2009-05-31T13:21:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.008+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>BUA SAWO DAN KHASIATNYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIjJ5kQYDI/AAAAAAAAAIE/7wPBASLiCyY/s1600-h/ri.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 293px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIjJ5kQYDI/AAAAAAAAAIE/7wPBASLiCyY/s320/ri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341870760993513522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buah sawo di daerah Sumatra Barat lebih dikenal dengan sebutan saos, walaupun dalam Bahasa Indonesia disebut sawo, warga Minang lebih mengenal buah ini dengan sebutan saos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik rasanya yang manis, ternyata tersimpan banyak khasiat. Getah buah dan daunnya, bisa digunakan sebagai obat diare. Selain itu, getahnya dapat digunakan untuk campuran gula-gula. Untuk keperluan obat diare, gunakan lebih kurang 15 tetes getah buah muda, kemudian diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas. Hasil seduhan diminum sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain cara tersebut, juga bisa digunakan cara kedua. Ambillah satu buah sawo muda, cuci sampai bersih. Kemudian diparut, lalu diperas dan disaring. Bila perlu, tambahkan sedikit air matang. Selanjutnya diminum, 2 kali sehari. Atau bisa juga dengan menggunakan daun sawo. Sediakan satu mangkok daun, lalu cincang dalam dua gelas air bersih selama 15 menit. Air rebusan, kemudian diminum tiga kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIixkLCufI/AAAAAAAAAH8/Nvxej_N8u88/s1600-h/sawo.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIixkLCufI/AAAAAAAAAH8/Nvxej_N8u88/s320/sawo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341870342933756402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penderita radang mulut, segeralah ambil satu mangkok daun sawo. Lalu cincang dalam 2 gelas air bersih, selama 10 menit. Pakai air hasil rebusan untuk berkumur. Sementara untuk menyembuhkan disentri, ambil 8 buah sawo muda, cuci bersih. Kunyah-kunyah halus dengan garam secukupnya. Sedikit demi sedikit ditelan, lalu minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari hingga sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian, daun dan batang sawo ternyata mengandung falvonoida. Di samping itu daun juga mengandung saponin dan batangnya juga mengandung tanin. Zat-zat inilah yang mengambil peran penting, dalam menyembuhkan penyakit-penyakit di atas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5064830433656889940?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='BUA SAWO DAN KHASIATNYA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5064830433656889940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bua-sawo-dan-khasiatnya.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5064830433656889940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5064830433656889940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bua-sawo-dan-khasiatnya.html' title='BUA SAWO DAN KHASIATNYA'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIjJ5kQYDI/AAAAAAAAAIE/7wPBASLiCyY/s72-c/ri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8965353503639108020</id><published>2009-05-31T13:15:00.004+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.008+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>KHASIAT KAYU MANIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIhfXcfnGI/AAAAAAAAAH0/rvxyd2CFf9I/s1600-h/kayu+manis.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 260px; height: 2OOpx;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIhfXcfnGI/AAAAAAAAAH0/rvxyd2CFf9I/s320/kayu+manis.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341868930768018530" /&gt;&lt;/a&gt; Kayu manis atau Cinnamomun burmanni selama ini banyak dimanfaatkan ibu-ibu rumah tangga sebagai bumbu dapur dan bahan pembuatan jamu. Aromanya yang harum menyengat, serta rasanya manis sangat cocok sekali buat campuran kue dan cake. Mungkin beberapa di antara kita tak sadar, di balik kenikmatan cake dan kue tadi tersimpan khasiat luar biasa yang tak disangka-sangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayu berkulit kasar itu ernyata tersusun dari senyawa sinamaldehid. Sinamaldehid merupakan turunan dari senyawa fenol. Di dunia kedokteran, senyawa sinamaldehid diketahui memiliki sifat anti-agregasi platelet dan sebagai vasodilator secara in vitro. Platelet adalah kolesterol yang menempel pada pembuluh darah. Agregasi (pengumpulan) platelet menyebabkan terjadinya asterosklerosis atau lemak mengeras di pembuluh arteri pada makhluk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Fauzan Azima, Mahasiswa S-3 Program Studi Ilmu Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) saat sidang terbuka disertasi Aktivitas Antioksidan Dan Anti-Agregasi Platelet Ekstrak Cassia Vera (Cinnamomum burmanni), Serta Potensinya Dalam Pencegahan Aterosklerosis pada Kelinci, di Kampus IPB Darmaga, Bogor, Kamis (16/9). Aterosklerosis dipicu kadar kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, lanjutnya, proses modifikasi LDL (low density lipid) atau lebih dikenal dengan sebutan lemak jahat, juga merupakan faktor penting yang memacu aterosklerosis. Karena LDL termodifikasi atau teroksidasi tidak dapat dikenali makrofag melalui reseptor normalnya, sehingga LDL akan ditangkap dengan reseptor scavenger. Pada akhirnya makrofag akan berubah menjadi sel busa dan secara bertahap akan menjadi aterosklerosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, bila aterosklerosis menyumbat pembuluh darah lebih dari 70%, maka kondisinya sudah mengkhawatirkan. Keadaan terparah adalah orang tersebut mengalami infark jantung atau stroke. Aterosklerosis ini identik dengan penyakit usia senja yang berusia 40 tahun ke atas. Akan tetapi penemuan terbaru mengatakan, aterosklerosis juga bisa diderita anak remaja mulai usia 12 tahun. Hal ini karena pola makan yang kurang baik seperti makanan berkadar lemak dan gula tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengonsumsi ektrak kayu manis, aterosklerosis ini dapat dicegah. Ekstrak kayu manis diperoleh Fauzan melalui uji coba dengan menggunakan dua pelarut yaitu air dan etanol. Pelarut dengan etanol menghasilkan ekstrak kayu manis yang mengandung total fenol 62,25%. Kadar ini lebih tinggi dari ektrak mengunakan air yaitu sebesar 9,3%. Senyawa lain yang ditemukan adalah flanonoid, tanin, triterpenoid, dan saponin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keampuhan kayu manis dalam menurunkan total kolesterol tubuh telah dicobakan Fauzan pada kelinci. Terbukti, kelinci yang diberi pakan mengandung ekstrak kayu manis, total kolesterolnya turun dari 44,3 mg/dl menjadi 139,1 mg/dl, LDL-C dari 286,5 mg/dl menjadi 95,8 mg/dl, dan kadar trigliserida dari 122,2 mg/dl menjadi 61,2 mg/dl. Yang mengejutkan lagi ekstrak kayu manis itu mampu meningkatkan High Density Lipid (HDL-C) dari 32,4 mg/dl menjadi 50,0 mg/dl, dan menekan terjadinya lemak pada hati kelinci yaitu dari 27,47 menjadi 3,59 rata-rata butir lemak per bidang pandang dalam perbesaran mikroskop 400 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian ektrak yang masuk dalam rumpun cassia vera sebanyak 200 ppm/kg berat badan/hari ini lebih efektif dari pada pemberian 100 ppm/kg/bb/hari maupun obat aterosklerosis (Lipanthyl 300 mg/Fenolfibrate).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria kelahiran Bukittinggi 13 Oktober 1967 ini menyatakan, selain dapat mencegah aterosklerosis, kayu manis juga mengandung senyawa antioksidan yang efektif mencegah kanker. Sebenarnya, untuk melindungi dari oksidatif yang disebabkan radikal bebas, tubuh menyediakan enzim antioksidan seperti superoksida dismutase (SOD), katalase, glutation peroksidase (GPx), senyawa antioksidan dan radical scavenger seperti glutation, ubiquinol dan asam urat. ”Hanya saja, kadang karena produksi radikal bebas melebihi normal, tubuh butuh asupan antioksidan dari makanan. Di sinilah kayu manis sangat dibutuhkan,” kata Fauzan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut staf pengajar Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang ini mengatakan, kekuatan antioksidan kayu manis yang diekstrak etanol lebih besar dibanding BHT (antioksidan sintetis) dan tokoferol pada konsentrasi sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ingin mengonsumsi kayu manis, bentuk ekstrak tentu sangat tidak nyaman. Fauzan menyarankan untuk mengolahnya dalam campuran minuman fungsional layaknya minuman Cinna-Ale buatan dosen IPB atau dalam makanan seperti aneka bakery, cake, kue, bumbu masakan atau sumber flavor, es krim, kembang gula, makanan ringan, dan extrude.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIhH06uq4I/AAAAAAAAAHs/rNAcfe9wd8g/s1600-h/cinnamon-tree-leaves.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIhH06uq4I/AAAAAAAAAHs/rNAcfe9wd8g/s320/cinnamon-tree-leaves.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341868526362602370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat dari kayu manis. Dibawah ini ada beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dengan ramuan dari kayu manis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sakit Perut&lt;br /&gt;      Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut serta menyembuhkan bisul hingga keakar  - akarnya.&lt;br /&gt;    * Kembung&lt;br /&gt;      Penelitian yang dilakukan di India dan Jepang menyatakan bahwa madu  yang diminum bersama kayu manis panas dapat membuat nafas tetap  segar sehari penuh. Orang Amerika Selatan biasa meminum ramuan tersebut dipagi hari.&lt;br /&gt;    * Sakit Kepala dan Sinus&lt;br /&gt;      Minum campuran madu dan jus jeruk dapat menyembuhkan sakit kepala karena sinus.&lt;br /&gt;    * Kelelahan&lt;br /&gt;      Warga usia lanjut yang mengkonsumsi madu dan bubuk kayu manis dengan   ukuran sama, terbukti lebih waspada dan fleksibel. Penelitian Dr. Milton membuktikan 1/2 sendok makan madu yang diminum bersama segelas air dan ditaburkan bubuk kayu manis dapat meningkatkan vitalis tubuh dalam seminggu. Ramuan tersebut diminum setiap hari  setelah menggosok gigi dan jam 3 sore pada saat vitalis tubuh menurun.&lt;br /&gt;    * Kelebihan Berat Badan&lt;br /&gt;      Minum segelas air yang direbus bersama madu dan bubuk kayu manis &lt;br /&gt;      setiap pagi 1/2 jam sebelum sarapan atau saat perut masih kosong.  Bila dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan, bahkan bagi orang yang sangat gemuk. Minum ramuan ini secara teratur akan  mencegah lemak terakumulasi dalam tubuh, meski tetap makan makanan kalori tinggi.&lt;br /&gt;    * Influenza. Ilmuwan Spanyol telah membuktikan bahwa madu berisi kandungan alam yang membunuh kuman influenza dan menyembuhkan pasien dari flu. Maka minumlah madu ketika akan flu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8965353503639108020?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='KHASIAT KAYU MANIS'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8965353503639108020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/khasiat-kayu-manis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8965353503639108020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8965353503639108020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/khasiat-kayu-manis.html' title='KHASIAT KAYU MANIS'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIhfXcfnGI/AAAAAAAAAH0/rvxyd2CFf9I/s72-c/kayu+manis.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-3277545661342479143</id><published>2009-05-31T13:08:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.008+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>MENTIMUN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIgLFBd20I/AAAAAAAAAHk/t9Cme9UGNL4/s1600-h/570322_timun.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIgLFBd20I/AAAAAAAAAHk/t9Cme9UGNL4/s320/570322_timun.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341867482713807682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mentimun memiliki nama scientific Cucumis sativus. Mengandung 0,65% protein, 0.1% lemak dan karbohidrat sebanyak 2,2%. Juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C. Biji timun sendiri mengandung racun alkoloid jenis hipoxanti, yang berfungsi untuk mengobati anak-anak yang menderita cacingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda menderita sakit pada tenggorokan yang menyebabkan sulit bicara (batuk) dapat dirawat dengan biji timun. Caranya: sedikit biji timun dicampurkan dengan sedikit garam dan dikumur beberapa kali sehari. Pengobatan ini dipercaya dapat mengembalikan suara yang hilang akibat sakit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit pening-pening yang berkesinambungan sehingga dapat menurunkan berat badan dapat diatasi dengan mengkonsumsi timun mentah atau yang telah dimasak. Selain itu, mentimun dapat juga digunakan untuk mengobati penyakit disentri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIf5RcFYPI/AAAAAAAAAHc/0fyXUFqW0lM/s1600-h/timun.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIf5RcFYPI/AAAAAAAAAHc/0fyXUFqW0lM/s320/timun.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341867176809029874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timun memang akrab dengan kita. Sebagai lalapan, campuran pecal, atau dijadikan minuman segar. Namun, khasiat timun ternyata juga banyak. Selain mampu menurunkan deman dalam waktu singkat, dan meluruhkan darah tinggi, tumbuhan merambat ini juga dapat membersihkan ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketimun dibudidayakan dimana-mana, baik di ladang, halaman rumah atau di rumah kaca. Tanaman ini tidak tahan terhadap hujan yang terus menerus. Pertumbuhannya memerlukan kelembaban udara yang tinggi, tanah subur yang gembur dan mendapat sinar matahari penuh dengan drainage yang baik. Ketimun sebaiknya dirambatkan ke para-para dan tumbuh baik dari dataran rendah sampai 1.300 m dpl. Tanaman ini diduga berasal dari daerah pegunungan Himalaya di India Utara. Tanaman semusim, merayap atau merambat, berambut kasar, berbatang basah, panjang 0,5-2,5 m. Tanaman ini mempunyai sulur dahan berbentuk spiral yang keluar di sisi tangkai daun. Daun tunggal, letak berseling, bertangkai panjang, bentuknya bulat telur lebar, bertaju 3-7, dengan pangkal berbentuk jantung, ujung runcing, tepi bergerigi. Panjang 7-18 cm, lebar 7-15 cm, warnanya hijau. Bunganya ada yang jantan berwarna putih kekuningan, dan bunga betina yang bentuknya seperti terompet. Buah bulat panjang, tumbuh bergantung, warnanya hijau berlilin putih, setelah tua warnanya kuning kotor, panjang 10--30 cm, bagian pangkal berbintil, banyak mengandung cairan. Bijinya banyak, bentuknya lonjong meruncingi pipih, warnanya putih kotor. Daun dan tangkai muda bisa dimakan sebagai lalab mentah atau dikukus. Buahnya bisa dimakan mentah, direbus, dikukus atau disayur. Bisa juga dibuat acar atau dimakan bersama rujak. Banyak jenis ketimun yang ada di pasar, seperti ketimun biasa, ketimun krai, ketimun wuku, ketimun poan dan ketimun watang. Perbanyakan dengan biji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk minum. Secukupnya diparut atau dimakan mentah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaian luar. Buah secukupnya dicuci bersih lalu diparut. Dipakai untuk kompres pada demam, dibubuhkan pada luka, luka bakar, bercak noda di kulit, jerawat, membersihkan kulit muka yang berminyak dan mengurangi kulit yang gatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA PEMAKAIAN:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Takanan darah tinggi.&lt;br /&gt;2 buah ketimun segar dicuci bersih lalu diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring, lalu diminum sekaligus.Lakukan 2-3 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sariawan.&lt;br /&gt;Setiap hari makan buah ketimun sebanyak 9 buah. Lakukan secara rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membersihkan ginjal.&lt;br /&gt;Ketimun segar dicuci lalu diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring. Airnya diminum sedikit demi sedikit sampai lambung terbiasa menerima cairan ketimun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Demam.&lt;br /&gt;Ketimun secukupnya dicuci bersih, lalu diparut. Hasil parutannya diletakkan di atas perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jerawat.&lt;br /&gt;Buah ketimun dicuci lalu diiris-iris. lrisan ketimun ditempelkan dan digosok-gosok pada kulit yang berjerawat. Lakukan setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Untuk obat haid yang tidak teratur.&lt;br /&gt;Giling halus 10 lembar daun cocor bebek, 5 jari labu air, 5 buah majakan, 1 buah mentimun, 10 lembar daun dadap srep, 10 lembar daun sambaing colok, tambahkan air garam secukupnya. Kemudian diusapkan ke perut, lalu balut dan lakukan dua kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentimun untuk Kecantikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam disiapkan oleh Sang Pencipta demi kecantikan serta kehalusan kulit muka dan leher. Bahan alami seperti mentimun, susu sapi, jeruk nipis, minyak bulus, bawang putih, bawang merah, asam dan lengkuas sangat bermanfaat untuk menghaluskan muka dan leher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madu bermanfaat untuk mengencangkan kulit muka jika Anda rajin memanfaatkannya untuk masage. Sesudahnya cuci muka dengan air hangat dan oleskan air jeruk nipis atau tomat. Cara yang sama tetapi mengganti madu dengan minyak bulus cara lain untuk merawat kulit wajah. Jika minyak bulus yang dipakai,sesudahnya usapi kulit muka dengan minyak kenanga atau minyak tanjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rutin mencuci muka dengan air teh kadaluwarsa menghasilkan muka yang bersih halus berseri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan memasker muka dengan mentimun, menghasilkan kulit halus mulus. Cara lain, oleskan remasan bunga mawar pada kulit wajah. Biasakan ini pada pagi hari ketika bunga masih mengandung embun. Ternyata putih telur pun merupakan bahan masker yang baik. Oleskan putih telur pada kulit wajah, diamkan 10 menit baru bersihkan dengan air hangat. Cukup lakukan sebulan sekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-3277545661342479143?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='MENTIMUN'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/3277545661342479143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/mentimun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3277545661342479143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3277545661342479143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/mentimun.html' title='MENTIMUN'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIgLFBd20I/AAAAAAAAAHk/t9Cme9UGNL4/s72-c/570322_timun.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-7163004019451452521</id><published>2009-05-31T13:00:00.004+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.009+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>KASIAT BUAH MARKISA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIeUJpihPI/AAAAAAAAAHU/UmnGS0WKeRo/s1600-h/bunga+markisa.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 295px; height: 210px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIeUJpihPI/AAAAAAAAAHU/UmnGS0WKeRo/s320/bunga+markisa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341865439551194354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budidaya markisa dapat dikembangkan dalam pola kemitraan terpadu antara petani baik yang tergabung dalam kelompok tani atau koperasi dengan perusahaan pengolahan buah markisa sebagai perusahaan inti. Peluang pasar buah markisa dan hasil olahannya sangat besar baik didalam negeri maupun luar negeri. Permintaan semakin meningkat sedangkan produksi tidak dapat mengimbanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia terdapat 4 (empat) jenis Markisa yang dibudidayakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Markisa Ungu (Passiflora edulis var. edulis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Markisa Konyal (Passiflora lingularis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Markisa Kuning (Passiflora edulis var. flavicarpa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Markisa Erbis ( Passiflora quadrangularis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIeHMSgy1I/AAAAAAAAAHM/gBG1tJKhZUE/s1600-h/markisa+1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIeHMSgy1I/AAAAAAAAAHM/gBG1tJKhZUE/s320/markisa+1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341865216921619282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tanaman Markisa bukanlah tanaman asli Indonesia, tetapi merupakan tanaman yang berasal dari Luar Negeri Amerika Selatan yaitu Negara Brasil, yang menyebar sampai ke Indonesia. Di negara asalnya Markisa tumbuh liar dihutan-hutan basah yang mempunyai ratusan Species Passiflora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markisa ungu ini banyak dikembangkan di Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 800 – 1.500 m diatas permukaan laut. Tanaman markisa diperbanyak dengan stek dan teknik sambungan. Sistem rambatan yang dianjurkan adalah dengan tanaman hidup termasuk pucuk bambu tanpa menggunakan kawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah markisa dapat dimakan dalam keadaan segar, tetapi kebanyakan daging buahnya diekstrak dan diawetkan melalui cara pemanasan atau pendinginan. Sari buah markisa memiliki aroma yang khas dan keras, rasanya asam, dapat dijadikan konsentrat alami. Jika ditambah pemanis (gula) dan diencerkan maka rasanya akan sangat enak dan cocok untuk dicampur dengan sari buah lainnya. Produk olahan yang khas adalah es krim, serbat, nentar, sari buah, konsentrat, squash, selai, dan jeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Passiflorance yang banyak terkandung dalam buah markisa berkhasiat untuk menentramkan urat syaraf, Buah markisa juga sebagai sumber beberapa vitamin khususnya vitamin C dan vitamin A. Di samping itu manfaat buah markisa bagi kesehatan antara lain untuk menyembuhkan badan lemah setelah sakit, kehilangan napsu makan, anemia disertai bibir pucat, terasa dingin pada anggota badan dan pusing, kurang susu setelah melahirkan, serta memulihkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kondisi tubuh setelah pengobatan khususnya yang disebabkan oleh parasit pada anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman markisa telah dikembangkan di beberapa propinsi terutama di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung dan Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;Khasiat Buah Markisa antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Menangkal kanker&lt;br /&gt;   2. Mengatasi insomnia&lt;br /&gt;   3. Mengatasi batuk&lt;br /&gt;   4. Anti alergi&lt;br /&gt;   5. Menenangkan anak hiperaktif&lt;br /&gt;   6. Melancarkan ASI&lt;br /&gt;   7. Menjaga kecantikan wajah&lt;br /&gt;   8. Menurunkan kolesterol&lt;br /&gt;   9. Memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan&lt;br /&gt;  10. Melancarkan peredaran darah&lt;br /&gt;  11. Anti peradangan&lt;br /&gt;  12. Penurun panas (anti piretik)&lt;br /&gt;  13. Mencegah hipertensi&lt;br /&gt;  14. Penghilang nyeri (analgesik)&lt;br /&gt;  15. Antiseptik&lt;br /&gt;  16. Penghilang kerut pada wajah&lt;br /&gt;  17. Menjaga kebugaran tubuh&lt;br /&gt;  18. Antibodi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-7163004019451452521?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='KASIAT BUAH MARKISA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/7163004019451452521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kasiat-buah-markisa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7163004019451452521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7163004019451452521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kasiat-buah-markisa.html' title='KASIAT BUAH MARKISA'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIeUJpihPI/AAAAAAAAAHU/UmnGS0WKeRo/s72-c/bunga+markisa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-246640634662820283</id><published>2009-05-31T12:19:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.009+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>KASIAT BUAH NANAS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIcIHlC8vI/AAAAAAAAAHE/7JGjP3qNSPw/s1600-h/5buah-nanas.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 306px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIcIHlC8vI/AAAAAAAAAHE/7JGjP3qNSPw/s320/5buah-nanas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341863033813791474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanas adalah buah tropis dengan daging buah berwarna kuning memiliki kandungan air 90% dan kaya akan Kalium, Kalsium, Iodium, Sulfur, dan Khlor. Selain itu juga kaya Asam, Biotin, Vitamin B12, Vitamin E serta Enzim Bromelin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki hasil agroindustri nanas yang cukup populer adalah Sumatera Selatan. Nanas merupakan komoditas unggulan di Sumatera Selatan. Nanas dihasilkan dari sekitar Palembang, yang paling terkenal adalah nanas Prabumulih yang terkenal dengan rasa manisnya, konon nanas termanis di Indonesia berasal dari daerah ini. Pada tahun 2006 produksi panen nanas di Sumatera Selatan mencapai 141.542 ton/tahun, peringkat ke tiga setelah Jawa Barat dan Lampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah ini banyak mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain.&lt;br /&gt;Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa khasiat buah nanas yang telah masak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * bersifat dingin,&lt;br /&gt;    * dapat mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan,&lt;br /&gt;    * membantu pencernaan makanan di lambung,&lt;br /&gt;    * antiradang,&lt;br /&gt;    * peluruh kencing (diuretik),&lt;br /&gt;    * membersihkan jaringan kulit yang mati,&lt;br /&gt;    * mengganggu pertumbuhan sel kanker,&lt;br /&gt;    * menghambat penggumpalan trombosit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan buah nanas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Air perasan (Jus) Nanas: Cacingan, radang tenggorokan, Beri-beri, menurunkan berat badan, masalah pencernaan&lt;br /&gt;   2. Daun Nanas (cuci bersih, ditumbuk halus, balurkan pada yang sakit): Untuk luka bakar, gatal dan bisul&lt;br /&gt;   3. Ketombe: Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.&lt;br /&gt;   4. Peradangan kulit: sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Kupas kulitnya, lalu parut. Hasil parutannya dipakai untuk menggosok kulit yang bersisik dan mengelupas. Lakukan sekali sehari, malam sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari.&lt;br /&gt;   5. Sembelit: minum air perasan dari 3 buah nanas, namun pilihlah buah yang belum matang benar dan agak sedikit asam.&lt;br /&gt;   6. Menurunkan berat badan&lt;br /&gt;Sediakan 1 buah nanas yang tidak terlalu matang, kupas lalu cuci sampai bersih. Potong seperlunya, lalu jus atau parut, kemudian peras airnya. Agar air sari nanas diperoleh secara maksimal, peras dengan menggunakan potongan kain bersih. Minum air nanas sekaligus. Lakukan 2 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   7. Radang tenggorokan&lt;br /&gt;Sediakan 2 buah nanas masak. Kupas kulitnya, cuci sampai bersih, potong seperlunya, kemudian parut atau dibuat jus. Peras airnya. Minum 3 kali sehari, masing-masing 1/3 bagian.&lt;br /&gt;Kembung atau rasa penuh di perut karena pencernaan terganggu&lt;br /&gt;Minum jus nanas sekitar 30 menit sebelum makan. Lakukan 3 kali sehari sekitar masing-masing sebanyak 1/2 gelas (150 cc).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   8. Cacingan&lt;br /&gt;Pilih 1 buah nanas muda. Kupas lalu cuci sampai bersih, kemudian bilas dengan air masak lalu parut. Peras dan saring air parutan. Minumkan sedikit demi sedikit pada anak yang menderita cacingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   9. Ketombe&lt;br /&gt;Sediakan 1/2 buah nanas yang sudah masak. Kupas kulitnya, parut, peras lalu saring airnya. Tambahkan perasan 1 jeruk nipis ke dalam air nenas. Aduk rata. Kemudia gosokan pada kulit kepala yang berketombe. Lakukan sebelum tidur dan keramaslah keesokan harinya. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   10. Radang kulit (Dermatitis)&lt;br /&gt;Sediakan 1/2 buah nanas yang sudah masak. Kupas, cuci bersih, lalu parut. Gosokkan pada bagian kulit yang sakit. Lakukan pada malam hari menjelang tidur. Biarkan semalaman dan cucilah pada esok hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   11. Luka bakar, gatal, bisul&lt;br /&gt;Ambil beberapa helai daun nanas, cuci sampai bersih lalu tumbuk hingga halus. Balurkan pada bagian kulit yang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   12. Keseleo atau Memar&lt;br /&gt;Sediakan 1 buah nanas matang, kupas, cuci bersih, potong-potong seperlunya. Jus potongan nanas tadi, dan minum airnya sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek Samping:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Nanas muda berpotensi sebagai abortivum atau sejenis obat yang dapat menggugurkan kandungan. Karena itu, nanas dapat digunakan untuk melancarkan terlambat haid. Karena itu, perempuan hamil dilarang mengkonsumsi nanas muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * memicu rematik. Di dalam saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Ini bisa memicu kekambuhan rematik gout. Penderita rematik dan radang sendi dianjurkan untuk membatasi konsumsi nanas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * meningkatkan gula darah. Buah nanas masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Jadi, bagi penderita diabetes, sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * menimbulkan rasa gatal. Terkadang sehabis makan nanas segar, mulut dan lidah terasa gatal. Untuk menghindarinya, sebelum dimakan, rendamlah potongan buah nanas dengan air garam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-246640634662820283?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='KASIAT BUAH NANAS'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/246640634662820283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kasiat-buah-nanas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/246640634662820283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/246640634662820283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kasiat-buah-nanas.html' title='KASIAT BUAH NANAS'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiIcIHlC8vI/AAAAAAAAAHE/7JGjP3qNSPw/s72-c/5buah-nanas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-7127958106401340604</id><published>2009-05-30T17:10:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.009+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>BUNGA MAWAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEGtNse3VI/AAAAAAAAAG0/CqnjNiURJUQ/s1600-h/800px-Rosa_chinensis.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEGtNse3VI/AAAAAAAAAG0/CqnjNiURJUQ/s320/800px-Rosa_chinensis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341558006878231890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bunga mawar wanginya harum karena adanya minyak atsiri di dalamnya. Minyak atsiri ini mengandung zat sitrat, sitronelol, geraniol, linalol, nerol, eugenol, feniletilalkohol, farnesol, dan nonilal-dehida. Berkhasiat untuk mengobati gigitan serangga berbisa, gabag (morbili), dan jerawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramuan untuk gigitan serangga berbisa, siapkan 1 kuntum bunga mawar, 10 kuntum bunga melati, 2 kuntum bunga kenanga, dan 1 sendok teh minyak kelapa. Bunga dicuci bersih, lalu digiling sampai halus. Remaslah campuran ketiga bunga tersebut dengan minyak kelapa. Ramuan dioleskan pada luka bekas gigitan atau sengatan serangga, lalu dibalut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramuan untuk gabag, cuci 15 kuntum bunga mawar, kemudian rebus dengan tiga gelas air hingga tersisa 3/4 gelas. Setelah itu disaring. Air mawar ini diminum tiga kali sehari. Ramuan untuk jerawat, rebus bunga mawar secukupnya dengan sedikit air. Setelah itu, air mawar yang telah disaring sebanyak dua sendok dicampur dengan satu sendok teh serbuk belerang. Oleskan pada malam hari sebelum tidur pada kulit yang terkena jerawat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-7127958106401340604?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='BUNGA MAWAR'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/7127958106401340604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bunga-mawar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7127958106401340604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7127958106401340604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bunga-mawar.html' title='BUNGA MAWAR'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEGtNse3VI/AAAAAAAAAG0/CqnjNiURJUQ/s72-c/800px-Rosa_chinensis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-6695312938557505979</id><published>2009-05-30T17:06:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>BUNGA M,ELATI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEF7A0SgNI/AAAAAAAAAGs/uyrpd77aN4Y/s1600-h/jasmine.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 242px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEF7A0SgNI/AAAAAAAAAGs/uyrpd77aN4Y/s320/jasmine.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341557144427856082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bunga melati yang harumnya khas, memang sangat disukai banyak orang, khususnya wanita. Namun selain wangi bunganya yang menggoda, melati juga memiliki khasiat untuk membantu menyembuhkan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan yang memiliki nama latin Jasminum Sambac atau juga seringkali disebutl Jasmine ini dapat berkhasiat membantu menyembuhkan sesak nafas, sakit kepala, sakit mata, demam, bengkak karena sengatan lebah dan bahkan dapat juga membantu mengontrol ASI yang sering kali keluar secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara penggunaannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesak napas&lt;br /&gt;Bahan: 20 lembar daun melati dan garam secukupnya&lt;br /&gt;Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring.&lt;br /&gt;Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bengkak akibat serangan daun lebah&lt;br /&gt;Bahan: 1 genggam bunga melati&lt;br /&gt;Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas sampai halus&lt;br /&gt;Cara menggunakan: ditempel pada bagian yang disengat lebah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghentikan ASI yang keluar berlebihan&lt;br /&gt;Bahan: 1 genggam daun melati&lt;br /&gt;Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus&lt;br /&gt;Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit mata (mata merah atau belek)&lt;br /&gt;Bahan: 1 genggam daun melati&lt;br /&gt;Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus&lt;br /&gt;Cara menggunakan: ditempel pada dahi, apabila sudah kering diganti baru, ulangi sampai sembuh.&lt;br /&gt;Demam dan sakit kepala&lt;br /&gt;Bahan: 1 genggam daun melati, 10 bunga melati&lt;br /&gt;Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas dengan tangan, kemudian direndam dengan air dalam rantang.&lt;br /&gt;Cara menggunakan: air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi&lt;br /&gt;Sesak napas&lt;br /&gt;Bahan: 20 lembar daun melati dan garam secukupnya&lt;br /&gt;Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring.&lt;br /&gt;Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-6695312938557505979?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='BUNGA M,ELATI'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/6695312938557505979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bunga-melati.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6695312938557505979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6695312938557505979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bunga-melati.html' title='BUNGA M,ELATI'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEF7A0SgNI/AAAAAAAAAGs/uyrpd77aN4Y/s72-c/jasmine.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8864199494440520774</id><published>2009-05-30T17:02:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>BUNGA LAVENDER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEErepIgbI/AAAAAAAAAGk/3ymAsA1lq1o/s1600-h/lavender_large2.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 127px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEErepIgbI/AAAAAAAAAGk/3ymAsA1lq1o/s200/lavender_large2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341555778044592562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Indonesia memiliki kekayaan tanaman yang sangat beragam, beberapa dari tanaman yang ada memiliki berbagai kegunaan, salah satunya yaitu bunga lavender.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lavender atau lavendel atau Lavandula adalah sebuah genus tumbuhan berbunga dalam suku Lamiaceae yang memiliki 25-30 spesies. Asal tumbuhan ini adalah dari wilayah selatan Laut Tengah sampai Afrika tropis dan ke timur sampai India. Genus ini termasuk tumbuhan menahun, tumbuhan dari jenis rumput-rumputan, semak pendek, dan semak kecil. Tanaman ini juga menyebar di Kepulauan Kanari, Afrika Utara dan Timur, Eropa selatan dan Mediterania, Arabia, dan India. Karena telah ditanam dan dikembangkan di taman-taman di seluruh dunia, tumbuhan ini sering ditemukan tumbuh liar di daerah di luar daerah asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga lavender ini memiliki manfaat untuk menangkal nyamuk. Jadi sangat bermanfaat jika setiap rumah menanam ini, tentunya bisa mengusir nyamuk. Karena khasiat inilah bunga lavender sering digunakan sebagai salah satu bahan lotion antinyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aroma bunga lavender juga mampu meningkatkan aktivitas gelombang alpha di otak dan membuat tubuh lebih rileks dan juga membantu untuk mengangkat sel-sel kulit mati, menjaga kelembaban, meremajakan lapisan kulit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8864199494440520774?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='BUNGA LAVENDER'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8864199494440520774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bunga-lavender.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8864199494440520774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8864199494440520774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bunga-lavender.html' title='BUNGA LAVENDER'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEErepIgbI/AAAAAAAAAGk/3ymAsA1lq1o/s72-c/lavender_large2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-7546348320960147580</id><published>2009-05-30T16:58:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>MAHKOTA DEWA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEDbrqaLQI/AAAAAAAAAGc/t-t5Fx3WEKA/s1600-h/mahkota-dewa.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEDbrqaLQI/AAAAAAAAAGc/t-t5Fx3WEKA/s400/mahkota-dewa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341554407150071042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, tanaman mahkota dewa masih belum banyak dikenal sebagai tumbuhan obat-obatan. Sebagian orang malah kerap mengidentikkan tanaman ini dengan daun dewa dan sambung nyawa. Padahal, tanaman ini mengandung kahsiat yang melimpah untuk mengobati berbagai penyakit mematikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (scheff) boerl, sinonimnya adalah Phaleria macrocarpa warb. Var. wichanii (val) back) ini berasal dari Irian. Tumbuhan berfamili Thymelaeceae ini, dikenal bangsa asing dengan nama The crown of God. Pohonnya diyakini mengeluarkan aura untuk meningkatkan derajat. Makanya, tak heran bila pohon ini dinamai pohon derajat yang tak jarang menjadi tanaman di depan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketinggian pohon ini maksimal mencapai lima meter. Buahnya berwarna merah menyala dan berkulit licin sebesar apel malang kecil. Bunganya harum berwarna putih berbentuk terompet majemuk sebesar bunga cengkih di ketiak daun dan batangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangbiakan tanaman ini melalui bijinya. Seangkan pemeliharaannya tak rumit, hanya membutuhkan tanah gembur dan air. Pupuk yang digunakan hanya pupuk dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman ini sudah dikenal khasiatnya di kalangan Keraton Mangkunegara, Surakarta dan Yogyakarta. Khasiatnya adalah mengobati luka dalam sekaligus obat luar seperti diabetes, lever dan pilek. Dari penelitian ilmiah, buah dan daunnya bisa mengatasi alergi seperti biduren, gatal-gatal, bersin-bersin dan sesak napas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku Inventaris tanaman obat Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Depkes disebut bahwa tanaman ini berkhasiat obat anti tumor, obat disentri dan obat sakit kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkota dewa termasuk tanaman obat yang keras dan beracun. Menurut Ning Harmanto, yang aktif mengelola pembuatan obat-obatan tradisional, sebelum diramu, daun atau buahnya lebih baik dikeringkan. Bla dimakan segar, getahnya panas dan melepuhkan kulit dalam mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk minuman instan, dianjurkan untuk mencoba satu sendok teh dulu, diseduh dengan air panas. Sehari cukup satu kali dan minum menjelang tidur malam. Bila belum merasakan perubahan, barulah dosis ditambah menjadi satu sendok makan untuk segelas air. Untuk sakit yang agak parah bisa minum sehari dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengkonsumsi teh racikan dicoba dulu mulai dari tiga sampai lima irisan kecil saja, diseduh dengan air mendidih satu gelas atau direbus dengan tiga gelas air hingga menjadi hanya 0,5 gelas. Kemudian minum sedikit demi sedikit menjelang tidur malam selama tiga hari. Selanjutnya apabila penyakitnya cukup serius, dosis ditambah sedikit demi sedikit dari satu sendok teh hingga satu sendok makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi komplikasi beberapa penyakit, dianjurkan dalam bentuk ramuan dengan obat lain. Misalnya, racikan dan kapsul daun dewa untuk pembengkakan, pendarahan dan bersihkan racun. Kapsul sambiloto untuk anti biotik berbagai sakit infeksi, diabetes, alergi, dan flu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Racikan dan kapsul temulawak untuk lever, mag, dan lancarkan peredaan darah. Racikan dan kapsul Curcuma zedoaria untuk kanker, keputihan, mag, dan pencernaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-7546348320960147580?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='MAHKOTA DEWA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/7546348320960147580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/mahkota-dewa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7546348320960147580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7546348320960147580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/mahkota-dewa.html' title='MAHKOTA DEWA'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEDbrqaLQI/AAAAAAAAAGc/t-t5Fx3WEKA/s72-c/mahkota-dewa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2843272253828697788</id><published>2009-05-30T16:52:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>KEJI BELING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiECtCyYfKI/AAAAAAAAAGU/bgO5Fk7XYoQ/s1600-h/kejibeling.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 283px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiECtCyYfKI/AAAAAAAAAGU/bgO5Fk7XYoQ/s400/kejibeling.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341553605903678626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   Keji Beling&lt;br /&gt;    (Stachytarpheta mutabilis, Vahl.) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sinonim :&lt;br /&gt;    Strobilantes crispus, Bl. Sericocalyx crispus, (Linn.), Bremek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Familia :&lt;br /&gt;    Acanthaceae&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uraian :&lt;br /&gt;Keji Beling (Stachytarpheta mutabilis) adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu menyerupai rumput berbatang tegak. Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan yang tumbuh sebagai semak. Batang pohonnya berdiameter antara 0,2 - 0,7 cm. Kulit luar berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau dan apabila menjadi tua berubah menjadi coklat. Daun ngokilo berbentuk bulat telur, pada tepinya bergerigi dengan jarak agak jarang, berbulu halus hampir tak kelihatan. Panjang helaian daun (tanpa tangkai) berkisar antara 5 - 8 cm (ukuran normal) dan lebar daun kira-kira 2 - 5 cm. Tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di tempat terbuka. 1. Syarat Tumbuh a. Iklim · Ketinggian tempat : 1 m - 1.000 m di atas permukaan laut · Curah hujan tahunan : 2.500 mm - 4.000 mm/tahun · Bulan basah (di atas 100 mm/bulan) : 8 bulan - 9 bulan · Bulan kering (di bawah 60 mm/bulan): 3 bulan - 4 bulan · Suhu udara : 200 C - 250 C · Kelembapan : sedang · Penyinaran : sedang b. Tanah · Tekstur : pasir sampai liat · Drainase : sedang - baik · Kedalaman air tanah : 25 cm dari permukaan tanah · Kedalaman perakaran : 5 cm dari permukaan tanah · Kemasaman (pH) : 5,5 - 7 · Kesuburan : sedang 2. Pedoman Bertanam a. Pegolahan Tanah · Buatkan lubang tanam berukuran 25 cm x 25 cm x 25 cm b. Persiapan bibit · Perbanyakan tanaman kejibeling dilakukan dengan stek. c. Penanaman · Stek ditanam pada lubang tanah yang telah disiapkan dengan jarak tanam 1 m x 1 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkhasiat untuk :&lt;br /&gt;1. Tumor&lt;br /&gt;    Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.&lt;br /&gt;    Cara pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan &lt;br /&gt;    secara teratur.&lt;br /&gt;    Pantangan: Ikan Asin, cabai, tauge, sawi putih, kangkung, nanas, &lt;br /&gt;    durian, lengkong, nangka, es, alkohol dan tape, limun dan vitzin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Diabetes Mellitus&lt;br /&gt;    Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.&lt;br /&gt;    Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan &lt;br /&gt;    secara teratur.&lt;br /&gt;    Pantangan: makanan yang manis-manis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2843272253828697788?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='KEJI BELING'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2843272253828697788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/keji-beling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2843272253828697788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2843272253828697788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/keji-beling.html' title='KEJI BELING'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiECtCyYfKI/AAAAAAAAAGU/bgO5Fk7XYoQ/s72-c/kejibeling.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-6426029675518418680</id><published>2009-05-30T16:49:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>BELIMBING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEBu5NUffI/AAAAAAAAAGM/XezU4qF27ns/s1600-h/2663611291_94c35857e3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 307px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEBu5NUffI/AAAAAAAAAGM/XezU4qF27ns/s320/2663611291_94c35857e3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341552538180419058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buah yang satu ini memang tidak sepopuler buah pencuci mulut lainnya. Padahal bila matang, buah ini memiliki rasa manis yang menyegarkan. Belimbing buah asli India dengan bentuk unik itu ada dua jenis, belimbing manis (Averrhoa Carambola) dan belimbing sayur atau belimbing wuluh (Averrhoa bilim) yang rasanya asam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah belimbing mempunyai kandungan gizi cukup tinggi yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam 100 gram buah belimbing yang matang mengandung energi (35 kal), protein (50 gram), lemak (0,7 gram), karbohidrat (7,70 gram), kalsium (8 mg), serat (0,90 gram), vitamin A (18 RE), vitamin C (33Mg) dan niacin (0,40 gram).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kesehatan berbagai manfaat dapat diambil dari belimbing manis. Sebagai sumber vitamin, khususnya vitamin A dan C, belimbing adalah antioksidan ampuh dalam memerangi radikal bebas. Buah ini juga mampu membantu mencegah penyebaran sel-sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah sariawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belimbing mengandung pektin yang mampu mengikat kolesterol dan asam empedu terdapat dalam usus dan membantu pengeluarannya. Selain itu, buah ini juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan serat yang tinggi, membuat belimbing bermanfaat untuk melancarkan proses pencernaan. Kadar kalium yang tinggi, serta natrium yang rendah, juga cocok sebagai obat hipertensi. Untuk penggemar buah yang memiliki kelebihan berat badan, belimbing baik untuk pilihan karena mengandung kaloi rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain manfaat yang dapat diambil dari buah, bunga dan akar pohon belimbing pun memiliki khasiat. Bunga belimbing ternyata memiliki sifat khas manis dan menetralkan plus kandungan kimia berupa glukosida, vitamin B, dan vitamin C. Bunga belimbing manis memiliki khasiat sebagi antipiretik dan ekspektoran, sehingga dapat dimanfaatkan mengatasi batuk pada anak-anak. Akar pohon belimbing juga dapat dimanfaatkan untuk sakit kepala dan nyeri persendian (rematik). Kini, bila ada buah belimbing di pasar, jangan ragu untuk membeli.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-6426029675518418680?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='BELIMBING'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/6426029675518418680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/belimbing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6426029675518418680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/6426029675518418680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/belimbing.html' title='BELIMBING'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEBu5NUffI/AAAAAAAAAGM/XezU4qF27ns/s72-c/2663611291_94c35857e3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5562662675475325667</id><published>2009-05-30T16:36:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>DAUN PANDAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEA6BRynKI/AAAAAAAAAGE/faUs4xvUMls/s1600-h/daun-pandan-malaysia.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEA6BRynKI/AAAAAAAAAGE/faUs4xvUMls/s320/daun-pandan-malaysia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341551629813587106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pandan merupakan segolongan tumbuhan monokotil dari genus Pandanus. Sebagian besar anggotanya merupakan tumbuh di pantai-pantai daerah tropika. Anggota tumbuhan ini dicirikan dengan daun yang memanjang (seperti daun palem atau rumput), seringkali tepinya bergerigi. Akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan ini. Buah pandan tersusun dalam karangan berbentuk membulat, seperti buah durian. Ukuran tumbuhan ini bervariasi, mulai dari 50cm hingga 5 meter, bahkan di Papua banyak pandan hingga ketinggian 15 meter. Daunnya selalu hijau (hijau abadi, evergreen), sehingga beberapa di antaranya dijadikan tanaman hias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai jenis pandan menyebar dari Afrika Timur, Asia Tenggara, Australia hingga kepulauan Pasifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling sedikit ada 600 jenis pandan di seluruh dunia, di antaranya adalah&lt;br /&gt;Buah merah (Pandanus conoideus) dari Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius)&lt;br /&gt;    * Pandan laut (Pandanus tectorius)&lt;br /&gt;    * Pandan duri&lt;br /&gt;    * Buah merah Papua (Pandanus conoideus)&lt;br /&gt;    * Pandan Melintir (Pandanus utilis)&lt;br /&gt;    * Pandan putih (Pandanus baphtisii)&lt;br /&gt;    * Pandan afrika (Pandanus pygmeus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandan bali, yang sering dijadikan tanaman hias, bukanlah anggota Pandanus melainkan Cordyline.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ekspedisi tumbuhan bahan pangan alami yang dilakukan LIPI dan Yayasan Kehati bulan September dan Oktober 2006 di Serui, Papua, ditemukan 14 jenis pandan baru yang belum teridentifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandan wangi seringkali digunakan sebagai pewangi makanan karena aromanya yang begitu khas. Selain sebagai pengharum kue, daun pandan juga dipakai sebagai sumber warna hijau bagi makanan (selain daun suji), dan juga sebagai pemanis rangkaian bunga untuk pesta perkawinan serta untuk mengharumkan ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu,  pandan wangi juga memiliki manfaat untuk kecantikan. Tanaman yang tumbuh subur di daerah tropis ini dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan ketombe dan menghitamkan rambut.&lt;br /&gt;Menghitamkan rambut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sediakan daun pandan wangi sebanyak 7 lembar, cuci lalu potong-potong.&lt;br /&gt;    * Rebus potongan daun dengan 1 liter air sampai warnanya menjadi hijau.&lt;br /&gt;    * Embunkan air rebusan tadi semalaman.&lt;br /&gt;    * Pagi harinya, campurkan rebusan daun pandan tadi dengan air perasan 3 buah mengkudu masak.&lt;br /&gt;    * Gunakan air campuran tadi untuk mencuci rambut.&lt;br /&gt;    * Lakukan 3 kali seminggu, sampai terlihat hasilnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghilangkan Ketombe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Sediakan daun pandan wangi segar sebanyak 7 lembar, cuci bersih lalu digiling halus.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Tambahkan 1/2 cangkir air bersih sambil diremas merata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Peras dan saring.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Oleskan air perasan daun pandan ini ke seluruh kulit kepala yang berketombe.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Biarkan mengering, ulangi mengoleskannya sekali lagi jika perlu.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Kira-kira 1/2 - 1 jam kemudian, bilas rambut dengan air bersih.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Lakukan setiap hari sampai kulit kepala bebas dari ketombe.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5562662675475325667?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='DAUN PANDAN'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5562662675475325667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/daun-pandan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5562662675475325667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5562662675475325667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/daun-pandan.html' title='DAUN PANDAN'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiEA6BRynKI/AAAAAAAAAGE/faUs4xvUMls/s72-c/daun-pandan-malaysia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2179562785543986277</id><published>2009-05-29T21:05:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>RIMPANG TEKI (Cyperus rotundus L.)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiELYuAO-7I/AAAAAAAAAG8/87YNsBhViPg/s1600-h/rumputteki.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 311px; height: 226px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiELYuAO-7I/AAAAAAAAAG8/87YNsBhViPg/s400/rumputteki.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341563152331897778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Haid kadang membuat frustrasi. Datang sebulan cuma sekali, tetapi nyerinya minta ampun. Jangan biarkan masalah ini. Di sekitar kita banyak tanaman yang bisa membantu mengatasi, salah satunya rumput teki alias manggata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haid atau menstruasi adalah akibat siklus hormonal di dalam tubuh wanita. Darah haid keluar bersama endometrium (lapisan rahim) yang luruh akibat turunnya kadar hormon estrogen dan progesteron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan normal, haid datang setiap bulan. Namun, jika siklus hormonal mengalami gangguan, datangnya bisa telat sampai berbulan-bulan atau sebaliknya lebih dari sekali sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang menstruasi, banyak wanita mengalami perubahan emosi, seperti gampang sedih dan mudah marah. Tak sedikit yang mengalami nyeri, sampai harus cuti kerja. Kadang darah tak mau berhenti, hingga harus gonta-ganti pembalut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa fungsi rimpang teki adalah :&lt;br /&gt;1. Pemakaian luar&lt;br /&gt;a. Kulit biru akibat terbentur&lt;br /&gt;Caranya: Rumput teki segar yang telah dicuci bersih digiling halus, selanjutnya ditempelkan pada bagian yang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Radang kuku&lt;br /&gt;Caranya: Umbi rumput teki dan biji kenari ditumbuk hingga halus, bungkus dengan daun. Panaskan, lalu tempelkan di kuku yang sakit, langsung dibalut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pemakaian dalam&lt;br /&gt;a. Nyeri lambung&lt;br /&gt;Bahan: 30 gram umbi teki, 15 gram lengkuas&lt;br /&gt;Pemakaian: Bahan dikeringkan lalu digiling hingga menjadi bubuk. Ambil 3 gram, seduh dengan air panas secukupnya lalu diminum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Busung atau bengkak karena cairan&lt;br /&gt;Bahan: 10 gram rumput teki&lt;br /&gt;Pemakaian: Bahan dicuci bersih dan digiling halus. Seduh dengan 150 cc air panas, saring, tambahkan madu, lalu minum airnya. Lakukan 2 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Haid tidak teratur atau sakit saat haid&lt;br /&gt;Bahan: 6-9 gram umbi rumput teki kering&lt;br /&gt;Pemakaian: Rebus bahan dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Saring, airnya diminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Keputihan dan haid tidak lancar&lt;br /&gt;Bahan: 10 gram umbi rumput teki kering, 15 gram kulit delima kering&lt;br /&gt;Pemakaian: Semua bahan direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc. Saring, airnya diminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Memperlancar buang air kecil&lt;br /&gt;Bahan: 10 gram umbii rumput teki kering, 60 gram akar alang-alang&lt;br /&gt;Pemakaian: Semua bahan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring, airnya diminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Kencing batu&lt;br /&gt;Bahan: 10 gram umbi rumput teki kering, 4 lembar daun alpukat, 30 gram keji beling, gula aren secukupnya.&lt;br /&gt;Pemakaian: Rebus Semua bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring, minum airnya 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Sakit gigi&lt;br /&gt;Bahan: 6 gram umbi rumput teki&lt;br /&gt;Pemakaian: Haluskan bahan, lalu seduh dengan 200 cc air panas, tambahkan madu. Minum airnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2179562785543986277?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2179562785543986277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/rimpang-teki-cyperus-rotundus-l.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2179562785543986277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2179562785543986277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/rimpang-teki-cyperus-rotundus-l.html' title='RIMPANG TEKI (Cyperus rotundus L.)'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiELYuAO-7I/AAAAAAAAAG8/87YNsBhViPg/s72-c/rumputteki.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-3151146147254130736</id><published>2009-05-29T21:00:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>DAUN KUMIS KUCING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_riVTpfjI/AAAAAAAAAF0/SycqfhSVPt4/s1600-h/kumis+kucing.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 217px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_riVTpfjI/AAAAAAAAAF0/SycqfhSVPt4/s320/kumis+kucing.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341246658152332850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KUMIS KUCING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama latin: Orthosiphon stamineus Benth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama daerah: Kumis ucing; Brengos kucing; Songot koceng; Remujung; Sesaseyan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi tanaman: Tumbuhan berbatang basah, tinggi sampai 1,5 m, daunnya berbentuk bulat telur, bunganya berwarna putih seperti kumis kucing, batangnya berbentuk empat persegi dan mudah di patahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habitat: Tumbuh liar diladang, di tepi sungai dan di tempat-tempat yang tanahnya agak lembab sampai ketinggian 700 m dpl, ada juga yang ditanam sebagai tanaman hias&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tumbuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia: Genkosid orthosifonin; Zat lemak; Minyak atsiri; Minyak lemak; Saponin; Sapofonin; Garam kalium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat: Anti inflamasi; Diuretik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama simplesia: Orthosiphonis Herba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep tradisional: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susah kencing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun kumis kucing segar 1/4 genggam; Air 1 gelas, Direbus hingga memperoleh cairan 1/2 gelas, Diminum setiap hari 2 kali dan tiap kali minum 1/2 gelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu ginjal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herba kumis kucing 6 g; Herba meniran 7 pohon; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100 ml&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kencing manis, Daun kumis kucing 20 helai; Daun sambiloto 20 helai; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari; 100 ml&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit pinggang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun kumis kucing segar 1 genggam; Kulit batang pepaya seluas 4 cm2; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-3151146147254130736?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/3151146147254130736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/daun-kumis-kucing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3151146147254130736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3151146147254130736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/daun-kumis-kucing.html' title='DAUN KUMIS KUCING'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_riVTpfjI/AAAAAAAAAF0/SycqfhSVPt4/s72-c/kumis+kucing.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2788903859822736869</id><published>2009-05-29T20:53:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>LEMPUYANG WANGI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_qWu1VtVI/AAAAAAAAAFs/GzOcj17hchA/s1600-h/lempuyang+wangi.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_qWu1VtVI/AAAAAAAAAFs/GzOcj17hchA/s320/lempuyang+wangi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341245359334470994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KLASIFIKASI :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lempuyang wangi disebut  Zingiber aromaticum Vahl.  termasuk ke dalam famili tumbuhan Zingiberaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama  lempuyang rum, lempujang room.            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIFAT KIMIAWI :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan ini kaya kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak terbang; minyak atsiri, resin, pati dan gula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EFEK FARMAKOLOGIS :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat ; Rasa pahit, wangi, mengaktifkan kelenjar-kelenjar, anti inflamasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan rhizoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kurang nafsu makan sesudah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lempuyang emprit, lempuyang wangi secukupnya, diparut, diperas, minum 3x1 sendok sebelum makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Batuk rejan. Lempuyang wangi, diiris tipis-tipis, sedu dengan air panas, minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sakit empedu. Lempuyang wangi, diiris tipis-tipis, sedu dengan air panas, minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Acuticteric hepatitis. Lempuyang wangi secukupnya direbus, minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Wasir. Tiga perempat jari lempuyang wangi diparut, tambah 2 sendok makan air, sedikit garam, peras,  minum sehari 2 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kurang darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rimpang secukupnya diparut, rebus sampai air tinggal separo, tambah gula jawa dan minum sehari 3 kali 1 sendok makan. Pengaruhnya terlihat sesudah 3 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kaki bengkak sesudah melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rimpang ditambah cabai ditumbuk halus, tambah air secukupnya, peras, minum airnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA BUDIDAYA : Perbanyakan tanaman menggunakan rimpang. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar berupa kompos atau pupuk organik. Tanaman ini menghendaki tempat yang cukup matahari atau sedikit terlindung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2788903859822736869?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2788903859822736869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/lempuyang-wangi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2788903859822736869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2788903859822736869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/lempuyang-wangi.html' title='LEMPUYANG WANGI'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_qWu1VtVI/AAAAAAAAAFs/GzOcj17hchA/s72-c/lempuyang+wangi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2413391662752281733</id><published>2009-05-29T20:49:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>LADA HITAM (piperis nigri fructus)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_o3meftkI/AAAAAAAAAFk/-v5AGvnxmTc/s1600-h/blackpepper.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_o3meftkI/AAAAAAAAAFk/-v5AGvnxmTc/s320/blackpepper.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341243725003601474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di antara keluarga rempah-rempah, lada hitam (Piper nigrum) atau black pepper adalah jenis rempah-rempah yang paling populer. Ditemukan pertama kali di Malabar, pantai barat India bagian Selatan sekitar 2000 tahun yang lalu. Kini lada banyak ditanam di wilayah Asia, terutama Malaysia dan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lada tergolong tumbuhan merambat. Daunnya berbentuk bulat telur, tunggal, bertangkai, letaknya berseling atau tersebar. Lada berbunga majemuk, berbentuk bulir, dan menggantung dengan panjang bulir 3,5 sampai 22 cm, terdapat pada ujung atau berhadapan dengan daun. Sedangkan bagian yang dipakai sebagai obat adalah buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia dalam lada hitam adalah saponin, flavonoida, minyak atsiri, kavisin, resin, zat putih telur, amilum, piperine, piperiline, piperoleine, poperanine, piperonal, dihdrokarveol, kanyo-fillene oksida, kariptone, tran piocarrol, dan minyak lada. Sifat kimiawi lada adalah pedas dan beraroma sangat khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lada hitam memiliki banyak khasiat. Di antaranya adalah untuk melancarkan menstruasi, meredakan serangan asma, meringankan gejala rematik, mengatasi perut kembung, serta menyembuhkan rasa sakit kepala.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2413391662752281733?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2413391662752281733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/lada-hitam-piperis-nigri-fructus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2413391662752281733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2413391662752281733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/lada-hitam-piperis-nigri-fructus.html' title='LADA HITAM (piperis nigri fructus)'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_o3meftkI/AAAAAAAAAFk/-v5AGvnxmTc/s72-c/blackpepper.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-2822917336978454170</id><published>2009-05-29T20:46:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.013+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>ADAS MANIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_nvVwX8VI/AAAAAAAAAFc/HUoijPd_bgA/s1600-h/ADAS+MANIS.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 93px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_nvVwX8VI/AAAAAAAAAFc/HUoijPd_bgA/s400/ADAS+MANIS.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341242483564605778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adas manis atau anis (Pimpinella anisum) merupakan sejenis tumbuhan berbunga dari famili Apiaceae yang berasal dari kawasan Laut Tengah bagian timur dan Asia barat daya. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan semusim berupa terna yang tingginya dapat mencapai satu meter. Daun pada bagian dasar tumbuhan ini berbentuk sederhana, panjangnya 2-5 cm, dan bercuping dangkal, sementara daun pada bagian batang yang lebih tinggi berbentuk menyirip seperti bulu dan terbagi-bagi menjadi banyak anak daun. Bunganya berwarna putih, berdiameter 3 mm, dan bergerombol banyak dalam payungan bunga. Buahnya merupakan skizokarp kering berbentuk lonjong dengan panjang 3-5 mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesies Pimpinella digunakan sebagai sumber makanan oleh larva sejumlah spesies Lepidoptera, termasuk ngengat Eupithecia centaureata dan Eupithecia absinthiata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEGUNAANNYA ANTARA LAIN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumbu dapur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Containing liquorice-like components[1], anise is sweet and very aromatic. It is used to make the following confectioneries: Aniseed balls (Britain), Aniseed wheels (New Zealand), pizzelles (Italy), pfeffernusse (Germany), and Knotts (Norway). Aniseed is also used to make the Mexican drink "atole de anís" or champurrado which is similar to hot chocolate, the Turkish drink Raki (alcoholic beverage),the Greek Ouzo, the Italian Sambuca, the spirit absinthe, the favourite for Arabic Arak, some Root beer such as Virgil's Root Beer in the United States, and as a digestive after meals in India. It also is used to make the dough, when preparing the famous Peruvian dessert " Picarones " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengobatan&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Adas manis, seperti fennel, mengandung anethole, dan dikenal sebagai zat phytoestrogen.[2]&lt;br /&gt;    * Adas manis merupakan antiparasit ringan dan daunnya bisa digunakan untuk merawat gangguan pencernaan, meredakan sakit gigi, dan minyak esensialnya bisa digunakan untuk merawat lice and scabies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lain-lain&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dalam aromaterapi, minyak esensial adas manis digunakan untuk merawat pilek dan flu.&lt;br /&gt;    * Menurut Pliny the Elder, adas manis digunakan untuk menyembuhkan sulit tidur, dikunyah bersama alexanders dan sedikit madu di pagi hari untuk menyegarkan nafas, dan kalau dicampur dengan anggur bisa menyembuhkan sengatan kalajengking (N.H. 20.72).&lt;br /&gt;    * Di daerah Mediterania, adas manis digunakan untuk membuat minuman beralkohol, misalnya Arak (Libanon), Ouzo (Yunani) and Raki di Turki.&lt;br /&gt;    * Di kulinari India, tak ada perbedaan istilah antara adas manis and fennel. Oleh karena itu, keduanya biasanya diberi nama yang sama (saunf). Ada yang menggunakan istilah patli saunf (saunf tipis) atau velayati saunf (saunf asing) untuk membedakan adas manis dengan fennel.&lt;br /&gt;    * Di Thailand, adas manis digunakan untuk memberi aroma pada teh.&lt;br /&gt;    * Di Pakistan, orang membuat secangkir teh panas dengan menuangi sesendok makan adas manis dengan air mendidih.&lt;br /&gt;    * Builders of steam locomotives in Britain incorporated capsules of aniseed oil into white metal bearings, so that the distinctive smell would give warning in case of overheating.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-2822917336978454170?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/2822917336978454170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/adas-manis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2822917336978454170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/2822917336978454170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/adas-manis.html' title='ADAS MANIS'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_nvVwX8VI/AAAAAAAAAFc/HUoijPd_bgA/s72-c/ADAS+MANIS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-4350252353535216432</id><published>2009-05-29T20:43:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.013+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>DAUN SEMBUNG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_m50sGU0I/AAAAAAAAAFU/BgHCmn62fYY/s1600-h/sembung.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 141px; height: 98px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_m50sGU0I/AAAAAAAAAFU/BgHCmn62fYY/s400/sembung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341241564155237186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pohon Sembung Legi (Blummea balsamifera) dahulu banyak tumbuh liar di tegalan. Tetapi sekarang sudah jarang didapati. Walaupun sekarang mulai banyak dicari orang untuk bahan ramuan obat tradisonal. Daun Sembung Legi dapat digunakan untuk obat luar, tetapi juga dapat direbus untuk diminum airnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk obat luar, seperti untuk penyakit reumatik, pegal linu, sakit kepala akibat peradangan rongga sinus, abses dan bisul. Jika direbus diminum airnya, untuk obat peradangan pada kandung kemih (Cystitis). Dahulu banyak dipergunakan untuk pengobatan malaria, kencing nanah, dan lemah jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku Obat-obatan dari hasil hutan III, disusun oleh R Supardi yang diterbitkan Dinas Balai Pustaka tahun 1957, disebutkan daun Sembung Legi direbus dan diminum airnya bisa bermanfaat untuk obat jantung yang detaknya lemah. Air rebusan daun Sembung Legi akan lebih mujarab jika ditambah dengan sedikit adas dan polosari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pengobatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembung legi biasanya digunakan untuk pengobatan abses dan bisul. Caranya rajanglah 3 atau 4 lembar Daun Sembung Legi segar, kemudian lekatkan langsung pada abses atau bisul sehari 2 kali pagi dan sore. untuk reumatik dan pegal linu, lumatkan daun Sembung Legi secukupnya ditambah sedikit kapr sirih, gosokkan pada bagian badan yang terasa sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pengobatan dengan direbus dan diminum airnya. Untuk sakit malaria, radang kandung kemih, atau kencing nanah, rebuslah 2 atau 3 lembar (yang lebarnya sedang-sedang saja) daun sembung segar dengan 2 gelas air sehingga tinggal 1 gelas. Diminum 3 kali dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon Sembung banyak jenisnya. Atau satu jenis tumbuhan yang diberi beberapa nama. Yang dapat dipergunakan untuk obat, diantaranya Sembung Legi (Blummea balsamifera), Sembung Jawa (Vernonia arborea Ham), Sembung Dedek (Vernonia arborea), Sembung Gantung (Blumea balsamifera DC), Sembung Hijau (Ehretia acuminata RBR), Sembung Langu (Anisomeles indica OK / Erigeren linifolius wild), Sembung Limpung (Gomphostemmax phlomeides Benth), Sembung Otot (Planyago majer Linn), Sembung Rambat (Mikania seandens Wild). Semua jenis sembung bis tumbuh liar di hutan maupun di tegalan. Bisa sendirian atau bergerombol. Daun sembung pada umumnya baunya langu, berbulu halus. Pohon Sembung legi mudah dibudidayakan. Bisa dengan buahnya, bisa distek dan bisa dari akarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-4350252353535216432?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/4350252353535216432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/daun-sembung_29.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4350252353535216432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4350252353535216432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/daun-sembung_29.html' title='DAUN SEMBUNG'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_m50sGU0I/AAAAAAAAAFU/BgHCmn62fYY/s72-c/sembung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-7784862910128949454</id><published>2009-05-29T20:38:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.014+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>AKAR ALANG-ALANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_mTSO-0KI/AAAAAAAAAFM/s42VeYpW8t0/s1600-h/gg.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 110px; height: 94px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_mTSO-0KI/AAAAAAAAAFM/s42VeYpW8t0/s400/gg.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341240902071275682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika melihat alang-alang, orang akan memandangnya sebagai tumbuhan liar biasa saja. Tumbuhan bernama latin Imperata cilindrika L malah sering dianggap sebagai gulma (tanaman penganggu). Anggapan ini sebenarnya kurang tepat, sebab ilalang hanya tumbuh di tempat yang tak ditumbuhi tanaman lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan yang berpotensi ditumbuhi ilalang hanyalah lahan terbuka dan tidak diolah. Hampir tak pernah dijumpai ilalang di atas lahan yang ditumbuhi vegetasi lain, yang menutup permukaan tanah dari sinar matahari hingga 70 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat yang risih dengan ilalang biasanya membakar tanaman dan rerimbunan lain, atau membabatnya habis. Tetapi jika akarnya masih tertancap kuat di dalam tanah, upaya ini sebenarnya sia-sia. Ia akan tumbuh lagi dan meninggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alang-alang, menurut Profesor Hembing, ahli pengobatan tradisional dan akupunktur, berkhasiat sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, pendarahan pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, alang-alang sudah sering diteliti secara ilmiah. Dr. Setiawan Dalimartha dalam bukunya, Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Hepatitis, menyebutkan bahwa di luar negeri alang-alang sudah dibuat obat paten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian tentang tanaman ini menyebutkan bahwa ada kandungan manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dengan kandungan-kandungan itu, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih), hemostatik (menghentikan pendarahan), dan menghilangkan haus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejuk&lt;br /&gt;Pengobatan Cina tradisional menyebutkan, alang-alang memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tanaman ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diuretik yang melancarkan air kencing, alangalang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang ginjal akut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat diuretik yang mengeluarkan cairan tubuh tak berguna ini juga berguna untuk mengontrol tekanan darah yang cenderung tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan pendarahan pada alang-alang dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi mimisan dan pendarahan di dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herba ini di dalam tubuh akan menyusup ke dalam organ paru-paru, lambung, dan usus kecil. Maka diingatkan oleh Dr. Setiawan, ramuan alang-alang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang fungsi lambungnya lemah dan sering buang air kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tanaman alang-alang yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah rimpang, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan. Bahan alang-alang ini bisa diperoleh di toko obat Cina. Kini bahkan sudah tersedia minuman alang-alang instan yang berkhasiat menghilangkan panas dalam. Minuman instan ini bisa diperoleh di toko jamu atau toko obat Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah berkembang&lt;br /&gt;Ilalang adalah tanaman yang sering dijumpai di lahan pertanian atau tegalan hingga ketinggian 2.000 meter dari permukaan laut (dpl). Perkembangannya sangat cepat, karena daya produksinya - baik secara generatif maupun vegetatif - amat efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain berkembang biak dengan biji, rimpang ilalang juga memiliki kemampuan reproduksi yang tinggi. Pada setiap ruas akan tumbuh tanaman baru. Tunas pada akar rimpang ini akan berkembang menjadi tumbuhan baru dalam waktu 12 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, akar ilalang ini ternyata memiliki khasiat obat. Antara lain untuk mengobati penyakit darah tinggi, gangguan prostat, hingga mengatasi lemah syahwat (impotensi). Kesadaran masyarakat yang makin tinggi terhadap obat herbal yang aman dan tidak berefek samping membuat permintaan akar tanaman ilalang terus meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan ini biasa ditemukan liar di hutan, lapangan rumput, sisi jalan, dan lahan-lahan lain yang mendapat sinar matahari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan ini bagi banyak orang dikenal sebagai gulma, tumbuh merumput dengan tunas yang merayap di dalam tanah. Tingginya bisa mencapai 30 - 180 cm, mudah berkembang biak, mempunyai rimpang kaku yang tumbuh menjalar. Batangnya padat, bukunya atau ruasnya berambut jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunganya menguncup dengan panjang 6 - 30 cm, berwarna putih dan mempunyai biji-biji sangat kecil sekitar 1 mm dan berwarna coklat tua. Bunga atau bijinya berambut halus dan mudah diterbangkan angin. Tumbuhan itu dapat hidup pada ketinggian 1 - 2.700 meter di atas permukaan laut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-7784862910128949454?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/7784862910128949454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/akar-alang-alang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7784862910128949454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7784862910128949454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/akar-alang-alang.html' title='AKAR ALANG-ALANG'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh_mTSO-0KI/AAAAAAAAAFM/s42VeYpW8t0/s72-c/gg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-212790611087382097</id><published>2009-05-29T14:19:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.014+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>DAUN SAMBUNG NYAWA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-M8nV-kYI/AAAAAAAAAFE/5yw3L3hk9pU/s1600-h/TG.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 93px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-M8nV-kYI/AAAAAAAAAFE/5yw3L3hk9pU/s400/TG.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341142656065900930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan berkembangnya pengetahuan tentang tanaman yang berkhasiat obat, diketahui banyak jenis tanaman yang ber-manfaat sebagai obat. Salah satu jenis tanaman yang dapat diguna-kan sebagai obat adalah sambang nyawa. Tanaman sambang nyawa  (Gynura procumbens) termasuk ke dalam suku Asteraceae, dan pada beberapa daerah dikenal dengan sebutan ngokilo. Sambang nyawa merupakan salah satu tanaman obat yang cukup potensial untuk dikembangkan berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah, gangguan pada kantong kemih, menurunkan panas, menghilang-kan rasa nyeri pada pembengkakan, dan juga penyakit ginjal. Sebuah hasil penelitian menyatakan bahwa ekstrak etanol daun sam-bang nyawa mampu menghambat pertumbuhan tumor pada mencit karena diinfus dengan benzpirena. Lebih jauh dinyatakan bahwa pada dosis 2,23 mg/0,2 ml dan 4,46 mg/0,2 ml dari ekstrak heksan mampu menghambat pertumbuh-an kanker. Sambang nyawa bersifat manis, tawar, dingin dan sedikit toksik. Rasa manis mempunyai sifat menguatkan (tonik) dan menyejukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sambang nyawa dapat  tumbuh di selokan, pagar rumah, ping-giran hutan, padang rumput dan ditemukan pada ketinggian 1 - 1.200 m dpl, tumbuh di dataran yang beriklim sedang sampai basah dengan curah hujan 1.500 – 3.500 mm/tahun dan tumbuh baik pada tanah yang agak lembab sampai lembab dan subur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman ini diklasifikasikan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi : Spermatophyta&lt;br /&gt;Sub divisi : Angiospermae&lt;br /&gt;Kelas : Dicotyledonae&lt;br /&gt;Bangsa : Asterales&lt;br /&gt;Suku : Compositae&lt;br /&gt;Marga   : Gynura&lt;br /&gt;Jenis : Gynura procumbens  Lour Merr.&lt;br /&gt;Nama umum/dagang   : sambung nyawa&lt;br /&gt;Nama daerah   : beluntas cina, daun dewa (Melayu) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambang nyawa merupakan ta-naman semak semusim dengan ting-gi 20 - 60 cm. Batangnya lunak, de-ngan penampang bulat, berwarna hijau keunguan. Daun sambang nyawa  tunggal, bentuk bulat telur dan berwarna ungu kehijauan, tepi daun rata atau agak bergelombang, panjang mencapai 15 cm lebar 7 cm. Daun bertangkai, letak berseling, berdaging, ujung dan pangkal me-runcing, serta pertulangan menyirip dan berakar serabut. Tanaman ini tidak berbunga dan berbuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbanyakan sambang nyawa di-lakukan dengan menggunakan bahan tanaman setek batang dan tunas akar. Setek batang yang digunakan ber-ukuran panjang 15 - 20 cm. Bila menggunakan tunas akar dilakukan dengan mencabut atau memisahkan tunas dari tanaman induk. Penanam-an tunas dilakukan seperti pada stek batang. Media tanam yang diguna-kan adalah campuran tanah + pupuk kandang dengan perbandingan  1 : 1. Tanaman sebaiknya mendapat naungan dengan mendapatkan in-tensitas sinar matahari sekitar 60%. Penyiraman dilakukan setiap hari de-ngan lama penyemaian 2 - 3 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak tanam  yang ideal 50 x 75 cm, panjang disesuaikan dengan lahan dengan lubang tanam 20 x 20 x 20 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemupukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemupukan menggunakan pupuk organik berupa pupuk kandang atau kompos. Pupuk diberikan 5 g setiap tanaman dan diberikan 3 - 7 hari sebelum penanaman. Pemupukan lanjutan dapat diberikan gandasil-D dengan dosis 0,2 sampai 0,3 %.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisme pengganggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijumpai 4 jenis hama yang me-nyerang tanaman ini, yakni Plococ-cus sp., Sylepta chinensis, Ularchis miliaris, dan Acrida turhita. Serang-an yang ditimbulkan terlihat dengan penampilan daun yang hanya tinggal tulangnya atau daun yang berlubang-lubang.  Untuk mengurangi serangan hama dilakukan pengendalian secara organik dan dapat digunakan mulsa yang berasal dari daun orok-orok kebo dan daun lamtoro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbanyakan tanaman melalui kultur in vitro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi teknologi dengan cara kultur jaringan dapat juga diterapkan untuk memperoleh bahan tanaman seragam secara cepat dan  mendapat-kan tanaman yang bebas penyakit serta dapat juga diterapkan teknik penyimpanan plasma nutfah. Media untuk multiplikasi tunas sambang nyawa adalah  Murashige dan Skoog yang dapat diperkaya dengan Benzil Adenin pada konsentrasi 0 sampai 1 mg/l. Penggunaan media MS tanpa zat pengatur tumbuh dapat diterap-kan pada tahap awal kultur, karena tingginya kandungan auksin en-dogen, dan pada media tersebut menghasilkan jumlah tunas rata-rata  5,4 setelah masa kultur 2 bulan (Gambar 1). Penambahan BA pada media dilakukan setelah memasuki umur kultur 2 tahun, bila tidak ada penambahan zat pengatur tumbuh, daya multiplikasi tunas rendah. Sambang nyawa diduga memiliki kandungan hormon endogen yang  cukup untuk multiplikasi tunas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media perakaran terbaik adalah MS + IAA 0,1 dengan panjang akar 9,3 cm dan jumlah daun 12/tunas. Akar yang terbentuk tidak hanya dipangkal batang, tetapi juga terbentuk rambut akar yang ditemu-kan pada ruas-ruas batang. Plantlet yang telah terbentuk selanjutnya diaklimatisasi di rumah kaca dapat menggunakan media pupuk kan-dang, sekam atau kompos selama 4 minggu.  Keberhasilan  aklimatisasi menggunakan pupuk kandang + tanah (1 : 1)  mencapai   90%. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil perbanyakan in vitro dengan menggunakan tunas pucuk pada media MS dengan kadar gula 0,10 dan 20 g/l, ternyata tunas memiliki kemampuan  tumbuh yang hampir sama dengan tunas yang ditanam pada media yang mengan-dung gula 10 dan 20 g/l, bahkan akar terbentuk 5 - 7 hari setelah penanam-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyimpanan secara in vitro dalam keadaan tumbuh  dapat di-lakukan dengan menggunakan media perbanyakan (MS + BA0,1 mg/l) ataupun menggunakan media peng-hambat. Media perbanyakan yang digunakan adalah MS dengan kon-sentrasi BA  0,1 mg/l  dapat pula di-terapkan pada tanaman. Pembaruan media kultur dapat dilakukan sekali 8 bulan, dalam kondisi media yang telah berkurang dan penampilan ta-naman yang memperlihatkan adanya daun yang mulai menguning. Saat ini umur kultur sambang nyawa  telah memasuki periode  3 tahun kultur. Sedangkan bila menggunakan media penghambat paclobutrazol dan ABA serta secara enkapsulasi penyimpan-an dapat berlangsung sampai 6 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia yang ditemu-kan pada tanaman ini adalah sa-ponin, flavanoida seperti asam kloro-genat, asam kafeat, asam p-kumarat, asam p-hidroksibenzoat dan asam vanilat. Daun sambang nyawa me-ngandung minyak atsiri 0,05% mi-nyak atsiri dengan komponen utama germakrena β (23,71%), β-kadinena (20,19%) dan sedicanol (22,42%). Dengan menggunakan metode per-hitungan secara Reed-Muench di-ketahui bahwa LD50 ekstrak etanol daun sambang nyawa sebesar 5.556 g/kg BB. Jika diasumsikan berat badan orang dewasa rata-rata 50 kg, LD50 tercapai jika mengkonsumsi sebanyak 27,78 g ekstrak atau lebih kurang sama dengan daun sambung nyawa segar sejumlah 277 g. Jadi jika kita mengkonsumsi daun sam-bung nyawa 6 - 15 lembar sehari, kondisi ini masih aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panen dan pengolahan simplisia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panen pertama dilakukan saat tanaman berumur sekitar 4 bulan. Pemanenan dilakukan dengan cara memetik atau memangkas daun  sebanyak 4 - 5 helai ke arah puncak. Pada budidaya sambang nyawa secara monokultur dapat diproduksi daun segar 50,75 ton/ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun yang dipanen dapat dikon-sumsi segar dalam bentuk lalaban atau dibuat urap dan dapat juga disimpan dalam bentuk simplisia. Simplisia dibuat dengan cara me-ngiris daun dan dijemur selama be-berapa hari untuk mengurangi kadar air. Dapat pula dilakukan dengan cara pengeringan pada oven pada suhu 400C, selama  5 hari diperoleh simplisia sebesar 4,25 ton/ha dengan   kadar air  8%, kadar sari larut dalam etanol sebesar 6%, kadar sari larut dalam air sebesar 30% serta kadar ekstrak etanol sebesar 5,1%. Sim-plisia daun yang dihasilkan berwarna hijau kecokelatan, berbau harum dan berasa sedikit asam. Simplisia se-lanjutnya digerus dan diayak. Bagian yang halus selanjutnya disimpan dalam bentuk kapsul dan siap di-konsumsi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-212790611087382097?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/212790611087382097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/daun-sambung-nyawa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/212790611087382097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/212790611087382097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/daun-sambung-nyawa.html' title='DAUN SAMBUNG NYAWA'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-M8nV-kYI/AAAAAAAAAFE/5yw3L3hk9pU/s72-c/TG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-1816286642232051565</id><published>2009-05-29T14:14:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.014+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>BABADOTAN  (Ageratum conyzoides)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-MTX9_pJI/AAAAAAAAAE8/tCE2Rh1s3is/s1600-h/BADOTAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 105px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-MTX9_pJI/AAAAAAAAAE8/tCE2Rh1s3is/s400/BADOTAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341141947564139666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ageratum conyzoides Linn. me-rupakan tumbuhan dari famili Asteraceae. Tumbuhan ini di ber-bagai daerah di Indonesia memiliki nama yang berbeda antara lain di Jawa disebut babadotan, di Sumatera dikenal daun tombak, dan di Madura  disebut wedusan. Tumbuhan ini merupakan herba menahun, tegak dengan ketinggian 30 - 80 cm dan mempunyai daya adaptasi yang tinggi, sehing-ga mudah tumbuh di mana-mana dan sering menjadi gulma yang merugikan para petani. Namun di balik itu Ageratum dapat diguna-kan sebagai obat, pestisida dan herbisida, bahkan untuk pupuk dapat meningkatkan hasil produk-si tanaman.  Di sisi yang lain Age-ratum yang menunjukkan gejala lurik kekuningan dapat menjadi sumber penyakit bagi tanaman lain yang diusahakan di sekitar-nya. Ageratum  telah digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional oleh masyarakat di ber-bagai belahan dunia. Di India, Ageratum digunakan sebagai bakterisida, antidisentri dan anti-lithik. Sedangkan di Brazil, pera-san/ekstrak tanaman ini sering dipakai untuk menangani kolik, flu dan demam, diare, rheumatik dan efektif mengobati luka bakar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, Ageratum banyak digunakan untuk obat luka, radang (inflamasi) dan gatal-gatal. Yang telah dibuktikan secara ilmiah sebagai obat anti-infla-masi. Prof. Elin Yulinah Sukandar menemukan bahwa ekstrak baba-dotan yang dicampur dengan eks-trak jahe terbukti efektif mengobati radang yang disebabkan bakteri Staphylococcus aureus pada kelinci percobaan. Selain itu Ageratum juga dapat menghambat pertumbuhan Bacillus subtilis, Eschericichia coli, and Pseudomonas aeruginosa. Tak hanya daun ternyata akar tanaman ini pun berguna; menurut pakar dan Ketua Himpunan Pengobatan Tra-disional dan Akupunktur Indonesia, Prof. HM Hembing Wijayakusuma, akar babadotan dapat mengatasi disentri, diare atau panas, dengan cara merebus 30 gram akar Ageratum,  dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring dan diminum airnya selagi hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ageratum sebagai herbisida alami dan sumber bahan organik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita perhatikan dengan teliti, tanaman Ageratum seringkali po-pulasinya lebih dominan dibanding-kan tanaman liar lainnya dalam suatu lahan. Ageratum diduga kuat  mem-punyai allelopathy, suatu keadaan di mana tanaman/bahan tanaman mengeluarkan eksudat kimia yang dapat menekan pertumbuhan tanam-an lainnya. Hasil penelitian Xuan    et al., yang dilakukan di Fakultas Pertanian, Universitas Miyazaki, Jepang, (Crop Protection, 2004,  23: (915 - 922), 2004; penggunaan daun Ageratum dengan dosis 2 ton/ha dapat menekan sampai 75% pertum-buhan beberapa gulma pada perta-naman padi  seperti  Aeschynomene indica, Monochoria vaginalis, dan Echinochloa crusgalli var. Formo-sensis Ohwi. Kemampuan daun Ageratum sebagai allelopathy diidentifikasi karena adanya 3 phenolic acid yaitu gallic acid, coumalic acid dan protocatechuic acid, yang dapat menghambat pertumbuhan beberapa gulma pada tanaman padi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu penggunaan daun tanaman ini dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen padi. Tanaman padi yang diperlakukan dengan daun Ageratum meningkat 22% lebih baik dibandingkan kontrol, dan 14% dibanding dengan penggunaan herbisida (Tabel 1). Hal tersebut diduga karena penamba- han daun Ageratum  meningkatkan kandungan nitrogen dalam  tanah yang sangat diperlukan bagi per-tumbuhan padi. Melimpahnya ta-naman ini yang seringkali hanya dianggap sebagai gulma barangkali dapat menjadi sumber pupuk kompos yang baik bagi tanaman, apalagi semakin mahalnya harga pupuk bagi petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila diperhatikan dengan teliti, lebih dari 30% tanaman Age-ratum menunjukkan gejala lurik ke-kuningan seperti terserang virus (Gambar 1). Sejak kapan Ageratum terserang virus, tak ada catatan se-jarah yang pasti. Namun gejala virus tersebut dalam berbagai tulisan telah ditemukan sejak lama dan diduga sebagai sumber penyakit seperti pada tanaman tembakau, kapas, cabai, tomat, jarak pagar, dan lain-lain. Pada tahun 1995, Tan dkk berhasil mengidentifikasi virus dari Ageratum di Singapura sebagai spesies Begomovirus dan famili Geminiviri-dae, dan dinamakan Ageratum yellow vein virus (AYVV, X74516).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meluasnya serangan geminivirus khususnya dari spesies Begomovirus pada beberapa tanaman yang di-budidayakan juga memerlukan per-hatian untuk meneliti keberadaan virus pada gulma termasuk Ageratum yang kemungkinan akan menjadi sumber inokulum. Saat     ini beberapa spesies Begomovirus telah teridentifikasi dari Ageratum  di Cina (Ageratum yellow vein China virus-[Hn2]; AYVCNV-[Hn2], AJ495813), Taiwan Ageratum yellow vein Taiwan virus; AYVTWV, AF30786), dan Sri Lanka Ageratum yellow vein Sri Lanka virus; AYVSLV, AF314144). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia keberadaan virus pada Ageratum sudah diketahui sejak lama, namun keberadaan ten-tang jenis virus tersebut masih ku-rang diperhatikan. Hasil identifikasi Gemini virus pada Ageratum asal  Bandung, Purwokerto, Yogyakarta dan Malang telah terdaftar di Gene Bank (http://www.ddbj.nig.ac.jp/Wel come-e.html)(AgPur-2, AB189851; AgBadI-1, AB189852; AgMal-4, AB18953; AgMag-2, AB189854; AgBadII-2, AB189913).　&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian geminivirus pada tanaman tomat asal Indonesia yang dilakukan oleh pe-neliti dari universitas Tohoku, Jepang yang dipimpin oleh Prof. Ikegami Masato, ternyata spesies ge-minivirus yang sama pada Ageratum ditemukan juga pada tanaman tomat (Journal of Phytopathology 2005, 153 : 562 - 566,  Lebih lanjut Pepper yellow leaf curl Indonesia virus yang berasal dari tanaman cabai juga ditemukan pada tanaman Ageratum (Plant Disease. Volume 91 No. 9. 2007). Hal tersebut menunjukkan bahwa tanaman Ageratum yang bergejala virus dapat menjadi sumber penyakit untuk tanaman tomat dan cabai yang telah banyak menimbulkan kerugian akibat serangan geminivirus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat manfaatnya yang begitu banyak akan tanaman Ageratum tidak  ada salahnya jika tanaman ini dilestarikan agar tak punah, bahkan mungkin membudidayakannya. Namun apabila tanaman ini menunjukkan gejala daun lurik menguning, kemungkinan akan menjadi sumber virus yang akan menyerang tanaman yang diusahakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-1816286642232051565?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/1816286642232051565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/babadotan-ageratum-conyzoides.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1816286642232051565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1816286642232051565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/babadotan-ageratum-conyzoides.html' title='BABADOTAN  (Ageratum conyzoides)'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-MTX9_pJI/AAAAAAAAAE8/tCE2Rh1s3is/s72-c/BADOTAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5986374150441035446</id><published>2009-05-29T14:05:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>SIRIH MERAH KAYA AKAN FUNGSI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-KbZZwihI/AAAAAAAAAE0/BKXLEp7Lfgg/s1600-h/SIRIH+MERAH.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 80px; height: 125px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-KbZZwihI/AAAAAAAAAE0/BKXLEp7Lfgg/s400/SIRIH+MERAH.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341139886364723730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tanaman sirih merah (Piper crocatum) termasuk dalam famili Piperaceae, tumbuh merambat dengan bentuk daun menyerupai hati dan bertangkai, yang tumbuh berselang-seling dari batangnya serta penampakan daun yang berwarna merah keperakan dan mengkilap. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fito-kimia yakni alkoloid, saponin, ta-nin dan flavonoid. Sirih merah sejak dulu telah digunakan oleh masyarakat yang berada di Pulau Jawa sebagai obat untuk meyem-buhkan berbagai jenis penyakit dan merupakan bagian dari acara adat. Penggunaan sirih merah dapat digunakan dalam bentuk segar, simplisia maupun ekstrak kapsul. Secara empiris sirih merah dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti diabetes mi-litus, hepatitis, batu ginjal, me-nurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, hipertensi, ra-dang liver, radang prostat, radang mata,  keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan memperhalus kulit. Hasil uji praklinis pada tikus dengan pemberian ekstrak hingga dosis 20 g/kg berat badan, aman dikonsumsi dan tidak bersifat toksik. Sirih merah banyak di-gunakan pada klinik herbal center sebagai ramuan atau terapi bagi penderita yang tidak dapat di-sembuhkan dengan obat kimia. Potensi sirih merah sebagai tanaman obat multi fungsi sangat besar sehingga perlu ditingkatkan dalam penggunaannya sebagai bahan obat moderen.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman sirih merah (Piper crocatum) termasuk dalam famili Piperaceae, tumbuh merambat dengan bentuk daun menyerupai hati dan bertangkai, yang tumbuh berselang-seling dari batangnya serta penampakan daun yang berwarna merah keperakan dan mengkilap. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fito-kimia yakni alkoloid, saponin, ta-nin dan flavonoid. Sirih merah sejak dulu telah digunakan oleh masyarakat yang berada di Pulau Jawa sebagai obat untuk meyem-buhkan berbagai jenis penyakit dan merupakan bagian dari acara adat. Penggunaan sirih merah dapat digunakan dalam bentuk segar, simplisia maupun ekstrak kapsul. Secara empiris sirih merah dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti diabetes mi-litus, hepatitis, batu ginjal, me-nurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, hipertensi, ra-dang liver, radang prostat, radang mata,  keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan memperhalus kulit. Hasil uji praklinis pada tikus dengan pemberian ekstrak hingga dosis 20 g/kg berat badan, aman dikonsumsi dan tidak bersifat toksik. Sirih merah banyak di-gunakan pada klinik herbal center sebagai ramuan atau terapi bagi penderita yang tidak dapat di-sembuhkan dengan obat kimia. Potensi sirih merah sebagai tanaman obat multi fungsi sangat besar sehingga perlu ditingkatkan dalam penggunaannya sebagai bahan obat moderen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman sirih mempunyai banyak spesies dan memiliki jenis yang beragam, seperti sirih gading, sirih hijau, sirih hitam, sirih kuning dan sirih merah. Semua jenis tanaman sirih memiliki ciri yang hampir sama yaitu tanamannya merambat dengan bentuk daun menyerupai hati dan bertangkai yang tumbuh berselang seling dari batangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sirih merah (Piper crocatum) adalah salah satu tanaman obat potensial yang sejak lama telah di-ketahui memiliki berbagai khasiat obat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit, disamping itu juga memiliki nilai-nilai spritual yang tinggi. Sirih merah termasuk dalam satu elemen penting yang harus disediakan dalam setiap upacara adat  khususnya di Jogyakarta. Tanaman ini termasuk di dalam famili Pipe-raceae dengan penampakan daun yang berwarna merah keperakkan dan mengkilap saat kena cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sirih merah tumbuh merambat di pagar atau pohon. Ciri khas tanaman ini adalah berbatang bulat berwarna hijau keunguan dan tidak berbunga. Daunnya bertangkai membentuk jantung hati dan bagian ujung daun meruncing. Permukaan daun meng-kilap dan tidak merata. Yang mem-bedakan dengan sirih hijau adalah selain daunnya berwarna merah keperakan, bila daunnya disobek maka akan berlendir serta aromanya lebih wangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramuan sirih merah telah lama dimanfaatkan oleh lingkungan kra-ton Jogyakarta sebagai tanaman obat yang beguna untuk ngadi saliro. Pada tahun 1990-an sirih merah di-fungsikan sebagai tanaman hias oleh para hobis, karena penampilannya yang menarik. Permukaan daunnya merah keperakan dan mengkilap. Pada tahun-tahun terakhir ini ramai dibicarakan dan dimanfaatkan se-bagai tanaman obat. Dari beberapa pengalaman, diketahui sirih merah memiliki khasiat obat untuk berbagai penyakit. Dengan ramuan sirih merah telah banyak masyarakat yang tersembuhkan dari berbagai pe-nyakit. Oleh karena itu banyak orang yang ingin membudidayakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek budidaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sirih merah dapat diperbanyak secara vegetatif dengan penyetekan atau pencangkokan karena tanaman ini tidak berbunga. Penyetekan dapat dilakukan dengan menggunakan sulur dengan panjang 20 - 30 cm. Sulur sebaiknya dipilih yang telah mengeluarkan akar dan mempunyai  2 - 3 daun atau 2 - 3 buku. Untuk mengurangi penguapan, daun di ku-rangi sebagian atau buang seluruh-nya. Sulur diambil dari tanaman yang sehat dan telah berumur lebih dari setahun. Cara perbanyakan dengan dengan setek dapat dilakukan dengan me-nyediakan media tanam berupa pasir, tanah dan kompos dengan perban-dingan 1 : 1 : 1. media tersebut di-masukkan ke dalam polibeg berdi ameter 10 cm yang bagian bawah-nya sudah dilubangin. Setek yang telah dipotong-potong direndam dalam air bersih selama lebih kurang 15 menit. Setek ditanam pada poli-beg yang telah berisi media tanam. Letakkan setek ditempat yang teduh dengan penyinaran matahari lebih kurang 60%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbanyakan dengan cara pen-cangkokan dilakukan dengan me-milih cabang yang cukup tua kira-kira 15 cm dari batang pokoknya, kemudian cabang tersebut diikat atau dibalut ijuk atau sabut kelapa yang dapat menghisap air. Pencangkokan tidak perlu mengupas kulit batang. Cangkok diusahakan selalu basah agar akarnya cepat tumbuh dan ber-kembang. Cangkok dapat dipotong dan ditanaman di polibeg apabila akar yang muncul sudah banyak. Untuk tempat menjalar dibuat ajir dari batang kayu atau bambu. Penyiraman dilakukan satu sampai dua kali dalam sehari tergantung cuaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanaman di lapangan dilaku-kan pada awal musim hujan dan sebagai tiang panjat dapat digunakan tanaman dadap dan kelor. Jarak tanam dapat digunakan 1 x 1 m, 1 x 1,5 m tergantung kondisi lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sirih merah dapat beradaptasi de-ngan baik di setiap jenis tanah dan tidak terlalu sulit dalam pemelihara-annya. Selama ini umumnya sirih merah tumbuh tanpa pemupukan. Yang penting selama pertumbuhan-nya di lapangan adalah pengairan yang baik dan cahaya matahari yang diterima sebesar 60 - 75%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangan pasca panen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman sirih merah siap untuk dipanen minimal berumur 4 bulan, pada saat ini tanaman telah mem-punyai daun 16 - 20 lembar. Ukuran daunnya sudah optimal dan panjang-nya mencapai 15 - 20 cm. Daun yang akan dipanen harus cukup tua, bersih dan warnanya mengkilap karena pada saat itu kadar bahan aktifnya sudah tinggi. Cara pemetikan di-mulai dari daun tanaman bagian bawah menuju atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dipetik, daun disortir dan direndam dalam air untuk mem-bersikan kotoran dan debu yang me-nempel, kemudian dibilas hingga bersih dan ditiriskan. Selanjutnya daun dirajang dengan pisau yang tajam, bersih dan steril, dengan lebar irisan 1 cm. Hasil rajangan dikering anginkan di atas tampah yang telah dialas kertas sampai kadar airnnya di bawah 12%, selama lebih kurang 3 - 4 hari. Rajangan daun yang telah kering dimasukkan ke dalam kan-tong plastik transparan yang kedap air, bersama-sama dimasukan silika gel untuk penyerap air, kemudian di-tutup rapat. Kemasan diberi label  tanggal pengemasan selanjutnya di-simpan di tempat kering dan bersih. Dengan penyimpanan yang baik simplisia sirih merah dapat bertahan sampai 1 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara penggunaan simplisia sirih merah yaitu dengan merebus se-banyak 3 - 4 potongan rajangan dengan satu gelas air sampai men-didih. Setelah mendidih, rebusan ter-sebut disaring dan didinginkan. Penggunaan sirih merah dapat dilakukan selain dalam bentuk sim-plisia juga dalam bentuk teh, serbuk, dan ekstrak kapsul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan serbuk sirih merah yaitu diambil dari simplisia yang telah kering kemudian digiling dengan menggunakan grinder  men-capai ukuran 40 mesh. Pengemasan dilakukan pada kantong plastik transparan dan diberi label. Sedang-kan ekstrak kapsul dibuat dari hasil serbuk yang di ekstrak dengan menggunakan etanol 70%. Ekstrak kental yang didapat ditambahkan bahan pengisi tepung beras 50% dan dikeringkan dengan menggunakan oven pada suhu 400C, setelah kering dimasukkan ke dalam kapsul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman memproduksi berbagai macam bahan kimia untuk tujuan tertentu, yang disebut dengan me-tabolit sekunder. Metabolit sekunder tanaman merupakan bahan yang tidak esensial untuk kepentingan hidup tanaman tersebut, tetapi mem-punyai fungsi untuk berkompetisi dengan makhluk hidup lainnya. Metabolit sekunder yang diproduksi tanaman bermacam-macam seperti alkaloid, terpenoid, isoprenoid, fla-vonoid, cyanogenic, glucoside, glu-cosinolate dan non protein amino acid. Alkaloid merupakan metabolit sekunder yang paling banyak di produksi tanaman. Alkaloid adalah bahan organik yang mengandung nitrogen sebagai bagian dari sistim heterosiklik. Nenek moyang kita telah memanfaatkan alkaloid dari tanaman sebagai obat.  Sampai saat ini semakin banyak alkaloid yang ditemukan dan diisolasi untuk obat moderen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli pengobatan tradisional telah banyak menggunakan tanaman sirih merah oleh karena mempunyai kandungan kimia yang penting untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fitokimia yakni alkoloid, saponin, tanin dan flavonoid. Dari buku ”A review of natural product and plants as potensial antidiabetic” dilaporkan bahwa senyawa alko-koloid dan flavonoid memiliki ak-tivitas hipoglikemik atau penurun kadar glukosa darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kimia lainnya yang terdapat di daun sirih merah adalah minyak atsiri, hidroksikavicol, kavi-col, kavibetol, allylprokatekol, kar-vakrol, eugenol, p-cymene, cineole, caryofelen, kadimen estragol, ter-penena, dan fenil propada. Karena banyaknya kandungan zat/senyawa kimia bermanfaat inilah, daun sirih merah  memiliki manfaat yang sangat luas sebagai bahan obat. Karvakrol bersifat desinfektan, anti jamur, sehingga bisa digunakan untuk obat antiseptik pada bau mulut dan keputihan. Eugenol dapat di-gunakan untuk mengurangi rasa sakit, sedangkan tanin dapat diguna-kan untuk mengobati sakit perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sirih merah sebagai tanaman obat multi fungsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak jaman nenek moyang kita dahulu tanaman sirih merah telah diketahui memiliki berbagai khasiat obat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit, di samping itu sirih merah memiliki nilai-nilai spiritual yang tinggi. Sirih merah diperguna-kan sebagai salah satu bagian pen-ting yang harus disediakan dalam setiap upacara adat ”ngadi saliro”. Air rebusannya yang mengandung antiseptik digunakan untuk menjaga kesehatan rongga mulut dan me-nyembuhkan penyakit keputihan ser-ta bau tak sedap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian terhadap tanaman sirih merah sampai saat ini masih sangat kurang terutama dalam pengembang-an sebagai bahan baku untuk bio-farmaka. Selama ini pemanfaatan sirih merah di masyarakat hanya ber-dasarkan pengalaman yang dilaku-kan secara turun temurun dari orang tua kepada anak atau saudara ter-dekat secara lisan. Di Jawa, ter-utama di Kraton Jogyakarta,  tanam-an sirih merah telah dikonsumsi sejak dahulu untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Bedasarkan pengalaman suku Jawa tanaman sirih merah mempunyai manfaat me-nyembukan penyakit ambeien, ke-putihan dan obat kumur, alkaloid di dalam sirih merah inilah yang berfungsi sebagai anti mikroba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bersifat antiseptik sirih merah juga bisa dipakai mengobati penyakit diabetes, dengan meminum air rebusan sirih merah setiap hari akan menurunkan kadar gula darah sampai pada tingkat yang normal. Kanker merupakan penyakit yang cukup banyak diderita orang dan sangat mematikan, dapat disembuh-kan dengan menggunakan serbuk atau rebusan dari daun sirih merah. Beberapa pengalaman di masyarakat menunjukkan bahwa sirih merah dapat menurunkan penyakit darah tinggi, selain itu juga dapat menyem-buhkan penyakit hepatitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sirih merah dalam bentuk teh herbal bisa mengobati asam urat, kencing manis, maag dan kelelahan, ini telah dilakukan oleh klinik herbal senter yang ada di Jogyakarta, di mana pasiennya yang berobat sem-buh dari diabetes karena meng-konsumsi teh herbal sirih merah. Sirih merah juga sebagai obat luar dapat memperhalus kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara empiris diketahui tanaman sirih merah dapat menyembuhkan penyakit batu ginjal, kolesterol, asam urat, serangan jantung, stroke, radang prostat, radang mata, masuk angin dan nyeri sendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil uji praklinis pada tikus dengan pemberian ekstrak hingga dosis 20 g/kg berat badan, aman dikonsumsi dan tidak bersifat toksik, pada dosis tersebut mampu me-nurunkan kadar glukosa darah tikus sebesar 34,3%. Lebih tinggi penu-runannya dibandingkan dengan pem-berian obat anti diabetes militus komersial Daonil 3,22 mml/kg yang hanya menurunkan 27% glukosa darah tikus. Hasil uji praklinis pada tikus, dapat di pakai sebagai acuan penggunaan pada orang yang men-derita kencing manis. Saat ini sudah cukup banyak klinik herbal center yang menggunakan sirih merah sebagai ramuan atau terapi yang berkhasiat dan manjur untuk pe-nyembuhan berbagai jenis penyakit&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5986374150441035446?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5986374150441035446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/sirih-merah-kaya-akan-fungsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5986374150441035446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5986374150441035446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/sirih-merah-kaya-akan-fungsi.html' title='SIRIH MERAH KAYA AKAN FUNGSI'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-KbZZwihI/AAAAAAAAAE0/BKXLEp7Lfgg/s72-c/SIRIH+MERAH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5227303078683835340</id><published>2009-05-29T14:03:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>AREN (Arenga pinnata) SEBAGAI TANAMAN OBAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-JHRuLI0I/AAAAAAAAAEs/yVnxheST1pU/s1600-h/AREN.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 108px; height: 108px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-JHRuLI0I/AAAAAAAAAEs/yVnxheST1pU/s320/AREN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341138441193857858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagian dari tanaman aren yang digunakan sebagai bahan obat adalah akar dan nira. Akar digunakan untuk mengatasi penyakit  batu ginjal dan ruam kulit, sedangkan tuak diguna-kan untuk mengatasi sariawan dan sembelit. Dalam mengatasi penyakit batu ginjal, akar aren  digunakan bersama-sama dengan akar alang-alang, daun keji beling, herba menir-an dan air. Penggunaannya dilaku-kan selama 14 hari atau sampai batu ginjal keluar yang dapat berupa batu, pasir atau butiran. Air aren di-fermentasikan menjadi cuka yang digunakan untuk bahan pengawet (mematikan mikroba) pada ikan dan makanan lain selain juga memberi cita rasa pada makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nira dapat juga dibuat sebagai minuman segar, soft drink, gula semut, gula merah dan permen. Untuk pembuatan gula, pH nira dari 8 - 9 diturunkan menjadi netral (7). Untuk bahan baku gula, nira disadap di pagi hari selanjutnya nira disaring, dimasak dengan wadah terbuka, setelah mendidih diberikan sedkitit TSP (Triple Super Phosfate) untuk menurunkan pH. Setelah pH netral, cairan disaring kembali,  kemudian dipindahkan ke wadaha yang lebih besar. Cairan dimasak sampai kental, dengan api kecil dan sering diaduk. Blaia mencapai kekentalan tertentu, dipindahkan ke wadah plastik dan disimpan pada kamar pendingin sampai mengkristal. Gula kristal dimasukkan ke wadah sentrifuge untuk pemecahan menjadi butiran sehingga terbentuk gula semut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan gula merah dilakukan dengan proses yang sama, hanya pada tahap akhir pada saat cairan mengental, dituangkan ke dalam ce-takan. Pembuatan permen dilakukan degna pemanambahan sirup gula yang hampir mengkristal dengan menambah ekstrak (lemon, mocca, susu, strawberry, dan lain-lain) Sirup tersebut disimpan dalam periuk tanah selama tiga bulan sambil sewaktu-waktu diaduk. Bila kristal telah terbentuk maka dikeluarkan sedikit demi sedikit lalu dibentuk kemudian dikemas sesuai ukuran yang dikehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pembuatan tuak/arak secara tradisional adalah nira yang difermentasikan, dimasak, uapnaya dialirkan memalui selang plastik yang bagian luarnya diberi pen-dingin.  Kandungan alkohol dalam arak ini sekitar 8%. Arak yang dibiarkan beberapa minggu kemudi-an dapat berubah menjadi cuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 100 ml nira segar mengandung total padatan sekitar 15,20 - 19,70 g, sukrosa 12,30 - 17,40 g, abu 0,11 - 0,41 g, protein 0,23 - 0, 32 dan asam ascorbik 16 - 30 g.  Kelapa, aren dan pinang yang merupakan kelompok tanaman dari famili Palmae dapat dimasukkan dalam kelompok tanaman obat karena bermanfaat dalam penyem-buhan penyakit. Seluruh bagian tanaman dapat digunakan sebagai bahan baku obat, yakni mulai dari bunga, buah, santan, air buah dan akar. Pada pinang bagian yang bermanfaat adalah biji,  umbut, dan dan sabut. Sedangkan pada aren bagian tanaman yang digunakan adalah akar dan nira.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5227303078683835340?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5227303078683835340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/aren-arenga-pinnata-sebagai-tanaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5227303078683835340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5227303078683835340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/aren-arenga-pinnata-sebagai-tanaman.html' title='AREN (Arenga pinnata) SEBAGAI TANAMAN OBAT'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-JHRuLI0I/AAAAAAAAAEs/yVnxheST1pU/s72-c/AREN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5950643667773293051</id><published>2009-05-29T13:59:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>PINANG  (Areca catechu) SEBAGAI TANAMAN OBAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-IieBFvlI/AAAAAAAAAEk/P9iIEVLURg0/s1600-h/PINANG.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 107px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-IieBFvlI/AAAAAAAAAEk/P9iIEVLURg0/s320/PINANG.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341137808839261778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Air rebusan dari biji pinang digunakan   untuk mengatasi penya-kit seperti haid dengan darah ber-lebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), mencret dan disentri oleh masyarakat desa Semayang Kutai-Kalimatan Timur. Selain itu diguna-kan juga untuk mengatasi bengkak karena retensi cairan  (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memeperkecil pupil mata.  Biji dan kulit biji bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman biji pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara bagi masyarakat Pa-pua umumnya, pinang muda diguna-kan  bersama dengan buah sirih untuk menguatkan gigi. Selain se-bagai obat penguat gigi,  masyarakat  pesisir pantai desa Assai dan  Yoon-noni, yang didiami oleh suku Men-yah, Arfak, Biak dan Serui (Papua), biji  pinang muda digunakan sebagai obat untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan oleh kaum wanita dengan cara memasak buah pinang muda tersebut dan airnya diminum selama satu minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umbut pinang muda digunakan untuk mengobati patah tulang, dan sakit pinggang (salah urat). Selain itu umbut dapat juga  dimakan  sebagai lalab atau acar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun pinang berguna untuk mengatasi masalah tidak nafsu makan, dan sakit pinggang. Selain sebagai obat, pelepah daun diguna-kan untuk pembungkus makanan dan bahan campuran untuk topi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabut pinang rasanya hangat dan pahit, digunakan untuk gangguan pencernaan, sembelit dan edema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biji pinang rasanya pahit, pedas dan hangat serta mengandung 0,3 - 0,6%, alkaloid, seperti arekolin (C8H13NO2), arekolidine, arekain, guvakolin, guvasine dan isoguvasi-ne. Selain itu juga mengandung red tannin 15%, lemak 14% (palmitic, oleic, stearic, caproic, caprylic, lauric, myristic acid), kanji dan resin. Biji segar mengandung kira-kira 50% lebih banyak alkaloid di-bandingkan biji yang telah meng-alami perlakuan. Arekolin selain berfungsi sebagai obat cacing juga sebagai penenang, sehingga bersifat memabokkan bagi penggunanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5950643667773293051?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5950643667773293051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/pinang-areca-catechu-sebagai-tanaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5950643667773293051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5950643667773293051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/pinang-areca-catechu-sebagai-tanaman.html' title='PINANG  (Areca catechu) SEBAGAI TANAMAN OBAT'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-IieBFvlI/AAAAAAAAAEk/P9iIEVLURg0/s72-c/PINANG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-446848960918394550</id><published>2009-05-29T13:54:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>KELAPA SEBAGAI TANAMAN OBAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-H0v0tVJI/AAAAAAAAAEc/xmPAoRgazhY/s1600-h/kelapa+hijau.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 77px; height: 116px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-H0v0tVJI/AAAAAAAAAEc/xmPAoRgazhY/s320/kelapa+hijau.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341137023345185938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kelapa hijau dipercaya berkhasiat sebagai heamostatik, antipiretik dan diuretik dan laksatif, dan dapat mengatasi penyakit bronchitis, de-mam, disentri, hepatitis, (akar) men-cret, sakit perut, (arang tempurung); batuk darah, batu ginjal, cacing kre-mi, keracunan ikan, muntah darah dan pencahar (daging buah), men-cret, sakit perut dan bengkak (buah muda) dan nyeri pinggang, penawar racun, peradangan usus (air kelapa) dan perawatan rambut dan bahan pembawa ramuan luka bakar (minyak kelapa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Dayak Kendayan di Kalimantan Barat menggunakan kelapa sebagai obat kena racun makanan, frambusia, TBC (santan dan air buahnya), mencret, disentri, cholera, lemah syawat (akarnya), borok, demam nifas (bunganya), gigi rusak/berlubang, kencing nanah (minyak tempurungnya), wasir, adanya pengapuran pada air seni (daging buahnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan tradisional ini perlu dibuktikan dengan hasil analisa empirik dan saat ini telah diketahui dengan hasil analisa kandungan nutrisi dari kelapa yang banyak me-ngandung gizi esensial. Daging buah kelapa muda misalnya, kaya akan kalori terutama dari karbohidrat. Protein kelapa, dibandingkan dengan kacang-kacangan, lebih baik dalam hal asam amino isoleusin, leusin, lisin, threonin dan valin. Adapun analisa nilai nutrisi daging buah kelapa umur 8 bulan adalah kadar  air 90,59%, kalori 437 kkal/100 g, minyak 26,67%, protein 10,67%, serat kasar 3,98%, total karbohidrat 38,45%, pati 13,53%, gula sebagai glukosa 24,92%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara komposisi asam amino  daging buah kelapa adalah isoleusin 2,5 g/16 g N, leusin 4,9 g/16 g N, lisin 2,7 g/16 g N, metionin 1,5 g/16 g N, threosin 2,3 g/16 g N, tripthopan 0,6 g/16 g N dan valin 3,8 g/16 g.  Mineral utama yang terdapat pada daging buah kelapa adalah Fe (17 ppm), S (4,4 ppm), Cu (3,2), P (2.4 ppm). Kan-dungan vitamin pada buah meliputi vitamin C   (10 ppm), vitamin B (15 IU),  dan vitamin E  (2 ppm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak kelapa sangat mudah dicerna dan diabsorbsi tubuh karena mengandung trigliserida yang ter-susun dari lemak rantai sedang  (C6-C12). Komposisi asam lemak dalam minyak kelapa adalah C8 5-%, C10 6 - 10% dan C12 44 - 45% (total 55-65% asam lemak rantai sedang). Tri-gliserida asam lemak rantai sedang dapat digunakan untuk mengatasi hiper lipidemia dan kegemukan serta dapat digunakan dalam ransum untuk pasien pasca bedah  dan bayi premature.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daging buah kelapa juga mengandung 0,2 mg vitamin E (se-bagai tokoferol), namun proses pro-duksi minyak secara konvensional yang biasanya mengaplikasikan panas dan tekanan, mengurangi kandungan tokoferol dalam hasil akhir. Kandungan vitamin E opti-mum dapat diperoleh melalui per-baikan proses, yaitu dengan proses sentrifugasi santan dan produk yang dihasilkan dikenal dengan nama virgin oil. Virgin oil mempunyai aroma kelapa segar. Saat ini Virgin oil yang lebih dikenal dengan VCO (Virgin Coconut Oil)  diyakini man-faatnya untuk mengatasi penyakit kanker bahkan dianggap lebih ampuh dibandingkan dengan buah merah (Pandanus  conoideus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air kelapa muda (7 - 8 bulan) mengandung protein 0,13 g, minyak 0,12 g, karbohidrat 4,11 g, mineral Ca 20 mg, Fe 0,5 mg, vitamin asam askorbat 2,2 - 3,7 mg dan air 95,01/ 100 g.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-446848960918394550?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/446848960918394550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kelapa-sebagai-tanaman-obat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/446848960918394550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/446848960918394550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kelapa-sebagai-tanaman-obat.html' title='KELAPA SEBAGAI TANAMAN OBAT'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-H0v0tVJI/AAAAAAAAAEc/xmPAoRgazhY/s72-c/kelapa+hijau.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-4754891318133922884</id><published>2009-05-29T13:49:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>FUNGSI KUNYIT SEBAGAI PENGUAT DAYA INGAT (ANTI ALZHEIMER)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-GZcwKXOI/AAAAAAAAAEU/LzeEArVShWo/s1600-h/J.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 98px; height: 95px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-GZcwKXOI/AAAAAAAAAEU/LzeEArVShWo/s320/J.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341135454857747682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kunyit (Curcuma domestica) me-rupakan salah satu jenis tanaman obat yang banyak  memiliki man-faat, di antaranya sebagai bumbu masak (terutama kare), pewarna makanan, minuman, tekstil dan kosmetik. Tanaman ini telah di-kenal sejak lama di Indonesia dan penggunaannya cukup banyak dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat pola hidup dewasa ini yang cenderung moderen dengan  gejala serba instan, menjadikan penyakit yang berkembang di masyarakat juga beragam. Dalam sepuluh tahun terakhir, banyak penyakit yang mencuat di masya-rakat  di antaranya aids, kanker, flu burung dan bahkan gejala pikun dini.  Kondisi ini  membuat masyarakat mulai  berfikir untuk mencari  pengobatan  alternatif secara konvensional di samping pengobatan moderen. Salah satu tanaman obat yang berpeluang   sebagai  pengganti  pengobatan kimiawi yang dapat memperlam-bat datangnya penyakit pikun  adalah kunyit. Penggunaan ta-naman ini biasanya berupa bubuk atau tepung kunyit yang diracik ke dalam bumbu masak.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rimpang kunyit sangat ber-manfaat sebagai antikoagul-an, menurunkan tekanan darah, obat cacing, abat asma, pe-nambah darah,obat sakit perut, diare, usus buntu dan rematik. Selain ber-khasiat dalam pengobatan, rimpang kunyit juga banyak digunakan untuk bahan pewarna, bahan campuran kosmetika, bakterisida, fungisida dan stimulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunyit untuk mencegah Alzheimer &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit Alzheimer adalah sejenis penyakit pikun yang umum terjadi pada manusia yang mulai memasuki usia tua (manula). Secara alamiah, pikun biasa terjadi pada setiap orang  karena kondisi fisik otak menurun. Namun pikunpun dapat di-perlambat datangnya dengan meng-gunakan kunyit  dalam bentuk bum-bu kare.  Kunyit sebagai bahan bumbu kare yang banyak dipakai dalam berbagai resep masakan dirasakan dapat mempertahankan kualitas otak hingga usia lanjut. Salah satu bukti adalah manula yang berada di negara-negara Asia tetap memiliki ingatan baik di usia lanjut karena mereka rajin mengkonsumsi bumbu kare. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian Dr. Tze-Pin Ng dari Universitas Nasional Singapura (NUS) pada 1.010 manula berusia 60 tahun sampai 93 di tahun 2003, menunjukkan bahwa manula yang rajin mengkonsumsi bumbu kare memiliki daya ingat yang lebih tinggi dibandingkan mereka jarang atau yang tidak pernah sama sekali.  Hal ini mungkin akan membuat kita  penasaran dan ingin tahu.  Ternyata rahasianya terletak pada zat pewarna kuning (kurkumin) yang terdapat di dalam rimpang kunyit yang diguna-kan dalam membuat bumbu kare tersebut. Kurkumin pada kunyit me-miliki fungsi yang sangat penting dalam mengobati berbagai jenis penyakit karena senyawa tersebut dapat berfungsi sebagai anti tumor promoter, antioksidan, anti mikroba, anti radang dan anti virus. Selain itu kurkumin pada kunyit ternyata juga berperan dalam meningkatkan sistem imunitas tubuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepung kunyit yang akan di-jadikan bahan racikan bumbu kare dapat dibuat dari umbi kunyit yang telah dikeringkan. Ditinjau dari segi kemudahannya, umbi yang telah di iris lalu dikeringkan, akan lebih mudah digiling untuk dijadikan tepung. Di negara-negara konsumen seperti Amerika Serikat dan Inggris, tepung kunyit digunakan secara langsung sebagai bumbu pewarna makanan,dan bahan baku pembuatan oleoresin. Di India, tepung kunyit merupakan salah satu bahan dasar untuk pembuatan bumbu kare (curry powder) yang merupakan campuran homogen dari berbagai jenis tepung kunyit.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan rutin mengkonsumsi bumbu kare, akan dapat menurunkan resiko serangan penyakit Alzheimer yang bisa menyebabkan pikun total karena kondisi fisik otak yang terus menurun. Namun jangan salah, pada penggunaan yang berlebihan pun bagi orang lanjut usia dapat menim-bulkan efek sakit perut, gangguan hati atau ginjal.Dari hasil kesimpulan para pe-neliti yang dilaporkan dalam American Journal of Epidemiologi Edisi 1 November 2006, menyatakan bah-wa bumbu kari sangat berpotensi mencegah alzheimer karena dilihat dari kemanjurannya dan  tidak bera-cun. Hasil penelitian ini merupakan bukti pertama yang menunjukkan hubungan antara konsumsi kare dengan kemampuan kognitif otak.      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok tanaman&lt;br /&gt;Kunyit (Curcuma domestica  Vahl.)  merupakan tanaman obat asli dari Asia Tenggara dan telah dikembangkan secara luas di Asia Selatan, Cina Selatan, Taiwan, Fili-pina dan tumbuh dengan baik di Indonesia. Tanaman tumbuh tegak mencapai tinggi 1,0 - 1,5 m. Memiliki batang semu yang dililit oleh pelepah-pelepah daun. Daun tanaman runcing dan licin dengan panjang sekitar 30 cm dan  lebar 8 cm. Bunga muncul dari batang semu dengan panjang sekitar 10 - 15 cm. Warna bunga putih atau putih bergaris hijau dan terkadang ujung bunga berwarna merah jambu. Bagian utama dari tanaman adalah rimpangnya yang berada di dalam tanah. Rimpang ini biasanya tumbuh menjalar dan rimpang induk biasanya berbentuk ellips.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan tumbuh&lt;br /&gt;Kunyit dapat tumbuh dengan baik pada ketingggian 0 - 1.200 m di atas permukaan laut. Adaptasi ta-naman sangat baik pada iklim  panas sampai sedang dengan kelembaban tinggi. Tanah yang cocok untuk tanaman kunyit adalah tanah yang subur, gembur, mengandung banyak humus dan berdrainase baik. Untuk memperoleh pertumbuhan yang opti-mal, sebaiknya kunyit  memperoleh bulan basah  sekitar 4 - 6 bulan se-belum gugurnya daun. Untuk pem-bentukan rimpang sangat dibutuhkan cahaya matahari yang cukup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitokimia rimpang kunyit&lt;br /&gt;enyawa kimia utama  yang ter-kandung di dalam rimpang kunyit adalah minyak atsiri dan kurkumi-noid. Minyak atsiri mengandung senyawa seskuiterpen alkohol, tur-meron dan zingiberen, sedangkan kurkuminoid mengandung senyawa kurkumin dan turunannya (berwarna kuning) yang meliputi desmetoksi-kurkumin dan bidesmetoksikurku-min. Selain itu rimpang juga mengandung senyawa gom, lemak, protein, kalsiun, fosfor dan besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budidaya tanaman&lt;br /&gt;Budidaya tanaman kunyit cukup mudah. Rimpang tanaman yang akan dijadikan benih  hendaknya yang telah cukup umur yaitu sekitar 10 bulan dengan bobot  20 - 30 g. Benih yang akan ditanam sebaiknya yang telah memiliki tunas sepanjang 2 - 3 cm. Sebelum di tanam, tanah terlebih dahulu diolah dengan cara meng-garpu dan mencangkul di tempat yang akan ditanami. Pengolahan tanah sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Pupuk kandang dapat diberikan sebanyak 0,5 kg/lubang tanam dan jarak tanam yang optimal adalah 50 cm x 50 cm dan penanaman benih sebaiknya dengan kedalaman 7,5 cm - 10 cm, dengan mata tunas menghadap ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap lubang tanam sebaiknya di isi dengan satu benih dan setelah benih dimasukkan, lubang tanam kembali ditutup dengan tanah.  Untuk mendapatkan pertumbuh-an dan produksi rimpang yang op-timal, sebaiknya tanaman di pupuk dengan pupuk buatan yaitu SP36 dan KCL pada awal penanaman masing-masing sebanyak 200 kg/ha dan urea sebanyak 200 kg/ha diberikan se-banyak tiga kali yaitu 1/3 dosis pada umur 1 bulan, 2 bulan dan 3 bulan setelah tanam. Selain itu upaya pemeliharaan tanaman juga penting, yang dapat dilakukan dengan cara menyiangi gulma setiap dua bulan sekali dan merapikan guludan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panen&lt;br /&gt;Kunyit biasanya di panen pada umur sekitar 9 - 10 bulan. Cara panen cukup mudah yaitu dengan menggali rimpang menggunakan garpu. Usahakan agar rimpang tidak patah tertinggal waktu digali sehingga bobot yang diperoleh lebih tinggi. Setelah digarpu, tanah di-sekitar rimpang dibersihkan dan rim-pang dikumpukan dalam karung. Biasanya hasil panen dapat men-capai 20 - 30 ton/ha  rimpang segar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-4754891318133922884?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/4754891318133922884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/fungsi-kunyit-sebagai-penguat-daya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4754891318133922884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4754891318133922884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/fungsi-kunyit-sebagai-penguat-daya.html' title='FUNGSI KUNYIT SEBAGAI PENGUAT DAYA INGAT (ANTI ALZHEIMER)'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-GZcwKXOI/AAAAAAAAAEU/LzeEArVShWo/s72-c/J.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-3988348656443207935</id><published>2009-05-29T13:37:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>TEKNOLOGI PENYIAPAN SIMPLISIA TERSTANDAR TANAMAN OBAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-Dm68wlPI/AAAAAAAAAEM/Bxt0muoL1Ek/s1600-h/k.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 60px; height: 115px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-Dm68wlPI/AAAAAAAAAEM/Bxt0muoL1Ek/s320/k.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341132387767063794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panen merupakan salah satu  rangkaian tahapan dalam proses budidaya tanaman obat. Waktu, cara pemanenan dan penanganan bahan setelah panen merupakan periode kritis yang sangat menen-tukan kualitas dan kuantitas hasil tanaman. Oleh karena itu waktu, cara panen dan penanganan tanaman yang tepat dan benar merupakan faktor penentu  kua-litas dan kuantitas.  Setiap jenis tanaman memiliki waktu dan  cara panen yang berbeda.  Tanaman yang dipanen buahnya memiliki waktu dan cara panen yang berbeda dengan tanaman yang dipanen berupa biji, rim-pang, daun, kulit dan batang. Begitu juga tanaman yang mengalami stres lingkungan akan memiliki waktu panen yang ber-beda meskipun jenis tanamannya sama.  Berikut ini diuraikan saat panen yang tepat untuk beberapa jenis tanaman obat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biji. Panen tidak bisa dilakukan secara serentak karena perbedaan waktu pematangan dari buah atau polong yang berbeda. Pemanenan biji di-lakukan pada saat biji telah masak fisiologis. Fase ini ditandai dengan sudah maksimalnya pertumbuhan buah atau polong dan biji yang di dalamnya telah terbentuk dengan sempurna. Kulit buah atau polong mengalami perubahan warna misalnya kulit polong yang semula warna hijau kini berubah menjadi agak kekuningan dan mulai mengering. Pemanenan biji pada tanaman se-musim yang sifatnya determinate dilakukan secara serentak pada suatu luasan tertentu. Pemanenan dilaku-kan setelah 60% kulit polong atau kulit biji sudah mulai mongering. Hal ini berbeda dengan tanaman se-musim indeterminate dan tahunan, yang umumnya dipanen secara ber-kala berdasarkan pemasakan dari biji/polong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah. Buah harus dipanen setelah masak fisiologis dengan cara me-metik.  Pemanenan sebelum masak fisiologis akan menghasilkan buah dengan kualitas yang rendah dan kuantitasnya berkurang.  Buah yang dipanen pada saat masih muda, seperti  buah  mengkudu, jeruk nipis, jambu biji dan buah ceplukan akan memiliki rasa yang tidak enak dan aromanya kurang sedap. Begitu pula halnya dengan pemanenan yang terlambat akan menyebabkan pe-nurunan kualitas karena akan terjadi perombakan bahan aktif yang ter-dapat di dalamnya menjadi zat lain.  Selain itu tekstur buah menjadi lembek dan buah menjadi lebih cepat busuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun. Pemanenan daun dilakukan pada saat tanaman telah tumbuh maksimal dan sudah memasuki periode matang fisiologis dan dilakukan dengan memangkas tanaman.  Pemangkasan dilakukan dengan menggunakan pisau yang bersih atau gunting stek. Pemanenan yang terlalu cepat  menyebabkan hasil produksi yang diperoleh rendah dan kandungan bahan bahan aktifnya juga rendah, seperti tanaman jati belanda dapat dipanen pada umur 1 - 1,5 tahun, jambu biji pada umur 6 - 7 bulan, cincau 3 - 4 bulan dan lidah buaya pada umur 12 - 18 bulan setelah tanam. Demikian juga dengan pe-manenan yang terlambat menyebab-kan daun mengalami penuaan (se-nescence) sehingga mutunya rendah karena bahan aktifnya sudah ter-degradasi. Pada beberapa tanaman pemanenan yang terlambat akan mempersulit proses panen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rimpang. Untuk jenis rimpang waktu pe-manenan bervariasi tergantung peng-gunaan.  Tetapi  pada umumnya pe-manenan dilakukan pada saat tanam-an berumur 8 - 10 bulan.  Seperti rimpang jahe, untuk  kebutuhan eks-por dalam bentuk segar jahe dipanen pada umur 8 - 9 bulan setelah tanam, sedangkan untuk bibit 10 - 12 bulan.  Selanjutnya untuk keperluan pem-buatan jahe asinan, jahe awetan dan permen dipanen pada umur 4 - 6 bulan karena pada umur tersebut serat dan pati belum terlalu tinggi. Sebagai bahan obat, rimpang di-panen setelah tua yaitu umur 9 - 12 bulan setelah tanam. Untuk temu-lawak pemanenan rimpang dilaku-kan setelah tanaman berumur 10 - 12 bulan. Temulawak yang dipanen pada umur tersebut menghasilkan kadar minyak atsiri dan kurkumin yang tinggi. Penanaman rimpang dilakukan pada saat awal musim hujan dan dipanen pada pertengahan musim kemarau. Saat panen yang tepat ditandai dengan mulai menge-ringnya bagian tanaman yang berada di atas permukaan tanah (daun dan batang semu), misalnya kunyit, temulawak, jahe, dan kencur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga. Bunga digunakan dalam industri farmasi dan kosmetik dalam bentuk segar maupun kering.  Bunga yang digunakan dalam bentuk segar, pemanenan dilakukan pada saat bunga kuncup atau setelah per-tumbuhannya maksimal. Berbeda  dengan bunga yang digunakan dalam bentuk kering, pemanenan dilakukan pada saat bunga sedang mekar.  Seperti bunga piretrum, bunga yang dipanen dalam keadaan masih kuncup  menghasilkan kadar piretrin yang lebih tinggi dibandingkan dengan bunga yang sudah mekar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayu. Pemanenan kayu dilakukan setelah pada kayu terbentuk senyawa metabolit sekunder secara maksimal.  Umur panen tanaman berbeda-beda tergantung jenis tanaman dan ke-cepatan pembentukan metabolit sekundernya. Tanaman secang baru dapat dipanen setelah berumur 4 sampai 5 tahun, karena apabila dipanen terlalu muda kandungan zat aktifnya seperti tanin dan sappan masih relatif sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herba. Pada beberapa tanaman semusim, waktu panen yang tepat adalah pada saat pertumbuhan vegetatif tanaman sudah maksimal dan akan memasuki fase generatif atau dengan kata lain pemanenan dilakukan sebelum ta-naman berbunga. Pemanenan yang dilakukan terlalu awal mengakibat-kan produksi tanaman yang kita dapatkan rendah dan kandungan bahan aktifnya juga rendah.  Sedang-kan jika pemanenan terlambat akan menghasilkan mutu rendah karena jumlah daun berkurang, dan batang tanaman sudah berkayu.  Contohnya tanaman sambiloto sebaiknya di-panen pada umur 3 - 4 bulan, pegagan  pada umur 2 - 3 bulan setelah tanam, meniran pada umur kurang lebih 3,5 bulan atau sebelum berbunga dan tanaman ceplukan dipanen setelah umur 1 - 1,5 bulan atau segera setelah timbul kuncup bunga, terbentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Panen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu panen peralatan dan tempat yang digunakan harus bersih dan bebas dari cemaran dan dalam keadaan kering. Alat yang diguna-kan dipilih dengan tepat untuk mengurangi terbawanya bahan atau tanah yang tidak diperlukan.  Seperti rimpang, alat untuk panen dapat menggunakan garpu atau cangkul.  Bahan yang rusak atau busuk harus segera dibuang atau dipisahkan.  Penempatan dalam wadah (keran-jang, kantong, karung dan lain-lain) tidak boleh terlalu penuh sehingga bahan tidak menumpuk dan tidak rusak. Selanjutnya dalam waktu pengangkutan diusahakan supaya bahan tidak terkena panas yang berlebihan, karena dapat menyebab-kan terjadinya proses fermentasi/ busuk.  Bahan juga harus dijaga dari gang-guan hama (hama gudang, tikus dan binatang peliharaan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan Pasca Panen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca panen merupakan kelanjut-an dari proses panen terhadap tanaman budidaya atau hasil dari penambangan alam yang fungsinya antara lain untuk membuat bahan hasil panen tidak mudah rusak dan memiliki kualitas yang baik serta mudah disimpan untuk diproses selanjutnya.  Untuk memulai proses pasca panen perlu diperhatikan cara dan tenggang waktu pengumpulan bahan tanaman yang ideal setelah dilakukan proses panen tanaman tersebut.  Selama proses pasca panen sangat penting diperhatikan keber-sihan dari alat-alat dan bahan yang digunakan, juga bagi pelaksananya perlu memperhatikan perlengkapan seperti masker dan sarung tangan.  Tujuan dari pasca panen ini untuk menghasilkan simplisia tanaman obat yang bermutu, efek terapinya tinggi  sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Secara umum faktor-faktor dalam penanganan pasca panen yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyortiran (segar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyortiran segar dilakukan setelah selesai panen dengan tujuan untuk memisahkan kotoran-kotoran atau bahan-bahan asing, bahan yang tua dengan yang muda atau bahan yang ukurannya lebih besar atau lebih kecil.  Bahan nabati yang baik memiliki kandungan campuran bahan organik asing tidak lebih dari 2%. Proses penyortiran pertama bertujuan untuk memisahkan bahan yang busuk atau bahan yang muda dan yang tua serta untuk mengurangi jumlah pengotor yang ikut terbawa dalam bahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencucian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencucian bertujuan menghilang-kan kotoran-kotoran dan mengurangi mikroba-mikroba yang melekat pada bahan. Pencucian harus segera di-lakukan setelah panen karena dapat mempengaruhi mutu bahan. Pen-cucian menggunakan air bersih seperti air dari mata air, sumur atau  PAM. Penggunaan air kotor menye-babkan jumlah mikroba pada bahan tidak akan berkurang bahkan akan bertambah.  Pada saat pencucian per-hatikan air cucian dan air bilasan-nya, jika masih terlihat kotor ulangi pencucian/pembilasan sekali atau dua kali lagi. Perlu diperhatikan bahwa pencucian harus dilakukan dalam waktu yang sesingkat mung-kin untuk menghindari larut dan terbuangnya zat yang terkandung dalam bahan. Pencucian bahan dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Perendaman bertingkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perendamana biasanya dilakukan pada bahan yang tidak banyak mengandung kotoran seperti daun, bunga, buah dll.  Proses perendaman  dilakukan beberapa kali pada wadah dan air yang berbeda, pada rendaman pertama air cuciannya mengandung kotoran paling banyak.  Saat perendaman kotoran-kotoran yang melekat kuat pada bahan dapat dihilangkan langsung dengan tangan.  Metoda ini akan menghemat peng-gunaan air, namun sangat mudah melarutkan zat-zat yang terkandung dalam bahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Penyemprotan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyemprotan biasanya dilakukan pada bahan yang kotorannya banyak melekat pada bahan seperti rimpang, akar, umbi dan lain-lain.  Proses penyemprotan dilakukan de-ngan menggunakan air yang ber-tekanan tinggi. Untuk lebih me-nyakinkan kebersihan bahan, ko-toran yang melekat kuat pada bahan dapat dihilangkan langsung dengan tangan. Proses ini biasanya meng-gunakan air yang cukup banyak, namun dapat mengurangi resiko hilang/larutnya kandungan dalam bahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Penyikatan (manual maupun oto-matis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencucian dengan menyikat dapat dilakukan terhadap jenis bahan yang keras/tidak lunak dan kotoran-nya melekat sangat kuat.  Pencucian ini memakai alat bantu sikat yang di- gunakan bentuknya bisa bermacam-macam, dalam hal ini perlu diper-hatikan kebersihan dari sikat yang digunakan. Penyikatan dilakukan terhadap bahan secara perlahan dan teratur agar tidak merusak bahannya.  Pem-bilasan dilakukan pada bahan yang sudah disikat. Metode pencuci-an ini dapat menghasilkan bahan yang lebih bersih dibandingkan de-ngan metode pencucian lainnya, namun meningkatkan resiko kerusa-kan bahan, sehingga merangsang tumbuhnya bakteri atau mikro-organisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penirisan/pengeringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pencucian, bahan lang-sung ditiriskan di rak-rak pengering. Khusus untuk bahan rimpang pen-jemuran dilakukan  selama 4 - 6 hari. Selesai pengeringan dilakukan kem-bali penyortiran apabila bahan lang-sung digunakan dalam bentuk segar sesuai dengan permintaan. Contoh-nya untuk rimpang jahe, perlu dilakukan penyortiran sesuai standar perdagangan, karena mutu bahan menentukan harga jual. Berdasarkan standar perdagangan, mutu rimpang jahe segar dikategorikan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Mutu I : bobot 250 g/rimpang, kulit tidak terkelupas, tidak me-ngandung benda asing dan tidak berjamur.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Mutu II : bobot 150 - 249 g/rim-pang, kulit tidak terkelupas, tidak mengandung benda asing dan tidak berjamur.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Mutu III : bobot sesuai hasil analisis, kulit yang terkelupas maksimum 10%, benda asing maksimum 3%, kapang mak-simum 10%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ekspor jahe dalam bentuk asinan jahe, dipanen pada  umur 3 - 4 bulan, karena pada umur tersebut serat dan pati jahe masih sedikit.  Mutu jahe yang diinginkan adalah bobot 60 - 80 g/rimpang. Selesai penyortiran bahan langsung dikemas dengan menggunakan jala plastik atau sesuai dengan permintaan.  Di samping dijual dalam bentuk segar, rimpang juga dapat dijual dalam bentuk kering yaitu simplisia yang dikeringkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perajangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perajangan pada bahan dilakukan untuk mempermudah proses selanjutnya seperti pengeringan, pengemasan, penyulingan minyak atsiri dan penyimpanan.  Perajangan biasanya hanya dilakukan pada bahan yang ukurannya agak besar dan tidak lunak seperti akar, rim-pang, batang, buah dan lain-lain.  Ukuran perajangan tergantung dari bahan yang digunakan dan ber-pengaruh terhadap kualitas simplisia yang dihasilkan. Perajangan terlalu tipis dapat mengurangi zat aktif  yang terkandung dalam bahan.  Sedangkan jika terlalu tebal, maka pengurangan kadar air dalam bahan agak sulit dan memerlukan waktu yang lama dalam penjemuran  dan kemungkinan besar bahan mudah ditumbuhi oleh jamur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketebalan perajangan untuk rimpang temulawak adalah sebesar 7 - 8 mm, jahe, kunyit dan kencur 3 - 5 mm.  Perajangan bahan dapat dilakukan secara manual dengan pisau yang tajam dan terbuat dari steinlees ataupun dengan mesin pemotong/ perajang.  Bentuk irisan split atau slice tergantung tujuan pemakaian.  Untuk tujuan mendapatkan minyak atsiri yang tinggi bentuk irisan sebaiknya adalah membujur (split) dan jika ingin bahan lebih cepat kering bentuk irisan sebaiknya me-lintang (slice).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeringan adalah suatu cara pengawetan atau pengolahan pada bahan dengan cara mengurangi kadar air, sehingga proses pem-busukan dapat terhambat.  Dengan demikian dapat dihasilkan simplisia terstandar, tidak mudah rusak dan tahan disimpan dalam waktu yang lama Dalam proses ini, kadar air dan reaksi-reaksi zat aktif dalam bahan akan berkurang, sehingga suhu dan waktu pengeringan perlu diperhati-kan.  Suhu pengeringan tergantung pada jenis bahan yang dikeringkan.  Pada umumnya suhu pengeringan  adalah antara 40 - 600C dan hasil yang baik dari proses pengeringan adalah simplisia yang mengandung kadar air 10%.  Demikian pula de-ngan waktu pengeringan juga ber-variasi, tergantung pada jenis bahan yang dikeringkan seperti rimpang, daun, kayu ataupun bunga.  Hal lain yang perlu diperhatikan dalam pro-ses pengeringan adalah kebersihan (khususnya pengeringan mengguna-kan sinar matahari), kelembaban udara, aliran udara dan tebal bahan (tidak saling menumpuk). Penge-ringan bahan dapat dilakukan secara tradisional dengan menggunakan sinar matahari ataupun secara mo-dern dengan menggunakan alat pe-ngering seperti oven, rak pengering, blower ataupun dengan fresh dryer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeringan hasil rajangan dari temu-temuan dapat dilakukan de-ngan menggunakan sinar matahari, oven, blower dan fresh dryer pada suhu 30 - 500C.  Pengeringan pada suhu terlalu tinggi dapat merusak komponen aktif, sehingga mutunya dapat menurun. Untuk irisan rim-pang jahe dapat dikeringkan meng-gunakan alat pengering energi surya, dimana  suhu pengering dalam ruang pengering berkisar antara 36 - 450C dengan tingkat kelembaban 32,8 - 53,3% menghasilkan kadar minyak atsiri lebih tinggi dibandingkan dengan pengeringan matahari lang-sung maupun oven.  Untuk irisan temulawak yang dikeringkan dengan sinar matahari langsung, sebelum dikeringkan terlebih dulu irisan rimpang direndam dalam larutan asam sitrat 3% selama 3 jam. Selesai peren-aman irisan dicuci kembali sampai bersih, ditiriskan kemudian  dijemur dipanas matahari. Tujuan dari perendaman adalah untuk mencegah terjadinya degradasi kur-kuminoid pada simplisia pada saat penjemuran juga mencegah peng-uapan minyak atsiri yang berlebihan. Dari hasil analisis diperoleh kadar minyak atsirinya 13,18% dan kur-kumin 1,89%. Di samping meng-gunakan sinar matahari langsung, penjemuran juga dapat dilakukan dengan menggunakan blower pada suhu 40 - 500C.  Kelebihan dari alat ini adalah waktu  penjemuran lebih singkat yaitu sekitar 8 jam, di-bandingkan dengan sinar matahari membutuhkan waktu lebih dari 1 minggu. Pelain kedua jenis pengeri-ng tersebut juga terdapat alat pengering fresh dryer, dimana suhunya hampir sama dengan suhu ruang, tempat tertutup dan lebih higienis. Kelemahan dari alat ter-sebut waktu pengeringan selama 3 hari. Untuk daun  atau herba, penge-ringan dapat dilakukan dengan me-nggunakan sinar matahari di dalam tampah yang ditutup dengan kain hitam, menggunakan alat pengering fresh dryer atau cukup dikering-anginkan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeringan dapat menyebabkan perubahan-perubahan hidrolisa enzi-matis, pencokelatan, fermentasi dan oksidasi.  Ciri-ciri waktu pengering-an sudah berakhir apabila daun atau-pun temu-temuan sudah dapat di-patahkan dengan mudah. Pada umumnya bahan (simplisia) yang sudah kering memiliki kadar air ± 8 - 10%.  Dengan jumlah kadar air tersebut kerusakan bahan dapat ditekan baik dalam pengolahan mau-pun waktu penyimpanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyortiran (kering).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyortiran dilakukan bertujuan untuk memisahkan benda-benda asing yang terdapat pada simplisia, misalnya akar-akar, pasir, kotoran unggas atau benda asing lainnya.  Proses penyortiran merupakan tahap akhir dari pembuatan simplisia kering sebelum dilakukan pengemasan, penyimpanan atau pengolahan lebih lanjut. Setelah penyortiran simplisia ditimbang untuk mengetahui rendemen hasil dari proses pasca panen yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengemasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengemasan dapat dilakukan terhadap simplisia yang sudah di-keringkan.  Jenis kemasan yang di-gunakan dapat berupa plastik, kertas maupun karung goni. Persyaratan jenis kemasan yaitu dapat menjamin mutu produk yang dikemas, mudah dipakai, tidak mempersulit pena-nganan, dapat melindungi isi pada waktu pengangkutan, tidak beracun dan tidak bereaksi dengan isi dan kalau boleh mempunyai bentuk dan rupa yang menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan label yang jelas pada tiap kemasan tersebut yang isinya menuliskan ; nama bahan, bagian dari tanaman bahan yang digunakan, tanggal pengemasan, nomor/kode produksi, nama/alamat penghasil, berat bersih, metode pe-nyimpanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyimpanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyimpanan simplisia dapat di-lakukan  di ruang biasa (suhu kamar) ataupun di ruang ber AC. Ruang tempat penyimpanan harus bersih, udaranya cukup kering dan ber-ventilasi.  Ventilasi harus cukup baik karena hama menyukai udara yang lembab dan panas. Perlakuan sim-plisia dengan iradiasi sinar gamma dosis 10 kGy dapat menurunkan jumlah patogen yang dapat meng-kontaminasi simplisia tanaman obat (Berlinda dkk, 1998). Dosis ini tidak merubah kadar air dan kadar minyak atsiri simplisia selama penyimpanan 3 - 6 bulan.  Jadi sebelum disimpan pokok utama yang harus diperhati-kan adalah cara penanganan yang tepat dan higienes. Hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai tempat penyimpanan simplisia adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;       Gudang harus terpisah dari tem-pat penyimpanan bahan lainnya ataupun penyimpanan alat dan dipelihara dengan baik.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;       Ventilasi udara cukup baik dan bebas dari kebocoran atau ke-mungkinan masuk air hujan.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Suhu gudang tidak melebihi 300C.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Kelembabab udara sebaiknya di-usahakan serendah mungkin (650 C) untuk mencegah terjadinya penyerapan air. Kelembaban udara yang tinggi dapat memacu pertumbuhan mikroorganisme se-hingga menurunkan mutu bahan baik dalam bentuk segar maupun kering.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Masuknya sinar matahari lang-sung menyinari simplisia harus dicegah.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;       Masuknya hewan, baik serangga maupun tikus yang sering me-makan simplisia yang disimpan harus dicegah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-3988348656443207935?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/3988348656443207935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/teknologi-penyiapan-simplisia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3988348656443207935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3988348656443207935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/teknologi-penyiapan-simplisia.html' title='TEKNOLOGI PENYIAPAN SIMPLISIA TERSTANDAR TANAMAN OBAT'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh-Dm68wlPI/AAAAAAAAAEM/Bxt0muoL1Ek/s72-c/k.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-7286682351806108029</id><published>2009-05-28T18:18:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>GANYONG</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh5zp5A24cI/AAAAAAAAAEE/j6Vn5h6-jso/s1600-h/180px-Canna_Edulis_2003072001_0014.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 146px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh5zp5A24cI/AAAAAAAAAEE/j6Vn5h6-jso/s320/180px-Canna_Edulis_2003072001_0014.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340833371624235458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi Ganyong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kingdom : Plantae (tumbuhan)&lt;br /&gt;Subkingdom : Tracheobionta (berpembuluh)&lt;br /&gt;Superdivisio : Spermatophyta (menghasilkan biji)&lt;br /&gt;Divisio : Magnoliophyta (berbunga)&lt;br /&gt;Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)&lt;br /&gt;Sub-kelas : Commelinidae&lt;br /&gt;Ordo : Zingiberales&lt;br /&gt;Familia : Cannaceae&lt;br /&gt;Genus : Canna&lt;br /&gt;Spesies : Canna edulis Ker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman Ganyong (Canna edulis Ker.) berasal dari Amerika Tropika, dan telah tersebar ke Asia, Australia, dan Afrika. Umbi mudanya di Amerika Selatan dimakan sebagai sayuran, dan kadang digunakan sebagai pencuci mulut. Sekarang, Ganyong sudah dibudidayakan teratur di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jambi, Lampung, dan Jawa Barat.&lt;br /&gt;Ganyong cukup berpotensi sebagai sumber hidrat arang. Data Direktorat Gizi Depkes RI menyebutkan bahwa kandungan gizi Ganyong tiap 100 gram secara lengkap terdiri dari kalori 95,00 kal; protein 1,00 g; lemak 0,11 g; karbohidrat 22,60 g; kalsium 21,00 g; fosfor 70,00 g; zat besi 1,90 mg; vitamin B1 0,10 mg; vitamin C 10,00 mg; air 75,00 g&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umbi yang dewasa dapat dimakan dengan mengolahnya lebih dulu atau untuk diambil patinya. Sisa umbinya yang tertinggal setelah diambil patinya dapat digunakan sebagai kompos. Sementara pucuk dan tangkai daun muda dipakai untuk pakan ternak. Bunga daunnya yang cukup indah dimanfaatkan sebagai tanaman hias.&lt;br /&gt;Kita mengenal Ganyong dengan banyak nama daerah. Ada yang menyebut sebagai “buah tasbih”, “ubi pikul”, “ganyal”, “ganyol”, atau pun “sinetra”. Sedangkan nama asingnya quennsland arrowroot. Sementara ini, sekurangnya ada dua provinsi sebagai sentral Ganyong, yakni Jawa Tengah (Klaten, Wonosobo, dan Purworejo), dan Jawa Barat (Majalengka, Sumedang, Ciamis, Cianjur, Garut, Lebak, Subang, dan Karawang).&lt;br /&gt;Lalu, Ganyong itu sebetulnya untuk apa? Biasanya dikonsumsi sebagai camilan. Ganyong direbus, lalu dimakan. Rasanya pulen kemanis-manisan dan bergizi cukup tinggi, terutama kandungan karbohidratnya.&lt;br /&gt;Menurut produsen keripik ganyong dan tepung ganyong, pada dasarnya untuk pemasarannya tidak masalah. Barangkali karena tingkat persaingan belum tajam, sedangkan pertumbuhan konsumsinya terus bertahan. Malahan tak menutup kemungkinan, produk olahan Ganyong tersebut bisa diekspor.&lt;br /&gt;Selain itu, Ganyong juga dapat mengatasi beberapa penyakit, yaitu:&lt;br /&gt;Panas dalam:&lt;br /&gt;Umbi ganyong 30 g; Rimpang temu lawak 30 g; Air 700 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum hangat-hangat 2 kali sehari&lt;br /&gt;Radang saluran kencing&lt;br /&gt;Umbi ganyong 40 g; Daun kumis kucing 30 g; Akar alang-alang 20 g; Air 600 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum hangat-hangat pagi dan sore&lt;br /&gt;Bibit Ganyong dapat diperoleh lewat umbi atau anakan. Tradisinya lebih cenderung menggunakan bibit anakan. Setelah bibit siap, segera siapkan pula lahannya. Tanah dicangkul sedalam 30 cm sampai gembur, dan biarkan selama sekitar 15 hari. Setelah itu, dicangkul lagi sambil dibuatkan guludan-guludan, dengan ukuran lebar 40 - 60 cm, tinggi 25 - 30 cm, dan panjang disesuaikan kondisi lapangan. Jarak antar-guludan sekitar 10 - 100 cm. Buatkan lubang tanam sedalam 10 - 15 cm, dengan jarak-lubang biasanya 30 x 30 x 30 cm. Bibit anakan dimasukkan ke lubang tanam, lalu ditimbun dengan tanah.Setelah ditanam, lakukan perawatan dan pemeliharaan. Penyiangan dilakukan sebulan sekali, bersamaan dengan penggemburan tanah dan guludan. Di samping itu, lakukan juga pemupukan. Serangan hawa dan penyakit hampir-hampir tidak ada. Pasalnya, populasi dan penyebaran Ganyong masih terbatas.&lt;br /&gt;Pemanenan Ganyong bergantung tujuan penggunaannya. Bila untuk umbi rebus yang langsung dimakan, maka petiklah Ganyong muda berumur 6-8 bulan. Sebaliknya, jika akan digunakan untuk pembuatan produk pati atau tepung bisa dipanen tua (15-18 bulan)&lt;br /&gt;Di tengah kondisi ekonomi yang semakin terpuruk menjadi faktor kemampuan daya beli masyarakat menjadi turun, sudah seyogyanyalah pemerintah bersama masyarakat menggalakkan kembali pemanfaatan sumber pangan lokal yang justru lebih murah, mudah dijangkau dengan kandungan gizi yang tidak kalah baiknya. Marilah kita semua berusaha memanfaatkan sumber hidrat arang dari bumi Indonesia dengan menggali dan menjadikannya sebagai bahan pangan dan hidangan tradisional dan modern supaya tercipta upaya penganekaragaman pangan menuju pola makan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-7286682351806108029?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='GANYONG'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/7286682351806108029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/ganyong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7286682351806108029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/7286682351806108029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/ganyong.html' title='GANYONG'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/Sh5zp5A24cI/AAAAAAAAAEE/j6Vn5h6-jso/s72-c/180px-Canna_Edulis_2003072001_0014.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5429340228493232373</id><published>2009-05-06T00:27:00.000+07:00</published><updated>2009-05-06T00:30:19.594+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>KEBIASAAN DAN BUDAYA GOOGLE</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;KEBIASAAN DAN BUDAYA GOOGLE&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Google agak dikenal karena kebiasaan kerjanya yang santai, yang mengingatkan kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Musim_Dot-com&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Musim Dot-com (halaman belum tersedia)"&gt;musim Dot-com&lt;/a&gt;. Bulan Januari 2007, budaya Google tersebut dipelajari oleh &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fortune_Magazine&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Fortune Magazine (halaman belum tersedia)"&gt;Fortune Magazine&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; dan menempati urutan #1 (dari 100) perusahaan terbaik untuk bekerja.&lt;sup id="cite_ref-best_company_54-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-best_company-54" title=""&gt;[55]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Filosofi perusahaan ini didasarkan pada berbagai prinsip biasa seperti, "Anda dapat menghasilkan uang tanpa melakukan vandal", "Anda dapat bekerja serius tanpa mengenakan seragam," dan "Bekerja harusnya menantang dan tantangan itu harusnya menyenangkan." Sebuah daftar lengkap fundamental perusahaan tersedia di website-nya.&lt;sup id="cite_ref-55" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-55" title=""&gt;[56]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Budaya bekerja santai Google dapat dilihat dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Google_Doodle&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Google Doodle (halaman belum tersedia)"&gt;logo Google&lt;/a&gt;-nya yang bervariasi pada hari-hari penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Google telah dikritik karena melakukan penggajian di bawah standar industri&lt;sup id="cite_ref-56" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-56" title=""&gt;[57]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Contohnya, beberapa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Administrator_sistem&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Administrator sistem (halaman belum tersedia)"&gt;administrator sistem&lt;/a&gt; digaji kurang dari $35.000 per tahun – dianggap kurang untuk pasaran kerja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=San_Francisco_bay_Area&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="San Francisco bay Area (halaman belum tersedia)"&gt;Bay Area&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-salaries_57-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-salaries-57" title=""&gt;[58]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Bagaimanapun, performa saham Google setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/IPO" title="IPO" class="mw-redirect"&gt;IPO&lt;/a&gt; telah membolehkan banyak karyawan awal diberi ganti rugi dengan berpartisipasi dalam pertumbuhan kekayaan perusahaan.&lt;sup id="cite_ref-shinalj_58-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-shinalj-58" title=""&gt;[59]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Google mengimplementasikan insentif karyawan lainnya tahun 2005, seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google_Founders%27_Award" title="Google Founders' Award"&gt;Google Founders' Award&lt;/a&gt;, dengan tambahan untuk memberikan gaji besar kepada karyawan baru. Kenyamanan, budaya, popularitas global, dan penghargaan terhadap merek kuatnya juga telah menarik banyak pelamar kerja yang berpotensi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/IPO" title="IPO" class="mw-redirect"&gt;IPO&lt;/a&gt; pada Agustus 2004, dilaporkan bahwa pendiri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sergey_Brin" title="Sergey Brin"&gt;Sergey Brin&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Larry_Page" title="Larry Page"&gt;Larry Page&lt;/a&gt;, dan CEO &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eric_E._Schmidt" title="Eric E. Schmidt"&gt;Eric Schmidt&lt;/a&gt;, meminta bahwa gaji mereka dipotong menjadi $1.&lt;sup id="cite_ref-topsalaries_59-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-topsalaries-59" title=""&gt;[60]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Penawaran yang akan datang oleh perusahaan untuk meningkatkan gaji mereka telah dibatalkan, terutama karena, "ganti rugi utama mereka akan datang dari pengembalian kepemilikan saham di Google. Sebagai pemegang saham signifikan, kekayaan masing-masing dikaitkan secara langsung untuk menyeimbangkan performa dan apresiasi harga saham, yang menyediakan persilangan langsung dengan ketertarikan pemegang saham."&lt;sup id="cite_ref-topsalaries_59-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-topsalaries-59" title=""&gt;[60]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Tahun 2004, Schmidt digaji $250.000 per tahun, dan Page dan Brin masing-masing digasji $150.000.&lt;sup id="cite_ref-topsalaries_59-2" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-topsalaries-59" title=""&gt;[60]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka semua telah menolak penawaran bonus dan peningkatan ganti rugi oleh dewan direktur Google. Pada laporan orang terkaya Amerika Serikat tahun 2007, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Forbes" title="Forbes" class="mw-redirect"&gt;Forbes&lt;/a&gt; melaporkan bahwa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sergey_Brin" title="Sergey Brin"&gt;Sergey Brin&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Larry_Page" title="Larry Page"&gt;Larry Page&lt;/a&gt; menempati urutan #5 dengan kekayaan $18,5 milyar masing-masing.&lt;sup id="cite_ref-60" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-60" title=""&gt;[61]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5429340228493232373?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5429340228493232373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kebiasaan-dan-budaya-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5429340228493232373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5429340228493232373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kebiasaan-dan-budaya-google.html' title='KEBIASAAN DAN BUDAYA GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8356828269399858089</id><published>2009-05-06T00:26:00.000+07:00</published><updated>2009-05-06T00:30:19.594+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>APLIKASI-APLIKASI GOOGLE</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;APLIKASI-APLIKASI GOOGLE&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Google dikenal luas karena layanan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pencarian_web&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pencarian web (halaman belum tersedia)"&gt;pencarian webnya&lt;/a&gt;, yang mana merupakan sebuah faktor besar dari kesuksesan perusahaan ini. Pada Agustus 2007, Google merupakan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_pencari" title="Mesin pencari"&gt;mesin pencari&lt;/a&gt; di web yang paling sering digunakan dengan saham pasaran sebanyak 53,6%, kemudian &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yahoo%21" title="Yahoo!"&gt;Yahoo!&lt;/a&gt; (19,9%) dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Live_Search&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Live Search (halaman belum tersedia)"&gt;Live Search&lt;/a&gt; (12,9%).&lt;sup id="cite_ref-searchmarketshare_42-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-searchmarketshare-42" title=""&gt;[43]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Google memiliki milyaran halaman web, sehingga pengguna dapat mencari informasi yang mereka inginkan, melalui penggunaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kata_kunci" title="Kata kunci"&gt;kata kunci&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Operator" title="Operator"&gt;operator&lt;/a&gt;. Google juga telah menggunakan teknologi Pencarian Web pada layanan pencarian lainnya, termasuk, Pencarian Gambar, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Google_News&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Google News (halaman belum tersedia)"&gt;Google News&lt;/a&gt;, situs perbandingan harga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Google_Product_Search&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Google Product Search (halaman belum tersedia)"&gt;Google Product Search&lt;/a&gt;, arsip &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Usenet&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Usenet (halaman belum tersedia)"&gt;Usenet&lt;/a&gt; interaktif &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Google_Groups&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Google Groups (halaman belum tersedia)"&gt;Google Groups&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google_Maps" title="Google Maps"&gt;Google Maps&lt;/a&gt; dan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun 2004, Google meluncurkan layanan email berbasis web gratisnya, disebut sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gmail" title="Gmail"&gt;Gmail&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-gmail2004_43-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-gmail2004-43" title=""&gt;[44]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Gmail memiliki fitur &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi" title="Teknologi"&gt;teknologi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyaringan_e-mail&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Penyaringan e-mail (halaman belum tersedia)"&gt;penyaringan spam&lt;/a&gt; dan kemampuan untuk menggunakan teknologi Google untuk mencari email. Layanan ini mendatangkan keuntungan dengan menampilkan iklan dari layanan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=AdWords&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="AdWords (halaman belum tersedia)"&gt;AdWords&lt;/a&gt; yang dimasukkan dalam isi pesan email yang ditampilkan di layar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada awal 2006, perusahaan ini meluncurkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Google_Video&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Google Video (halaman belum tersedia)"&gt;Google Video&lt;/a&gt;, yang tidak hanya membolehkan pengguna untuk mencari dan melihat video secara gratis, tetapi juga membolehkan pengguna dan penyebar media menyebarkan isinya, termasuk acara-acara televisi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CBS" title="CBS"&gt;CBS&lt;/a&gt;, pertandingan basket &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/NBA" title="NBA" class="mw-redirect"&gt;NBA&lt;/a&gt;, dan video musik.&lt;sup id="cite_ref-video2006_44-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-video2006-44" title=""&gt;[45]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Bulan Agustus 2007, Google mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan program penyewaan dan penjualan videonya dan menawarkan pengembalian uang dan kredit &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Google_Checkout&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Google Checkout (halaman belum tersedia)"&gt;Google Checkout&lt;/a&gt; bagi pengguna yang telah membeli video untuk sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Google juga telah membuat beberapa aplikasi desktop, termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google_Earth" title="Google Earth"&gt;Google Earth&lt;/a&gt;, sebuah program pemetaan interaktif yang disediakan oleh satelit dan fotografi udara yang mencakup keseluruhan planet Bumi. Google Earth dianggap sangat akurat dan lebih mendetil. Beberapa kota besar memiliki gambar jelas yang dapat dibesarkan sedekat-dekatnya untuk melihat kendaraan dan pejalan kaki dengan jelas. Akibatnya, terdapat beberapa alasan mengenai keterlibatan dalam keamanan nasional. Secara spesifik, beberapa negara dan militer beranggapan perangkat lunak ini dapat digunakan untuk melihat dengan kejelasan dekat-jelas lokasi fisik infrastruktur yang rusak, bangunan komersial dan penghunian, pangkalan, agensi pemerintah, dan lainnya. Bagaimanapun, gambar satelit jarang diperbarui, dan semuanya tersedia gratis melalui produk lainnya dan bahkan sumber pemerintah (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/NASA" title="NASA"&gt;NASA&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=National_Geospatial-Intelligence_Agency&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="National Geospatial-Intelligence Agency (halaman belum tersedia)"&gt;National Geospatial-Intelligence Agency&lt;/a&gt;, sebagai contoh). Beberapa orang menilai argumen ini dengan menyatakan bahwa Google Earth mudah diakses juga saat mencari lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa produk lainnya tersedia melalui Google Labs, yang mana merupakan sebuah koleksi aplikasi yang belum selesai dan masih dalam tahap ujicoba agar dapat digunakan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Google telah mempromosikan produk mereka dalam berbagai cara. Di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/London" title="London"&gt;London&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;Google Space&lt;/i&gt; didirikan di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bandar_Udara_Heathrow&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bandar Udara Heathrow (halaman belum tersedia)"&gt;Bandar Udara Heathrow&lt;/a&gt;, menampilkan berbagai produk, termasuk Gmail, Google Earth dan Picasa.&lt;sup id="cite_ref-googlespace_45-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-googlespace-45" title=""&gt;[46]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;sup id="cite_ref-heathrow_46-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-heathrow-46" title=""&gt;[47]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Juga, sebuah halaman yang sama diluncurkan untuk mahasiswa Amerika, dibawah nama &lt;i&gt;College Life, Powered by Google.&lt;/i&gt;&lt;sup id="cite_ref-collegelife_47-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-collegelife-47" title=""&gt;[48]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun 2007, beberapa laporan menyatakan bahwa Google merencanakan peluncuran telepon genggam milik mereka, kemungkinan sebuah pesaing bagi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/IPhone" title="IPhone"&gt;iPhone&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Apple" title="Apple" class="mw-redirect"&gt;Apple&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-orlowski_48-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-orlowski-48" title=""&gt;[49]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;sup id="cite_ref-smith_49-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-smith-49" title=""&gt;[50]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;sup id="cite_ref-ricker_50-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-ricker-50" title=""&gt;[51]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Pada 5 November 2007, Google akhirnya mengumumkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29" title="Android (sistem operasi)"&gt;Android&lt;/a&gt;, sebuah &lt;i&gt;platform&lt;/i&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak" title="Perangkat lunak"&gt;perangkat lunak&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi" title="Sistem operasi"&gt;sistem operasi&lt;/a&gt; bagi perangkat bergerak yang didukung &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Open_Handset_Alliance&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Open Handset Alliance (halaman belum tersedia)"&gt;Open Handset Alliance&lt;/a&gt;, sebuah konsorsium yang terdiri dari 34 perusahaan perangkat lunak, perangkat keras, dan telekomunikasi yang bertujuan mengembangkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Standar_terbuka&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Standar terbuka (halaman belum tersedia)"&gt;standar terbuka&lt;/a&gt; bagi perangkat bergerak. Pada bulan September 2008, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/T-Mobile" title="T-Mobile"&gt;T-Mobile&lt;/a&gt; merilis ponsel pertama yang berjalan pada platform &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29" title="Android (sistem operasi)"&gt;Android&lt;/a&gt;, yakni &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/G1" title="G1"&gt;G1&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bulan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Oktober_2007" title="Oktober 2007"&gt;Oktober 2007&lt;/a&gt;, layanan Google SMS diluncurkan di India dan membolehkan pengguna memperoleh daftar bisnis, jadwal pemutaran film dan informasi dengan mengirim &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/SMS" title="SMS" class="mw-redirect"&gt;pesan singkat&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-51" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-51" title=""&gt;[52]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8356828269399858089?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8356828269399858089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/aplikasi-aplikasi-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8356828269399858089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8356828269399858089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/aplikasi-aplikasi-google.html' title='APLIKASI-APLIKASI GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-3227279013795748243</id><published>2009-05-06T00:25:00.000+07:00</published><updated>2009-05-06T00:30:19.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>PERIKLANAN GOOGLE</title><content type='html'>&lt;h3 style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;PERIKLANAN GOOGLE&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Kebanyakan dari pendapatan Google berasal dari program periklanan. Untuk keuangan tahun 2006, perusahaan ini dilaporkan mendapat jumlah keuntungan periklanan sebesar $10,492 milyar dan hanya $112 juta pada pendapatan lisensi dan lainnya.&lt;sup id="cite_ref-10-K_41-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-10-K-41" title=""&gt;[42]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Google &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=AdWords&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="AdWords (halaman belum tersedia)"&gt;AdWords&lt;/a&gt; membolehkan pengiklan web menampilkan iklannya dalam hasil pencarian Google dan Google Content Network, melalui sebuah sistem bayar-per-klik atau bayar-per-lihat. Pemilik website Google &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AdSense" title="AdSense"&gt;AdSense&lt;/a&gt; juga dapat menampilkan iklannya di situs mereka sendiri, dan mendapat untung setiap kali iklan diklik.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-3227279013795748243?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/3227279013795748243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/periklanan-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3227279013795748243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3227279013795748243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/periklanan-google.html' title='PERIKLANAN GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-4139642428635904071</id><published>2009-05-06T00:24:00.000+07:00</published><updated>2009-05-06T00:30:19.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>KERJASAMA GOOGLE</title><content type='html'>&lt;h3 style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;KERJASAMA GOOGLE&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada tahun 2005, Google membuat kerjasama dengan perusahaan dan agensi pemerintah lainnya untuk menguatkan produksi dan layanannya. Google mengumumkan sebuah kerjasama dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=NASA_Ames_Research_Center&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="NASA Ames Research Center (halaman belum tersedia)"&gt;NASA Ames Research Center&lt;/a&gt; untuk membangun perkantoran seluas 93.000 m² dan bekerja pada proyek penelitian yang melibatkan manajemen data skala-besar, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nanoteknologi" title="Nanoteknologi"&gt;nanoteknologi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_terdistribusi" title="Komputasi terdistribusi"&gt;komputasi terdistribusi&lt;/a&gt;, dan industri luar angkasa.&lt;sup id="cite_ref-nasaames_34-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-nasaames-34" title=""&gt;[35]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Google juga memasuki sebuah kerjasama dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sun_Microsystems" title="Sun Microsystems"&gt;Sun Microsystems&lt;/a&gt; bulan Oktober untuk membantu berbagi dan menyebarkan setiap teknologi satu sama lain.&lt;sup id="cite_ref-googlesun_35-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-googlesun-35" title=""&gt;[36]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Perusahaan ini juga bekerjasama dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Time_Warner%27s_AOL&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Time Warner's AOL (halaman belum tersedia)"&gt;Time Warner's AOL&lt;/a&gt;,&lt;sup id="cite_ref-googleaol_36-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-googleaol-36" title=""&gt;[37]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; untuk memperkuat layanan pencarian video satu sama lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga tahun 2005, perusahaan ini menjadi sebuah investor keuangan besar bagi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ranah_internet_tingkat_atas&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ranah internet tingkat atas (halaman belum tersedia)"&gt;ranah internet tingkat atas&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=.mobi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title=".mobi (halaman belum tersedia)"&gt;.mobi&lt;/a&gt; untuk peralatan mobile, juga dengan beberapa perusahaan lain, termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft" title="Microsoft" class="mw-redirect"&gt;Microsoft&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nokia" title="Nokia"&gt;Nokia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ericcson&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ericcson (halaman belum tersedia)"&gt;Ericcson&lt;/a&gt;, dan lainnya.&lt;sup id="cite_ref-investors_37-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-investors-37" title=""&gt;[38]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Bulan September 2007, Google meluncurkan, "AdSense for Mobile", sebuah layanan kepada mitra publikasinya yang memiliki kemampuan untuk menguangkan website mobile mereka melalui penempatan iklan teks mobile,&lt;sup id="cite_ref-adsense_mobile_38-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-adsense_mobile-38" title=""&gt;[39]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; dan mengambil alih situs jaringan komunitas mobile, &lt;i&gt;Zingku.mobi&lt;/i&gt;, untuk "menyediakan orang-orang di seluruh dunia dengan hubungan langsung menuju aplikasi Google, dan mendapat informasi yang mereka butuhkan , dari peralatan mobile mereka."&lt;sup id="cite_ref-zingku_39-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-zingku-39" title=""&gt;[40]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun 2006, Google dan Fox Interactive Media dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/News_Corporation" title="News Corporation"&gt;News Corporation&lt;/a&gt; memasuki persetujuan senilai $900 juta untuk menyediakan pencarian dan periklanan pada situs jaringan komunitas populer, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/MySpace" title="MySpace"&gt;MySpace&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-googlemyspace_40-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-googlemyspace-40" title=""&gt;[41]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-4139642428635904071?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/4139642428635904071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kerjasama-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4139642428635904071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4139642428635904071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/kerjasama-google.html' title='KERJASAMA GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8427223213730313722</id><published>2009-05-06T00:22:00.000+07:00</published><updated>2009-05-06T00:30:19.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>PERTUMBUHAN GOOGLE</title><content type='html'>&lt;h3 style="text-align: center; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;PERTUMBUHAN GOOGLE&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;Sementara pasaran utama perusahaan ini berada pada persaingan kandungan web, Google telah memulai percobaan dengan pasaran lainnya seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radio" title="Radio"&gt;radio&lt;/a&gt; dan penerbitan. Pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Januari" title="17 Januari"&gt;17 Januari&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006" title="2006"&gt;2006&lt;/a&gt;, Google mengumumkan bahwa mereka telah mengambil alih perusahaan periklanan radio dMarc, yang menyediakan sebuah sistem otomatis yang membolehkan suatu perusahaan beriklan di radio.&lt;sup id="cite_ref-25" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-25" title=""&gt;[26]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Dengan ini, Google dapat menggabungkan dua media periklanan niche—Internet dan radio—dengan kemampuan Google untuk berfokus pada kepuasan konsumen. Google juga telah memulai sebuah percobaan dalam penjualan iklan dari pengiklannya di terbitan majalah dan suratkabar, dengan iklan pilihan di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chicago_Sun-Times" title="Chicago Sun-Times"&gt;Chicago Sun-Times&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-26" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-26" title=""&gt;[27]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Mereka telah memenuhi ruang kosong di suratkabar tersebut yang telah digunakan untuk iklan rumahan.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;Google dimasukkan dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indeks_S%26P_500" title="Indeks S&amp;amp;P 500" class="mw-redirect"&gt;Indeks S&amp;amp;P 500&lt;/a&gt; tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_Maret" title="30 Maret"&gt;30 Maret&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006" title="2006"&gt;2006&lt;/a&gt;. Google menggantikan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Burlington_Resources" title="Burlington Resources"&gt;Burlington Resources&lt;/a&gt;, sebuah produsen minyak besar yang berbasis di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Houston" title="Houston" class="mw-redirect"&gt;Houston&lt;/a&gt; yang diambil alih oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/ConocoPhillips" title="ConocoPhillips"&gt;ConocoPhillips&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8427223213730313722?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8427223213730313722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/pertumbuhan-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8427223213730313722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8427223213730313722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/pertumbuhan-google.html' title='PERTUMBUHAN GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-1918563744313117516</id><published>2009-05-06T00:19:00.002+07:00</published><updated>2009-05-06T00:30:19.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>KEUANGAN DAN PENAWARAN UMUM PERDANA GOOGLE</title><content type='html'>&lt;h3  style="text-align: center;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;KEUANGAN DAN PENAWARAN UMUM PERDANA GOOGLE&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pendanaan pertama untuk Google sebagai sebuah perusahaan dikunci dalam bentuk kontribusi sebesar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/USD" title="USD" class="mw-redirect"&gt;USD&lt;/a&gt;100.000 dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Andy_Bechtolsheim" title="Andy Bechtolsheim"&gt;Andy Bechtolsheim&lt;/a&gt;, pendiri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sun_Microsystems" title="Sun Microsystems"&gt;Sun Microsystems&lt;/a&gt;, diberi kepada sebuah perusahaan yang belum berdiri.&lt;sup id="cite_ref-Bechtolsheim_20-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-Bechtolsheim-20" title=""&gt;[21]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Sekitar enam bulan kemudian, sebuah putaran dana lebih besar diumumkan, dengan investor besar yang menjadi firma pesaing &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kleiner_Perkins_Caufield_%26_Byers&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kleiner Perkins Caufield &amp;amp; Byers (halaman belum tersedia)"&gt;Kleiner Perkins Caufield &amp;amp; Byers&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sequoia_Capital" title="Sequoia Capital"&gt;Sequoia Capital&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-Bechtolsheim_20-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-Bechtolsheim-20" title=""&gt;[21]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penawaran umum perdana Google dilaksanakan pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/19_Agustus" title="19 Agustus"&gt;19 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2004" title="2004"&gt;2004&lt;/a&gt;. 19.605.052 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saham" title="Saham"&gt;saham&lt;/a&gt; ditawar dengan harga $98 per lembar.&lt;sup id="cite_ref-IPO_21-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-IPO-21" title=""&gt;[22]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Dari itu, 14.142.135 (rujukan matematika lainnya sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Akar_pangkat_dua&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Akar pangkat dua (halaman belum tersedia)"&gt;√2&lt;/a&gt; ≈ 1,4142135) dilayangkan oleh Google dan 5.462.917 oleh pemegang saham yang menjual. Penjualan tersebut meningkat $1,67 milyar, dan memberi Google &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kapitalisasi_pasar" title="Kapitalisasi pasar"&gt;kapitalisasi pasar&lt;/a&gt; lebih dari $23 milyar.&lt;sup id="cite_ref-washpost_22-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-washpost-22" title=""&gt;[23]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Kebanyakan dari 271 juta lembar saham Google dikontrol oleh Google sendiri. Banyak karyawan Google menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Milyuner_mendadak&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Milyuner mendadak (halaman belum tersedia)"&gt;milyuner mendadak&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yahoo%21" title="Yahoo!"&gt;Yahoo!&lt;/a&gt;, sebuah kompetitor Google, juga mendapat untung dari IPO tersebut karena perusahaan tersebut mendapat 8,4 juta lembar saham Google pada 9 Agustus 2004, sepuluh hari sebelum IPO (penawaran umum perdana).&lt;sup id="cite_ref-yahooshares_23-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-yahooshares-23" title=""&gt;[24]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kemunculan saham IPO Google sangat baik, dengan gelombang harga hingga $500 pada 2007, karena penjualan dan perolehan yang kuat di pasaran periklanan, juga munculnya fitur baru seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google_Desktop" title="Google Desktop"&gt;Google Desktop&lt;/a&gt; dan homepage pribadi.&lt;sup id="cite_ref-bowlingforgoogle_24-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-bowlingforgoogle-24" title=""&gt;[25]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Gelombang harga saham disediakan terutama oleh investor pribadi, berbeda dari investor institusi besar dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Reksadana" title="Reksadana"&gt;reksadana&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-bowlingforgoogle_24-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Google#cite_note-bowlingforgoogle-24" title=""&gt;[25]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Perusahaan ini terdaftar di bursa saham &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/NASDAQ" title="NASDAQ"&gt;NASDAQ&lt;/a&gt; dibawah simbol ticker &lt;b&gt;GOOG&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-1918563744313117516?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/1918563744313117516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/keuangan-dan-penawaran-umum-pedana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1918563744313117516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1918563744313117516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/keuangan-dan-penawaran-umum-pedana.html' title='KEUANGAN DAN PENAWARAN UMUM PERDANA GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-1107617643595744628</id><published>2009-05-06T00:09:00.001+07:00</published><updated>2009-05-06T00:11:49.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>AWAL SEJARAH GOOGLE</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AWAL SEJARAH GOOGLE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;WHO IS NOT KNOW GOOGLE, itu kan kakek buyutnya dunia maya. Bagi semua peselancar dunia cyber pasti sudah sangat akrab dengan Om Google ini. Google sangat terkenal dengan mesin pencari di rimba belantara dunia maya. Yang perlu dilakukan hanyalah mengetik kata sandi yang diinginkan maka Om Google akan melacak dan mencari informasi apapun yang diinginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Google dengan dua “o” pun unik, sebab jika data hasil pencarian ditemukan, jumlah “o” akan muncul sebanyak Web yang didapat oleh mesin pencari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Google berasal dari kata Googlo. Kata itu diciptakan oleh Milton Sirotta, Ponakan Edward Kasner seorang ahli Matematika dari AS. Sirotta membuat istilah Googlo untuk menyebutkan angka 1 (satu) yang diikuti 100 angka 0 (nol), Oleh karena itu penggunaan kata Google merupakan Refleksi dari kata Googlo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi tahukan Anda, Google tak hanya unik dari asal katanya. Google pun memiliki latar belakang sejarah yang unik. Google lahir dari sebuah pertemuan dua pemuda yang terjadi secara tidak sengaja pada tahun 1995 lalu. Larry Page, alumnus Universitas Michigan (24), yang sedang menikmati kunjungan akhir pekan, tanpa sengaja dipertemukan dengan Sergey Brin, salah seorang murid (23) yang mendapat tugas mengantar keliling Lary.&lt;span id="more-23"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tanpa sengaja tadi, dua pendiri Google tersebut sering terlibat diskusi panjang. Keduanya memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda sehingga sering terlibat perdebatan. Namun, perbedaan pemikiran mereka justru menghasilkan sebuah pendekatan unik dalam menyelesaikan salah satu tantangan terbesar pada dunia komputer. Yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan kolaborasi dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub. Setahun kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari langsung menyebar ke penjuru kampus.&lt;br /&gt;Larry dan Sergey terus menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya juga mulai mencari investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi Google.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gayung pun bersambut. Mereka mendapat suntikan dana dari teman kampus, Andy Bechtolsheim, yang merupakan pendiri Sun Microsystems. Pertemuana mereka terjadi pada pagi buta di serambi asrama mahasiswa fakultas Stanford, di Palo Alto. Larry dan Sergey memberikan demo secara singkat karena Andy tak memiliki waktu yang cukup lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui demo itu Andy setuju untuk memberikan bantuan dana berupa sebuah cek senilai 100 ribu dolar AS. Sayangnya, cek itu tertulis atas nama perusahaan Google. Padahal saat itu perusahaan bernama Google belum didirikan oleh Sergey dan Larry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Investasi dari Andy menjadi sebuah dilema. Larry dan Sergey tak mungkin menyairkan cek selama belum ada lembaga legal yang bernama perusahaan Google. Karena itu, dua pendiri Google ini kembali bekerja keras dalam mencari investasi. Mereka mencari pendana dari kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana sekitar 1 juta dolar. Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo Park, California.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Misi Google adalah, “untuk mengumpulkan informasi dunia dan menjadikannya dapat diakses secara universal dan berguna.” Filosofi Google meliputi slogan seperti “Don`t be evil”, dan “Kerja harusnya menatang dan tantangan itu harusnya menyenangkan”, menggambarkan budaya perusahaan yang santai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini Google merupakan sebuah perusahaan berpredikat nomor satu dalam top 100 perusahaan yang paling diminati di Amerika, dengan jumlah pegawai sekitar 10 ribu orang.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-1107617643595744628?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/1107617643595744628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/awal-sejarah-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1107617643595744628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/1107617643595744628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/awal-sejarah-google.html' title='AWAL SEJARAH GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8694330661803320182</id><published>2009-05-05T23:46:00.001+07:00</published><updated>2009-05-06T00:11:49.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>ABOUT GOOGLE CHROME</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;ABOUT GOOGLE CHROME&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;utmx_section("Tagline")&lt;/script&gt; Google Chrome adalah browser yang menggabungkan desain minimal dengan teknologi canggih agar Web dapat diakses dengan lebih cepat, aman, dan mudah. &lt;/p&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;utmx_section("Jewel")&lt;/script&gt;  &lt;img src="http://www.google.com/chrome/intl/id/images/dlpage_lg.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pencarian dari baris alamat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketik di baris alamat dan dapatkan saran untuk pencarian dan halaman Web.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gambar kecil untuk situs-situs top Anda&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Akses halaman favorit Anda dengan kecepatan yang luar biasa dari tab baru yang mana saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penelusuran pribadi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Buka jendela penyamaran bila Anda tidak ingin menyimpan riwayat penelusuran.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8694330661803320182?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8694330661803320182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/about-google-chrome.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8694330661803320182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8694330661803320182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/about-google-chrome.html' title='ABOUT GOOGLE CHROME'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-4862278636053248098</id><published>2009-05-05T23:43:00.000+07:00</published><updated>2009-05-06T00:11:49.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>TIM-TIM MANAJEMEN GOOGLE</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center; font-family: times new roman;"&gt;TIM-TIM MANAJEMEN GOOGLE   &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;Ketua dan CEO, &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#eric1"&gt;Dr. Eric E. Schmidt&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#larry1"&gt;Larry Page&lt;/a&gt;, Pendiri &amp;amp; Presiden, produk&lt;br /&gt;          &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#sergey1"&gt;Sergey Brin&lt;/a&gt;, Pendiri &amp;amp; Presiden, teknologi           &lt;br /&gt;          &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#omid"&gt;Omid Kordestani&lt;/a&gt;, Wakil Presiden, Business Development &amp;amp; Sales&lt;br /&gt;          &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#wayne"&gt;Wayne Rosing&lt;/a&gt;, Wakil Presiden bidang Engineering&lt;br /&gt;          &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#cindy"&gt;Cindy McCaffrey&lt;/a&gt;, Wakil Presiden, Corporate Communications&lt;br /&gt;          &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#joan"&gt;Joan Braddi&lt;/a&gt;, Wakil Presiden, Search Services&lt;br /&gt;          &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#tim"&gt;Tim Armstrong&lt;/a&gt;, Wakil Presiden, Advertising Sales&lt;br /&gt;          &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#urs"&gt;Urs Hölzle&lt;/a&gt;, Google Fellow&lt;br /&gt;          &lt;a href="http://www.google.co.id/intl/id/management.html#craig"&gt;Craig Silverstein&lt;/a&gt;, Teknologi Direktur          &lt;/p&gt;         &lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;&lt;b&gt;Arti dari Google &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;Google adalah plesetan dari kata 'googol', yang dipakai oleh Milton Sirotta, keponakan dari ahli matematika Amerika Edward Kasner, untuk menyebutkan angka 1 dan mempunyai 100 angka nol dibelakangnya. Google memakai kata ini dalam menjelaskan misi perusahaan untuk mengorganisasi sedemikian banyaknya informasi yang tersedia di Internet dan didunia ini. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-4862278636053248098?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/4862278636053248098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/tim-tim-manajemen-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4862278636053248098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4862278636053248098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/tim-tim-manajemen-google.html' title='TIM-TIM MANAJEMEN GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5098689683783104101</id><published>2009-05-05T23:42:00.000+07:00</published><updated>2009-05-06T00:11:49.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>TEKNOLOGI GOOGLE</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;TEKNOLOGI GOOGLE&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Teknologi pencarian Google yang inovatif dan tata muka pemakainya yang elegan menempatkan Google pada posisi yang jauh berbeda dari mesin pencarian generasi pertama yang tersedia saat ini. Dibandingkan dengan hanya menggunakan teknologi kata kunci atau metasearch, Google memakai teknologi terbaru PageRank yang sedang dipatenkan, teknologi ini menjamin informasi-informasi yang terpenting akan ditampilkan dahulu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;PageRank menampilkan pengukuran yang objektif mengenai tingkatan halaman web dan diukur dengan cara menyelesaikan sebuah persamaan dengan 500 juta variabel dengan lebih dari 2 milyar kondisi. PageRank menggunakan struktur keterkaitan yang sangat luas seperti dalam sebuah struktur organisasi. Pada intinya, Google menginterpretasikan sebuah keterkaitan dari Halaman A ke Halaman B sebagai sebuah "suara" oleh Halaman A untuk Halaman B. Google menilai pentingnya halaman web berdasarkan perolehan suara yang diperoleh. Google juga menganalisa halaman yang memberikan suara. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Metode-metode pencarian Google yang otomatis dan kompleks tidak membolehkan adanya gangguan dari manusia. Tidak seperti mesin pencari yang lain, Google disusun agar tak seorangpun dapat membeli "tempat yang lebih tinggi" di hasil pencarian atau mengubah hasil pencarian untuk tujuan komersial. Pencarian Google adalah pencarian yang jujur dan obyektif dalam mencari website yang bermutu tinggi dengan cara yang mudah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5098689683783104101?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5098689683783104101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/teknologi-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5098689683783104101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5098689683783104101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/teknologi-google.html' title='TEKNOLOGI GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-5764723136265479000</id><published>2009-05-05T23:40:00.000+07:00</published><updated>2009-05-06T00:11:49.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>ABOUT GOOGLE</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-family: times new roman;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:+1;"&gt;ABOUT GOOGLE &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;Google mempunyai misi untuk memberikan pengalaman pencarian di Internet yang terbaik dengan mewujudkan informasi dunia yang mudah diakses dan bermanfaat. Google, pembuat mesin pencarian terbesar di dunia, menawarkan kecepatan, kemudahan pencarian informasi di internet. Dengan mengakses lebih dari 1.3 milyar halaman web, Google mengantarkan hasil yang relevan dengan semua pemakai di seluruh dunia kurang dari setengah detik. Sampai hari ini, Google telah merespon lebih dari 100 juta permintaan pencarian dalam sehari. &lt;/p&gt;         &lt;p style="font-family: times new roman;"&gt;Dua mahasiswa Ph.D. dari Stanford, Larry Page dan Sergey Brin, mendirikan Google tahun 1998. Perusahaan pribadi itu mengumumkan pada bulan Juni 1999 bahwa perusahaan itu telah memiliki sumber pendanaan sebesar $25 juta. Sumber pendanaan perusahaan meliputi Kleiner Perkins Caufield &amp;amp; Byers dan Sequioa Capital. Google menyajikan layanan melalui situs publik miliknya, www.google.com. Perusahaan juga menawarkan solusi pencarian web secara co-branded untuk para penyedia informasi. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-5764723136265479000?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/5764723136265479000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/about-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5764723136265479000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/5764723136265479000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/about-google.html' title='ABOUT GOOGLE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8805410121485837590</id><published>2009-05-04T14:11:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T20:19:55.642+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY FAMILY'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ABOUT ME'/><title type='text'>MY FATHER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos.friendster.com/photos/81/49/66169418/1_363805449l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 275px; height: 206px;" src="http://photos.friendster.com/photos/81/49/66169418/1_363805449l.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MY FATHER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;NI my Ebes alias babeh gue atau papahku atau ayahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seru...ya? banyak yang bilang kalo ayahku itu serem...&lt;br /&gt;tapi kalo udah tau deket dan deket banget tapi dalam artian deket itu bukannya kita jaraknya deketan ma beliau tapi deket ma hatinya tuch.&lt;br /&gt;eh....pasti bakal bilang kalau ayahku itu orangnya baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayahku orangnya unik, bahkan unik banget seunik anaknya he....he....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada juga yang bilang aneh kayak anaknya tapi jangan salah aneh itu ciri-ciri orang kreatif loch...&lt;br /&gt;kalo gak percaya silahkan aja liat dipelajaran kewirausahaan ciri-ciri orang kreatif itu adalah orang yang aneh he....he....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aduh...pusing nich sebel nich gara-gara krisis global soalnya kan di riau bisnisnya kelapa sawit jadi waktu krisis globaltuch harga sawit turun abizzz sedihhhh... dech....uang jajan turun juga dech....kurang ajar emang tuch krisis global berani-beraninya ngurangin uang jajanku babeh aja gak pernah ngurangin uang jajanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ITULAH DUNIA KITA HARUS SABAR MENGHADAPINYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8805410121485837590?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8805410121485837590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/my-father.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8805410121485837590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8805410121485837590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/my-father.html' title='MY FATHER'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-4434630180305948208</id><published>2009-05-04T13:12:00.006+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.017+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOD (son of the darknes)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>IT'S MY BLOG AND MY LIFE</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SMK FARMASI BINA HARAPAN SUMEDANG &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah sekolah dimana aku dapat merasakan senang dan sedih dikala aku berusia remaja ini di sini aku merasakan kepedihan mulai dari keluarga hingga urusan sekolah disini pula aku merasakan sakit akibat patah hati hingga merasakan rasa bahagia yang tak terhingga ketika aku bisa dekat dengannya Allah maha benar-benar adil atas semua yang telah diberikan kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos.friendster.com/photos/81/49/66169418/1_845989533l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 313px; height: 276px;" src="http://photos.friendster.com/photos/81/49/66169418/1_845989533l.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MY &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FRIEND&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Teman adalah segalanya bagiku, ku tak bisa hidup tanpa teman, mereka merupakan semangat kedua setelah semangat keluargaku, aku lebih cinta kepada teman-temanku dibandingkan kepada seorang cewek yang tak mungkin bisa menggantikan posisi teman-temanku, teradang seorang cewek dapat menghancurkan persahabatan, sampai segitukah anda menaruhkan teman hingga posisi teman tersingkirkan oleh seorang cewek, for me it's don't do&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;no woman will make me sad,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-style: italic;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos.friendster.com/photos/81/49/66169418/1_537789832l.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 310px; height: 214px;" src="http://photos.friendster.com/photos/81/49/66169418/1_537789832l.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sahabatku………&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;seberat apapun masalahmu&lt;br /&gt;sekelam apapun beban hidupmu&lt;br /&gt;jangan pernah berlari darinya&lt;br /&gt;ataupun bersembunyi&lt;br /&gt;agar kau tak akan bertemu dengannya&lt;br /&gt;atau agar kau bisa menghindar darinya&lt;br /&gt;karena sahabat…..&lt;br /&gt;seberapa jauhpun kau berlari&lt;br /&gt;dan sedalam apapun kau bersembunyi&lt;br /&gt;dia pasti akan menemuimu&lt;br /&gt;dalam sebuah episode kehidupanmu&lt;br /&gt;sahabatku……&lt;br /&gt;alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang&lt;br /&gt;persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati&lt;br /&gt;dan mengkilapnya lantai nuranimu&lt;br /&gt;hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi&lt;br /&gt;ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran&lt;br /&gt;ditambah sedikit penganan keteguhan&lt;br /&gt;sahabat…….&lt;br /&gt;dengan begitu&lt;br /&gt;sepulangnya ia dari rumahmu&lt;br /&gt;akan kau dapati&lt;br /&gt;dirimu menjadi sosok yang tegar&lt;br /&gt;dalam semua keadaan&lt;br /&gt;dan kau pun akan mampu dan lebih berani&lt;br /&gt;untuk melewati lagi deraan kehidupan&lt;br /&gt;dan yakinlah sahabat……..&lt;br /&gt;kaupun akan semakin bisa bertahan&lt;br /&gt;kala badai cobaan itu menghantam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terlalu banyak kenangan yang harus diingat di dunia ini terutama kenangan bersama orang tua, bersama teman hingga bersama seorang kekasih yang benar-benar sulit untuk kita lupakan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiUBD8cf0hI/AAAAAAAAAIU/TqQ1VDdiqxE/s1600-h/1_931285278l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 321px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiUBD8cf0hI/AAAAAAAAAIU/TqQ1VDdiqxE/s400/1_931285278l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342677700221850130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;by : anjal sejati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;dan semua personal SOD (son of the darknes)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-4434630180305948208?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://fharmacy.blogspot.com' title='IT&apos;S MY BLOG AND MY LIFE'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/4434630180305948208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/its-my-friend.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4434630180305948208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/4434630180305948208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/its-my-friend.html' title='IT&apos;S MY BLOG AND MY LIFE'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SiUBD8cf0hI/AAAAAAAAAIU/TqQ1VDdiqxE/s72-c/1_931285278l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-8739860788476579695</id><published>2009-05-01T20:17:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.017+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>DIFTERI</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman; color: rgb(51, 255, 51);" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman; color: rgb(51, 255, 51);" rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman; color: rgb(51, 255, 51);" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText 	{mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Body Text Char"; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:6.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-hyphenate:none; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:Calibri; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:AR-SA;} a:link, span.MsoHyperlink 	{mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	color:purple; 	mso-themecolor:followedhyperlink; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} span.BodyTextChar 	{mso-style-name:"Body Text Char"; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Body Text"; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:Calibri; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:AR-SA;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:21.0cm 842.0pt; 	margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; 	mso-header-margin:70.9pt; 	mso-footer-margin:2.0cm; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1026"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: center; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIFTERI&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Difteri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt; adalah &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;penyakit&lt;/a&gt; akibat terjangkit &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;bakteri&lt;/a&gt; yang bersumber dari &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;Corynebacterium diphtheriae&lt;/a&gt; (&lt;i&gt;C. diphtheriae&lt;/i&gt;). Penyakit ini menyerang bagian atas &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;mukosa&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;saluran pernafasan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;kulit&lt;/a&gt; yang terluka. Tanda-tanda yang dapat dirasakan ialah sakit tekak dan demam secara tiba-tiba disertai tumbuhnya membran kelabu yang menutupi &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;tonsil&lt;/a&gt; serta bagian saluran pernafasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Pembawa kuman ini adalah &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;manusia&lt;/a&gt; sendiri dan amat sensitif pada faktor-faktor alam sekitar seperti kekeringan, kepanasan dan sinar &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;matahari&lt;/a&gt;. Difteri disebarkan dari kulit, saluran pernafasan dan sentuhan dengan penderita difteri itu sendiri. Tingkat kematian akibat difteri paling tinggi di kalangan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;bayi&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;orang tua&lt;/a&gt; dan kematian biasanya terjadi dalam masa tiga hingga empat hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Perawatan bagi penyakit ini termasuk antitoksin difteri, yang melemahkan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;toksin&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;antibiotik&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;Eritromisin&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;penisilin&lt;/a&gt; membantu menghilangkan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;kuman&lt;/a&gt; dan menghentikan pengeluaran toksin. Umumnya difteri dapat dicegah melalui &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;vaksinasi&lt;/a&gt;. Bayi, &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;kanak-kanak&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.do"&gt;remaja&lt;/a&gt;, dan orang dewasa yang tidak mempunyai cukup pelalian memerlukan suntikan booster setiap 10 tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-8739860788476579695?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/8739860788476579695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/difteri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8739860788476579695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/8739860788476579695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/difteri.html' title='DIFTERI'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-3245192474432545082</id><published>2009-05-01T20:16:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.017+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOLOGI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>THYPUS</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="color: rgb(51, 255, 51);" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="color: rgb(51, 255, 51);" rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="color: rgb(51, 255, 51);" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:21.0cm 842.0pt; 	margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; 	mso-header-margin:70.9pt; 	mso-footer-margin:2.0cm; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:293101431; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:698275616 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol; 	mso-bidi-font-family:Symbol;} @list l0:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Courier New";} @list l0:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings; 	mso-bidi-font-family:Wingdings;} @list l0:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol; 	mso-bidi-font-family:Symbol;} @list l0:level5 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:180.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Courier New";} @list l0:level6 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:216.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings; 	mso-bidi-font-family:Wingdings;} @list l0:level7 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:252.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Symbol; 	mso-bidi-font-family:Symbol;} @list l0:level8 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:288.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Courier New";} @list l0:level9 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:324.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings; 	mso-bidi-font-family:Wingdings;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1026"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 36pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);" align="center"&gt;THYPUS&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Thypus disebabkan oleh &lt;i&gt;Salmonella thyposa&lt;/i&gt; yang menyerang usus penderita dengan gejala demam tinggi secara berkala, nyeri kepala, lidah menjadi putih dan bila terjadiperforansi usus menyebabkan diare berdarah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Pengobatan thypus :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 34.2pt; text-indent: -22.8pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Chloramphenicol, merupakan obat pilihan pertama (drug of choice) dan mempunyai efek samping Anemia aplestis.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -24.6pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;             &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kotrimoksazol merupakan obat pilihan lainnya pada pemekaian lama (lebih dari 14 hari ) dapat menimbulkan gangguan darah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Antibiotik seperti ampisilin, amoksisilin dan tetrasiklin baru digunakan apabila terjadi resistensi terhadap chloramphenicol atau kotrimoksazol.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-3245192474432545082?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/3245192474432545082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/thypus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3245192474432545082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3245192474432545082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/thypus.html' title='THYPUS'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-3896096298594649658</id><published>2009-05-01T20:09:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.018+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UUK DAN IKM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><title type='text'>IMUNISASI</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman; color: rgb(51, 255, 51);" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman; color: rgb(51, 255, 51);" rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman; color: rgb(51, 255, 51);" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-hyphenate:none; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:Calibri; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:AR-SA;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:21.0cm 842.0pt; 	margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; 	mso-header-margin:70.9pt; 	mso-footer-margin:2.0cm; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:1; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:1; 	mso-list-name:WW8Num1;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:right; 	margin-left:108.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1 	{mso-list-id:2; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:2; 	mso-list-name:WW8Num2;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:right; 	margin-left:108.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l2 	{mso-list-id:3; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:3; 	mso-list-name:WW8Num3;} @list l2:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3 	{mso-list-id:4; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:4; 	mso-list-name:WW8Num4;} @list l3:level1 	{mso-level-text:"%1\)"; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:144.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l4 	{mso-list-id:5; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:5; 	mso-list-name:WW8Num5;} @list l4:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l5 	{mso-list-id:6; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:6; 	mso-list-name:WW8Num6;} @list l5:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l6 	{mso-list-id:7; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:1073493098; 	mso-list-name:WW8Num8;} @list l6:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	vertical-align:baseline;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1026"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;IMUNISASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Suatu proses dimana tubuh sesorang dibuat kebal atau melawan terhadap suatu penyakit, khususnya dengan pemberian vaksin disebut dengan imunisasi&lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt;. Vaksin tersebut akan menstimulus tubuh kita, sehingga akan kebal, ataupun melawan terhadap suatu penyakit. Imunisasi juga telah membuktikan, bahwa dengan imunsasi dapat mengontrol atau mengeliminasi infeksi/virus yang dapat mengancam kehidupan kita,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan juga dengan imunisasi dapat terhindar dari lebih dari dua ribu kematian setiap tahunnya di seluruh dunia. Hal ini terbukti bahwa imunisasi adalah solusi yang paling efektif guna menghindari kematian yang disebabkan oleh berbagai macam mikroba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sebenarnya, tubuh dapat mengontrol penyakit-penyakit tertentu tanpa harus dilakukan pengobatan, seperti batuk, pilek, dan juga cacar air. Dalam hal tersebut, dapat dikatakan bahwa sistem imun yang bekerja dalam tubuh orang tersebut baik. Namun sebaliknya, apabila kuman yang menyerang tubuh kita adalah kuman ganas, maka akan mengakibatkan penyakit yang berat, yang dapat embawa ke dalam keadaan cacat maupun kematian. Terutama pada orang dewasa ataupun anak-anak yang pada saat itu mempunyai daya tahan tubuh lemah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sistem imun sendiri adalah suatu sistem dalam tubuh yang terdiri dari sel-sel serta produk zat-zat yang dihasilkannya, yang bekerja secara kolektif dan terkoordinir untuk melawan benda asing seperti kuman-kuman penyakit atau racunnya, yang masuk ke dalam tubuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Macam-macam imunisasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol  style="margin-top: 0cm; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;color:black;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi Pasif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 54pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi Pasif adalah penyuntikan sejumlah antibodi, sehingga kadar antibodi dalam tubuh meningkat.&lt;sup&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi pasif alamiah&lt;sup&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 108pt; text-align: justify; text-indent: -108pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                                                         &lt;/span&gt;i.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi maternal melalui plasenta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 108pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Adanya antibodi dalam darah ibu merupakan proteksi pasif terhadap janin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 108pt; text-align: justify; text-indent: -108pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                                                       &lt;/span&gt;ii.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi maternal melalui kolostrum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 108pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Antibodi yang terdapat pada Air susu ibu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi pasif buatan.&lt;sup&gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 108pt; text-align: justify; text-indent: -108pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                                                         &lt;/span&gt;i.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Immune Serum Glubulin (ISG) nonspesifik (human Normal Immunoglobin-HNI).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 108pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi ini tidak diberikan secara rutin, hanya diberikan pada dalam keadaan tertentu, pada pasien yang terpajan dengan bahan yang berbahaya terhadapnya dan sebagai reginen jangka panjang pada pasien&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 108pt; text-align: justify; text-indent: -108pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                                                       &lt;/span&gt;ii.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Immune Serum Globulin (ISG) spesifik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 108pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Palsma atau serum yang diperoleh dari donor yang dipilih sesudah imunisasi atau booster atau kovalen dari suatu penyakit, misalnya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 144pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Hepatitis B Imune Globulin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 144pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;ISG Hepatitis A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 144pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;ISG Campak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 144pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Human Rabies mmune Globulin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 144pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Human Varicella-Zoster Imune Globulin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 144pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Antisera terhadap virus Sitomegalo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 144pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;7)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Antibodi Rhogam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 144pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;8)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Tetanus Immune Globulin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 144pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;9)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Vaccinia Immune Globulin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Serum asal Hewan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Serum asal hewan contohnya anti bisa ular tertentu, laba-laba, kala jengking.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Antibodi heterolog versus antibodi homolog.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Antibodi heterolog asal kuda dapat menimbulkan sedikitnya 2 jenis hipertensi, yaitu reaksi tipe I atau tipe II (serum sickness)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol  style="margin-top: 0cm; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;color:black;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi Aktif&lt;sup&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi akif adalah pemberian kuman atau racun kuman yang sudah dilemahkan atau dimatikan dengan tujuan untuk merangsang tubuh memproduksi antibodi sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol  style="margin-top: 0cm; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;color:black;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Immunisasi pada Anak&lt;sup&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi yang dilakukan: toksoid diferi, tetanus, campak, rubela&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol  style="margin-top: 0cm; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;color:black;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Imunisasi pada usia dewasa, usia lanjut,      lingkungan pekerjaan, dan golongan tertentu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Usia dewasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Usia diatas 60 tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Pemberian avaksin polisakaida pnumokok dan dianjurkan vaksin influenza.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Penyakit Kronis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Pnumokok dan vaksin influenza diberikan pada penderita anemia dengan sel sabit, penyakit hodgkin, mieloma multipel, kardiovskuler kronik, metabolik kronik dan gagal ginjal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Risiko Pekerjaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Antraks bagi para pekerja dengan kulit binatang, Vaksin rabies bagi dokter hewan dan calon dokter hewan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Rubela seronegatif &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style="line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Immunisasi untuk golongan spesial&lt;sup&gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 72pt; text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;"  lang="IN"&gt;Gongan dengan aktivitas seksual tinggi, penyalah gunaan obat suntik adiktif, bayi dari ibu hepatitis/AIDS.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 255, 51);font-family:lucida grande;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/144124517227115814-3896096298594649658?l=fharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fharmacy.blogspot.com/feeds/3896096298594649658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/imunisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3896096298594649658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/144124517227115814/posts/default/3896096298594649658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/imunisasi.html' title='IMUNISASI'/><author><name>Nandar Sawitra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04391126180515371590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IrIf7tcz8nY/SwTaUt6XUoI/AAAAAAAAAQ0/-XHCjHjNgm0/S220/1_461025890l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-144124517227115814.post-7733439768178721116</id><published>2009-05-01T20:01:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T14:06:38.018+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANAMAN OBAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FARMAKOGNOSI'/><title type='text'>DAUN SEMBUNG</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman;" rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman;" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCDAY-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:"Book Antiqua"; 	panose-1:2 4 6 2 5 3 5 3 3 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} span.fullpost 	{mso-style-name:fullpost; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:21.0cm 842.0pt; 	margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; 	mso-header-margin:70.9pt; 	mso-footer-margin:2.0cm; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:2069723933; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1050815066 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-weight:normal; 	mso-bidi-font-weight:normal;} @list l0:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level3 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt;} @list l0:level4 	{mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level5 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:180.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level6 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:216.0pt; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt;} @list l0:level7 	{mso-level-tab-stop:252.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level8 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:288.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level9 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:324.0pt; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /*
